Dibuka Menguat, IHSG Berbalik Melemah ke Level 7.868
– Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona merah pada perdagangan Senin (9/2/2026). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) sekitar pukul 09.22 WIB, IHSG berada di level 7.868,33 atau turun 0,84 persen setara 66,93 poin.
IHSG dibuka di posisi 7.970,02, lebih tinggi dibandingkan penutupan sebelumnya di level 7.935,26. Sepanjang perdagangan, IHSG sempat menyentuh level tertinggi 7.983,61 dan terendah 7.863,01.
Total volume transaksi tercatat sebesar 7,350 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 3,215 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 394.700 kali. Kapitalisasi pasar berada di level Rp 14.240 triliun.
Sejumlah indeks utama lainnya juga bergerak melemah. Indeks LQ45 turun 1,12 persen ke posisi 806,41. KOMPAS100 terkoreksi 0,92 persen menjadi 1.106,57.
Indeks saham berbasis syariah turut berada di zona merah. Jakarta Islamic Index (JII) turun 0,19 persen ke level 530,90, sedangkan Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) melemah 0,37 persen ke posisi 276,92.
Pelemahan juga terjadi pada IDX30 yang turun 1,12 persen ke level 421,46 serta JII70 yang terkoreksi 0,24 persen menjadi 197,69.
Pada perdagangan Jumat (6/2/2026) pekan lalu, IHSG ditutup melemah 2,08 persen ke level 7.935. Meski demikian, secara teknikal indeks masih berpeluang menguat pada awal pekan ini.
Baca juga: IHSG Berpeluang Rebound di Area 8.284-8.440, Berikut Rekomendasi Saham dari Analis
Analis teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, mengatakan IHSG berpotensi bergerak menguji area 8.284-8.440 selama mampu bertahan di atas level support terdekat.
“Cermati area koreksi selanjutnya yang berada di 7,712-7,785, selama masih mampu berada di atas 7,712 sebagai supportnya maka IHSG berpeluang menguat ke rentang 8.284-8.440,” ujar Herditya dalam analisa hariannya.
Ia mencatat IHSG saat ini memiliki support utama di level 7.712 dan 7.547. Sementara itu, resistance terdekat berada di kisaran 8.214 dan 8.354.
Senada, Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, menilai IHSG berpotensi melemah terbatas dengan rentang support dan resistance di 7.800-8.320.