Bagaimana Nasib IHSG Hari ini Setelah Kemarin ''Kebakaran''? Simak Rekomdasi dari Analis
- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dinilai masih rawan koreksi pada perdagangan Kamis (29/1/2026), setelah indeks ditutup anjlok 7,35 persen ke 8.320.
Analis teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memperkirakan posisi IHSG masih berada dalam wave (c) dari wave [iv] dari wave 3.
Dengan struktur tersebut, peluang koreksi lanjutan masih terbuka, terutama jika indeks gagal kembali ke area penguatan terdekat.
Dalam jangka pendek, indeks diperkirakan berada di area 8.127-8.168 dipandang sebagai target koreksi berikutnya yang perlu diwaspadai pelaku pasar.
Baca juga: Efek Aksi Jual Usai Trading Halt IHSG, Bakal ada Rebound Besar?
Sementara itu, peluang teknikal untuk mencoba rebound dinilai terbatas dan baru terbuka apabila IHSG mampu bergerak kembali ke area 8.374-8.490.
“Posisi IHSG saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (c) dari wave [iv] dari wave 3, sehingga IHSG masih rawan melanjutkan koreksinya ke rentang 8.127-8.168. Adapun area penguatan terdekatnya berada di 8.374-8.490,” ujar Herditya dalam analisis hariannya.
Adapun support terdekat IHSG di 8.187 dan 8.137. Sedangkan resistance di 8.354 dan 8.414.
Rekomendasi saham
Saham apa saja yang dapat dicermati pada perdagangan hari ini di Bursa Efek Indonesia?
MNC Sekuritas
Saham PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) ditutup di Rp 1.940 dan direkomendasikan buy on weakness. ARCI saat ini berada pada bagian dari wave [b] dari wave 4, yang mengindikasikan fase koreksi masih berlangsung namun berpotensi menjadi area akumulasi bertahap bagi investor jangka menengah.
Rekomendasi serupa juga diberikan kepada PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) yang ditutup di harga Rp 1.445. Saham ini dinilai masih berada pada bagian dari wave A dari wave (4). Struktur tersebut menunjukkan BUVA tengah menjalani fase koreksi awal, sehingga strategi pembelian secara bertahap saat harga melemah dinilai lebih relevan.
Saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) ditutup di level Rp 6.375 dan juga direkomendasikan buy on weakness. Dari sisi teknikal, INCO berada pada bagian dari wave 4 dari wave (c). Kondisi ini membuka peluang bagi investor untuk melakukan akumulasi dengan tetap memperhatikan manajemen risiko.
Adapun saham PT Petrosea Tbk (PTRO) ditutup pada harga Rp 7.300 dan masuk dalam daftar saham dengan rekomendasi buy on weakness. PTRO diperkirakan berada di akhir wave [iii] dari wave C dari wave (4). Posisi ini mengindikasikan potensi kelanjutan koreksi jangka pendek sebelum saham kembali menemukan titik keseimbangan.
Disclaimer: Artikel ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Seluruh rekomendasi berasal dari analis sekuritas. Keputusan investasi menjadi tanggung jawab investor. Pastikan melakukan riset mandiri sebelum menentukan pilihan.
Tag: #bagaimana #nasib #ihsg #hari #setelah #kemarin #kebakaran #simak #rekomdasi #dari #analis