Ekspor Indonesia Ke Israel Naik, Capai Rp 4,2 Triliun di 2025
Ilustrasi ekspor. (PIXABAY/AWADPALESTINE)
15:08
6 Februari 2026

Ekspor Indonesia Ke Israel Naik, Capai Rp 4,2 Triliun di 2025

- Nilai ekspor Indonesia ke Israel pada 2025 mencapai 250 juta dollar Amerika Serikat (AS) atau Rp 4,22 triliun dengan kurs Rp 16.880 per 1 dollar AS.

Berdasarkan data di situs resmi Kementerian Perdagangan (Kemendag), nilai ekspor ke Israel itu naik 36,24 persen.

Artinya, dalam kurun waktu setahun terakhir ekspor Indonesia ke Israel melonjak hingga 67 juta dollar AS, setara dengan Rp 1,13 triliun.

“Pertumbuhan 67 juta dollar AS,” sebagaimana dikutip dari situs resmi Kemendag, Jumat (6/2/2026). Selain itu, Indonesia juga melakukan impor dari Israel dengan nilai mencapai 39 juta dollar AS atau Rp 658,3 miliar sepanjang 2025.

Baca juga: Ekspor RI ke AS Naik 16,6 Persen, Kalahkan Jumlah Ekspor ke China

Nilai impor itu turun 27,38 persen atau 15 juta dollar AS dibandingkan tahun 2024 di angka 54 juta dollar AS.

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso alias Busan mengakui Indonesia memang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel.

Indonesia melakukan hubungan dagang dengan negara manapun meski tidak memiliki hubungan diplomatik.

“Sebenarnya kalau yang kedua kalau apa namanya hubungan dagang dengan siapa saja kan tidak ada masalah,” ujar Busan dalam konferensi pers di kantor Kemendag, Jakarta, Jumat.

Namun, hubungan dagang tersebut terbatas bisnis ke bisnis (B to B), bukan government to government (G to G).

Selain dengan Israel, kata Busan, Indonesia juga memiliki hubungan dagang dengan Taiwan. “Kita misalnya dengan contohnya dengan Taiwan, Taiwan kan juga enggak punya hubungan diplomatik tapi kan dagang tidak ada masalah,” tutur Busan.

Komoditas Ekspor Unggulan Ke Israel

Situs resmi Kemendag mencatat, sejumlah komoditas unggulan yang diekspor ke Israel.

Lemak dan minyak hewani, nabati atau mikroba serta produk turunannya yang masuk dalam kode HS 15 menjadi komoditas ekspor utama ke Israel.

Adapun HS 15 juga mencakup minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO).

“Neraca Januari sampai dengan Desember 2025 56 juta dollar AS,” sebagaimana dikutip dari situs resmi Kemendag.

Kertas, kertas karton, dan barang dari pulp kertas menjadi komoditas top kedua yang diekspor ke Israel dengan nilai 26 juta dollar AS.

Kemudian, alas kaki, pelindung kaki, dan sejenisnya menjadi komoditas unggulan ketiga yang diekspor ke Israel dengan nilai 21 juta dollar AS.

Kakao dan olahan kakao juga masuk komoditas ekspor unggulan ke Israel dengan nilai 19 juta dollar AS di tahun 2025.

Adapun total surplus neraca perdagangan Indonesia sepanjang 2025 tercatat mencapai 2,51 miliar dollar AS.

Surplus itu terdiri dari sektor nonmigas 4,61 miliar dollar AS dan defisit migas sebesar 2,09 dollar AS. “Capaian surplus bulan Desember ini menopang surplus perdagangan periode 2025 menjadi sebesar 41,05 miliar dollar AS,” sebagaimana dikutip dari paparan Busan.

Tag:  #ekspor #indonesia #israel #naik #capai #triliun #2025

KOMENTAR