Rupiah Ditutup Melemah, Turun 0,28 Persen ke Level Rp 16.884 per Dollar AS
Nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup melemah pada perdagangan Rabu (18/2/2026). Rupiah turun 47 poin atau 0,28 persen ke level Rp 16.884 per dollar AS.
Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, memperkirakan nilai tukar rupiah bergerak melemah terhadap dollar Amerika Serikat pada perdagangan hari ini, seiring penguatan mata uang Negeri Paman Sam, setelah pernyataan bernada hawkish dari sejumlah pejabat Federal Reserve (The Fed), yakni Michael Barr dan Mary Daly.
Sikap hawkish tersebut mengindikasikan bahwa bank sentral AS masih membuka ruang untuk mempertahankan suku bunga untuk memastikan inflasi benar-benar terkendali.
“Rupiah diperkirakan melemah terhadap dollar AS yang menguat oleh pernyataan hawkish dari pejabat-pejabat The Fed Barr dan Dally semalam,” ujar Lukman kepada Kompas.com.
Baca juga: Biang Kerok Harga Emas di RI Tetap Tinggi: Pelemahan Rupiah dari Dollar AS
Di sisi domestik, pelaku pasar juga bersikap hati-hati menjelang rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia bulan ini. Investor mengantisipasi kemungkinan nada yang lebih dovish dari bank sentral.
“Investor juga mengantisipasi kemungkinan sikap dovish BI pada pertemuan untuk kebijakan besok,” paparnya.
Lebih jauh, pergerakan mata uang di kawasan Asia terpantau bervariasi. Yen Jepang melemah 0,26 persen ke posisi 153,71, dollar Taiwan turun 0,12 persen menjadi 31,426, dollar Singapura melemah 0,087 persen ke posisi 1,2642.
Baca juga: Rupiah Bisa Tertekan Saat Ramadhan, Berpeluang Sentuh Rp 16.900 per Dollar AS
Dollar Hong Kong cenderung stagnan dengan koreksi tipis 0,004 persen ke level 7,8157.
Di sisi lain, sejumlah mata uang Asia mencatatkan penguatan terhadap dollar AS. Peso Filipina menguat 0,169 persen ke level 57,862, baht Thailand naik 0,074 persen menjadi 31,273, rupee India terapresiasi 0,032 persen ke level 90,650, sedangkan won Korea Selatan menguat paling besar, yakni 0,21 persen di kisaran 1.444,52
Tag: #rupiah #ditutup #melemah #turun #persen #level #16884 #dollar