Deal Dagang Prabowo-Trump: Produk AS Bebas Bea Masuk, Barang RI Kena Tarif 19 Persen
- RI bebaskan tarif bea masuk produk AS, sementara produk RI ke AS dikenakan tarif resiprokal 19%.
- Tarif 19% merupakan hasil negosiasi penurunan dari tarif awal 32% yang ditetapkan pemerintah AS.
- Komoditas unggulan seperti CPO, kopi, dan kakao dapat pengecualian tarif masuk ke pasar Amerika.
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan bakal menandatangani kesepakatan dagang krusial bertajuk Agreement on Reciprocal Trade (ART) bersama Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Washington, pekan ini.
Kesepakatan ini memicu sorotan lantaran perbedaan tarif yang cukup mencolok bagi kedua negara.
Berdasarkan kesepakatan tersebut, Indonesia berkomitmen membebaskan tarif bea masuk atau 0 persen bagi sebagian besar produk asal Negeri Paman Sam. Sebaliknya, AS menetapkan tarif resiprokal sebesar 19 persen untuk produk ekspor asal Indonesia.
Juru Bicara Kemenko Perekonomian, Haryo Limanseto mengungkapkan, meski angka 19 persen terlihat tinggi, nominal tersebut sebenarnya merupakan hasil negosiasi yang alot.
"AS menurunkan tarif resiprokal atas produk Indonesia dari sebelumnya 32 persen menjadi 19 persen," ujar Haryo dalam keterangan tertulisnya dikutip Rabu (18/2/2026).
Meski dibayangi tarif belasan persen, pemerintah mengklaim berhasil mengamankan posisi komoditas strategis. AS sepakat memberikan pengecualian tarif bagi sejumlah komoditas unggulan ekspor Indonesia seperti minyak kelapa sawit (CPO), kopi, dan kakao.
Rangkaian kunjungan Presiden Prabowo yang didampingi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia ini juga akan diisi dengan pertemuan bisnis kelas kakap. Fokus utamanya adalah memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global (global supply chain).
"Presiden mengarahkan agar setiap perundingan harus memperkuat industri nasional dan memastikan posisi tawar Indonesia tidak merugikan kepentingan nasional," tegas Haryo.
Sebelum terbang ke AS, Prabowo tercatat sempat mengumpulkan "tim ekonomi" di Hambalang, termasuk Menko Airlangga Hartarto dan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa untuk mematangkan strategi negosiasi agar industri domestik tetap terlindungi di tengah guyuran produk AS yang bebas bea masuk.
Tag: #deal #dagang #prabowo #trump #produk #bebas #masuk #barang #kena #tarif #persen