Sempat Ambles, Harga Bitcoin Hari Ini di Atas 78.000 Dollar AS
Ilustrasi bitcoin. (FREEPIK/FABRIKASIMF)
09:32
3 Februari 2026

Sempat Ambles, Harga Bitcoin Hari Ini di Atas 78.000 Dollar AS

Harga bitcoin (BTC) mencatat pergerakan di kisaran 78.800 dollar AS pada Selasa (3/2/2026), setelah beberapa hari sebelumnya mengalami tekanan yang cukup tajam.

Data dari platform TradingView menunjukkan harga bitcoin hari ini diperdagangkan di batas 78.824 dollar AS dengan kapitalisasi pasar sekitar 1,58 triliun dollar AS, sementara volume perdagangan 24 jam mencapai sekitar 73,7 miliar dollar AS.

Pergerakan mingguan masih menunjukkan tren penurunan di atas 10 persen dalam beberapa hari terakhir.

Baca juga: Harga Bitcoin Rebound, Bertahan di Atas 78.000 Dollar AS

Ilustrasi aset kripto Bitcoin.Unsplash/kanchanara Ilustrasi aset kripto Bitcoin.

Tren turun harga ini memantulkan kondisi pasar yang sudah rapuh dalam beberapa waktu terakhir, dengan pembacaan indeks teknikal di beberapa jangka waktu mencerminkan tekanan jual yang dominan.

Tekanan terhadap harga bitcoin dalam beberapa hari terakhir

Pergerakan harga bitcoin yang melemah belakangan dikaitkan dengan kombinasi faktor teknikal, makro, dan likuidasi pasar. Berikut rangkumannya.

1. Likuidasi dan penurunan minat risiko

Laporan dari TradingView dan analisis pasar kripto menunjukkan tekanan penurunan tajam selama minggu terakhir di mana BTC turun hampir 10 persen dan menyentuh angka terendahnya di bawah 78.000 dollar AS sebelum sedikit pulih.

Menurut CoinDesk, harga BTC pernah menurun menuju kisaran 74.000 hingga 75.000 dollar AS, namun kemudian memantul di atas 76.000 dollar AS, mencerminkan keseimbangan pasar yang sangat tipis saat ini.

Baca juga: Harga Bitcoin Terkoreksi, Volatilitas Pasar Global Jadi Biang Kerok

Sementara itu, likuidasi besar menandai pasar bearish yang kuat. Lebih dari 2,58 miliar dollar AS posisi kripto dilikuidasi dalam satu periode singkat.

Peristiwa ini terjadi saat harga bergerak melawan posisi leveraged para trader, memaksa sistem menutup posisi mereka otomatis.

Ilustrasi bitcoin. Harga Bitcoin (BTC) kembali turun tajam hingga menyentuh level di bawah 76.000 dollar AS pada akhir pekan ini.UNSPLASH/ERLING LOKEN ANDERSEN Ilustrasi bitcoin. Harga Bitcoin (BTC) kembali turun tajam hingga menyentuh level di bawah 76.000 dollar AS pada akhir pekan ini.

2. Sentimen pasar dan ketidakpastian makro

Sentimen pasar yang melemah juga ikut mendorong aksi jual aset berisiko, termasuk aset kripto. Gelombang penjualan yang lebih luas di pasar modal dan komoditas ikut menekan harga bitcoin.

Investor mempertimbangkan kembali strategi risiko mereka setelah sejumlah laporan laba mengecewakan dan ekspektasi kebijakan moneter yang lebih ketat di AS.

Baca juga: Harga Bitcoin Anjlok, Investor Pemula Perlu Lakukan Ini

Harga bitcoin mencapai level terendah sepuluh bulan di sekitar 74.553 dollar AS ketika beberapa aset kripto lainnya seperti Ethereum dan XRP juga mengalami penurunan signifikan setelah pengumuman nominasi Kevin Warsh, calon ketua bank sentral AS Federal Reserve (The Fed) pengganti Jerome Powell.

Warsh, yang dikenal dengan sikap hawkish atau ketat terhadap suku bunga dapat menekan permintaan terhadap aset berisiko seperti bitcoin karena potensi kenaikan suku bunga atau berkurangnya pelonggaran moneter.

Salah satu katalis menurunnya harga bitcoin adalah perubahan sentimen pasar akibat faktor geopolitik dan ekonomi global, termasuk pelonggaran prospek regulasi yang sebelumnya dianggap bisa menguntungkan kripto, serta kekhawatiran atas ketidakpastian ekonomi makro yang lebih luas.

3. Tindakan aksi jual

Dikutip dari CoinDesk, crash harga bitcoin akhir Januari dan awal Februari 2026 juga dikaitkan dengan pasar yang tipis di akhir pekan, di mana volume perdagangan rendah memperkuat dampak penurunan harga.

Baca juga: Harga Bitcoin (BTC) Kembali Anjlok, Pasar Kripto Tertekan

Pasar mengalami “crash” pada akhir pekan, dengan harga turun drastis ke titik rendah sebelum memantul kembali.

4. Risiko dan analisis sentimen

Ilustrasi BitcoinDok. Shutterstock/Mega Bintang Ilustrasi Bitcoin

Selain data harga, indikator sentimen pasar seperti yang dilaporkan oleh Santiment menunjukkan sentimen sosial untuk bitcoin mencapai titik paling negatif di 2026 setelah harga turun di bawah 84.200 dollar AS.

Baca juga: Harga Bitcoin Turun Terus, Kapan Akan Pulih?

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kekhawatiran para pelaku pasar kini menempel kuat pada kemungkinan penurunan harga lebih lanjut.

Pergerakan ETH dan aset lainnya

Tidak hanya bitcoin, sejumlah kripto besar lain melanjutkan tekanan di pasar.

Harga Ethereum (ETH) dan Solana (SOL) juga turun signifikan pada periode yang sama, mencerminkan kondisi pasar kripto yang cenderung redam secara keseluruhan.

Sementara harga bitcoin turun lebih dari 13 persen dalam seminggu terakhir, Ethereum dan altcoin utama lainnya juga mengalami penurunan nilai pasar yang tajam.

Baca juga: Harga Bitcoin Anjlok di Bawah 80.000 Dollar AS, Ini Pemicunya

Pergerakan harga bitcoin pada awal Februari 2026 mencerminkan tren volatilitas yang kuat setelah menurunnya harga dari level tertinggi Oktober 2025.

Dalam beberapa hari terakhir, tekanan jual yang intens, likuidasi posisi besar, sentimen risiko global, dan faktor kebijakan moneter merupakan sebagian faktor yang dilaporkan oleh media internasional mempengaruhi arah pergerakan harga BTC.

Tag:  #sempat #ambles #harga #bitcoin #hari #atas #78000 #dollar

KOMENTAR