Penguatan IHSG di Akhir Pekan Ditopang Bullish Saham Transportasi dan Keuangan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan hari ini, Jumat (30/1/2026). IHSG naik 97,41 poin, atau 1,18 persen ke level 8.408,30. ()
17:16
30 Januari 2026

Penguatan IHSG di Akhir Pekan Ditopang Bullish Saham Transportasi dan Keuangan

- Kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Jumat (30/1/2026) ditopang oleh bullish saham-saham transportasi dan keuangan. IHSG ditutup pada level 8.329,61 atau naik 1,18 persen (97,4 poin). IHSG mulai beranjak naik usai sempat menyentuh level 8.176 pagi tadi.

Pendorong kenaikan IHSG berasal dari sektor transportasi dan keuangan. Sektor transportasi naik 6,14 persen, dan sektor keuangan menguat 3,05 persen. Beberapa saham transportasi yang melonjak hari ini diantaranya, Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari (ELPI) yang melonjak 24,8 persen ke level Rp 1.405 per saham.

Kemudian, Samudera Indonesia (SMDR) yang melesat 8 persen ke level Rp 378 per saham. Lalu, Garuda Indonesia (GIAA) yang naik 5,8 persen ke posisi Rp 90 per saham. Dilanjutkan oleh Adi Sarana Armada (ASSA) yang menguat 4,3 persen ke posisi Rp 1.190 per saham, dan Blue Bird (BIRD) yang bertambah 1,5 persen ke posisi Rp 1.675 per saham.

Baca juga: IHSG Ditutup Menguat ke Level 8.408, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Hijau

Dari sektor keuangan, Bank Sinarmas (BSIM) mencatatkan lonjakan harga saham sebesar 23 persen ke level Rp 1.200 per saham. Lalu, Allo Bank (BBHI) yang naik 15,6 persen ke posisi Rp 1.475 per saham. Bank Syariah Indonesia (BRIS) menguat 6,13 persen ke posisi Rp 2.250 per saham. Bank Mandiri (BMRI) naik 4,1 persen ke posisi Rp 4.820 per saham, dan Bank Central Asia (BBCA) menguat 2,7 persen ke posisi Rp 7.400 per saham.

Beberapa sentimen pasar di akhir pekan yakni pengunduran diri Direktur Utma Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman yang menyita perhatian pelaku pasar di tengah volatilitas yang masih berlangsung.

Sementara itu, merespons pengumuman dari MSCI, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama BEI berencana merevisi ketentuan free float dengan menaikkan batas minimal saham publik dari 7,5 persen menjadi 15 persen yang akan berlaku efektif mulai Februari 2026, baik untuk emiten baru maupun emiten yang telah tercatat.

Di sisi lain, dalam konferensi pers, siang tadi OJK memastikan pasar saham Indonesia akan pulih dengan dorongan dari dua investor institusi besar, yakni Danantara dan BPJS.

Baca juga: Dirut BEI Mundur Sebagai Sinyal Positif IHSG, Purbaya: Saatnya Serok-serok Saham

Aliran dana tersebut diperkirakan dapat membantu mengimbangi arus keluar investor asing sekaligus menopang pergerakan IHSG.

Sejumlah sektor yang diperkirakan diuntungkan antara lain perbankan, telekomunikasi, barang konsumsi, dan komoditas.

Siang ini, JISDOR Bank Indonesia tercatat turun 10 poin menjadi Rp 16.796 per dollar AS. Di pasar spot, nilai tukar rupiah menguat 5 poin ke level Rp 16.780 per dollar AS.

Tag:  #penguatan #ihsg #akhir #pekan #ditopang #bullish #saham #transportasi #keuangan

KOMENTAR