Rupiah dan IHSG Melemah Saat Penutupan Perdagangan Hari Ini
Nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup melemah pada perdagangan Kamis (5/2/2026).
Sore ini, mata uang garuda ditutup di level Rp 16.842 per dollar Amerika Serikat (AS).
Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah melemah 0,39 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di posisi Rp 16.777 per dollar AS.
Baca juga: Rupiah Pagi Melemah ke Kisaran Rp 16.800 Per Dollar AS, IHSG Lanjut Menguat
Ilustrasi rupiah.
Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, menyebut rupiah diperkirakan bergerak melemah terhadap dollar AS.
Ini seiring penguatan mata uang Paman Sam yang didorong rilis data ISM sektor jasa Amerika Serikat yang lebih kuat dari perkiraan.
Data tersebut memperkuat ekspektasi ketahanan ekonomi AS, sehingga mendorong minat investor terhadap dollar AS dan menekan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.
“Rupiah diperkirakan akan melemah terhadap dollar AS yang menguat oleh data ISM jasa yang lebih kuat,” ujar Lukman kepada Kompas.com.
Baca juga: Pasar Tunggu Data Ekonomi, Rupiah Pagi Melemah
Meski demikian, pelemahan rupiah diperkirakan bersifat terbatas. Pelaku pasar cenderung mengambil sikap wait and see sambil menantikan rilis data produk domestik bruto (PDB) kuartal IV 2025.
Adapun, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan ekonomi Indonesia 2025 mencapai 5,11 persen secara tahunan (year on year/yoy).
Di lain sisi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga berakhir melemah pada perdagangan Kamis sore ini. Indeks ditutup turun 42,84 poin atau 0,53 persen ke posisi 8.103,88.
Sepanjang perdagangan, IHSG sempat dibuka menguat di level 8.154,60 dan menyentuh angka tertinggi harian di 8.214,46.
Baca juga: IHSG Ditutup di Zona Merah, 370 Saham Turun
Meski demikian , tekanan jual yang meningkat pada paruh kedua perdagangan membuat indeks berbalik melemah hingga menyentuh posisi terendah di 8.102,79 sebelum akhirnya ditutup di zona merah.
Aktivitas perdagangan tercatat cukup ramai dengan volume transaksi mencapai 35,99 miliar saham dan nilai transaksi Rp 20,06 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 2,55 juta kali.
Dari sisi pergerakan saham, ada 349 saham turun, 299 saham naik, dan 172 saham stagnan. Adapun kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia menyentuh Rp 14.674,73 triliun.
Tag: #rupiah #ihsg #melemah #saat #penutupan #perdagangan #hari