Semen Indonesia Gelar Pelatihan dan Sertifikasi 500 Ahli Bangunan di Lima Provinsi
- Pembangunan sumber daya manusia (SDM) menjadi fokus pemerintah untuk meningkatkan daya saing dan mendorong kemandirian bangsa.
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) berkolaborasi dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) turut mendukung peningkatan kompetensi SDM sektor konstruksi melalui program Pelatihan dan Sertifikasi Ahli Bangunan.
Program Pelatihan dan Sertifikasi Ahli Bangunan SIG diselenggarakan serentak dan diikuti oleh 500 peserta dari lima kabupaten/kota, antara lain Bogor, Jawa Barat. Palembang, Sumatra Selatan, Bengkulu, Bengkulu, Malang, Jawa Timur, dan Kendari, Sulawesi Tenggara.
Direktur Sales dan Marketing SIG Dicky Saelan mengatakan, Pelatihan dan Sertifikasi Ahli Bangunan membuktikan selain melakukan pembangunan infrastruktur, perseroan dengan kode emiten SMGR ini juga meningkatkan kompetensi ahli bangunan sebagai ujung tombak pembangunan agar lebih terampil, profesional, dan bersertifikat.
Baca juga: Gelar RUPSLB, Semen Indonesia (SMGR) Bahas Perubahan Anggaran Dasar hingga Penguatan Tata Kelola
Selaku holding company yang mengelola produk-produk semen di Nusantara antara lain Semen Padang, Semen Gresik, Semen Tonasa, Dynamix, Semen Andalas, dan Semen Baturaja, program Pelatihan dan Sertifikasi Ahli Bangunan ini juga merupakan bentuk kepedulian sekaligus menjadi langkah strategis SIG untuk memperkuat sinergi dengan para ahli bangunan sebagai salah satu mitra utama dalam ekosistem bisnis Perusahaan.
”Ahli bangunan berperan penting dalam mewujudkan rancangan menjadi sebuah bangunan kokoh dan berkelanjutan. Selain bekal keterampilan, aspek K3 menjadi bagian tak terpisahkan untuk menjaga kelancaran dan keberlanjutan proyek,” kata Dicky dalam keterangan resmi, Kamis (5/2/2026).
Ia menambahkan, dalam rangkaian program Pelatihan dan Sertifikasi Ahli Bangunan, SIG juga memperkenalkan aplikasi Jago Bangunan kepada para peserta yang menandai dimulainya program Akademi Jago Bangunan secara resmi.
Aplikasi Jago Bangunan adalah wadah yang difasilitasi oleh SIG guna mengajak para ahli bangunan dan profesional di bidang konstruksi untuk meningkatkan kompentensi agar adaptif terhadap perkembangan zaman sehingga dapat maju dan berkembang.
Melalui aplikasi ini, para peserta dapat bergabung dalam Komunitas Jago Bangunan SIG dan menikmati berbagai benefit, seperti akses e-learning (video dan e-book), katalog produk SIG, fitur komunitas, layanan konsultasi teknis dan perhitungan Rencana Anggaran Bangunan, serta kuis berhadiah di dalam aplikasi. Hingga saat ini, jumlah anggota komunitas Jago Bangunan SIG telah mencapai 14.941 orang.
Baca juga: Semen Indonesia (SMGR) Beri Bantuan Tanggap Bencana untuk Korban Banjir di Sumatera
Peserta asal Kemang, Bogor, Jawa Barat, Muhammad Taufik (49 tahun) sangat bersyukur dapat mengikuti program Pelatihan dan Sertifikasi Ahli Bangunan SIG. Pria yang berkecimpung di dunia konstruksi bangunan lebih dari 10 tahun ini menilai pelatihan ini penting untuk memperbarui pengetahuannya seiring perkembangan teknologi dan material konstruksi yang semakin modern dan beragam.
”Saya biasanya mengerjakan konstruksi bangunan dari dasar sampai jadi, sampai finishing, termasuk renovasi. Jadi pelatihan ini sangat penting buat saya,” ujar Taufik.
Program Pelatihan dan Sertifikasi Ahli Bangunan SIG ini juga meraih Rekor Pelatihan Tukang Bangunan Serentak di Provinsi Terbanyak dari Museum Rekor - Dunia Indonesia (MURI). Setelah penyelenggaraan di lima daerah tersebut, program Pelatihan dan Sertifikasi Ahli Bangunan SIG juga akan diselenggarakan di lebih dari 100 kabupaten/kota lainnya dengan target jumlah peserta mencapai lebih dari 5.000 ahli bangunan.
Tag: #semen #indonesia #gelar #pelatihan #sertifikasi #ahli #bangunan #lima #provinsi