Distribusi BBM Subsidi di Manokwari Aman, Stok Diperkuat di Dua SPBU
– Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memastikan pasokan dan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) subsidi, khususnya minyak solar, di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, berada dalam kondisi aman dan terkendali.
Hal itu berdasarkan tinjauan langsung yang dilakukan Kepala BPH Migas Wahyudi Anas, sejalan dengan arahan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dalam rapat kerja bersama Komisi XII DPR RI pada Kamis (22/1/2026) lalu.
Menurut Wahyudi, stok BBM subsidi di Manokwari dalam kondisi baik berdasarkan peninjauannya pada Jumat (23/1/2026). Stok BBM pun telah ditambah menjadi sebanyak 30 kiloliter (KL).
"Penyaluran solar di Kabupaten Manokwari terjaga, mencukupi, dan kondusif untuk melayani kebutuhan masyarakat. Stok BBM subsidi telah ditambah menjadi sekitar 28 hingga 30 kiloliter (KL)," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (28/1/2026).
Baca juga: Kuota BBM Subsidi 2026: Pertalite 29,2 Juta KL, Solar 18,63 Juta KL
Ia menjelaskan, penambahan stok BBM tersebut dilakukan di dua SPBU di Kabupaten Manokwari dengan kuota penyaluran harian masing-masing sebesar 15 KL per SPBU. "Pada Sabtu (24/1/2026), stok di kedua SPBU terpantau sangat mencukupi dan pelayanan kepada masyarakat berlangsung normal," kata Wahyudi.
Menurut dia, pada Minggu (25/1/2026) hingga Senin (26/1/2026), stok BBM subsidi di kedua SPBU tersebut juga tetap terjaga.
Meski terjadi peningkatan konsumsi sekitar 15 hingga 20 KL pada Senin, kondisi stok secara keseluruhan masih aman.
"Stok hingga hari Senin dalam keadaan baik, sehingga secara keseluruhan, penyaluran BBM subsidi berjalan aman dengan stok memadai dan distribusi yang kondusif," ucapnya.
Lebih lanjut, ia menuturkan, pemanfaatan BBM subsidi dan kompensasi negara diharapkan dapat mendorong aktivitas ekonomi masyarakat dan daerah.
Karena itu, dukungan seluruh pemangku kepentingan diperlukan agar penyalurannya tepat sasaran, tepat volume, dan tepat guna.
"Melalui koordinasi yang baik, Pertamina Patra Niaga diminta terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, menjaga keandalan distribusi BBM, melakukan pembinaan kepada penyalur, serta melakukan pemantauan berkelanjutan terhadap penyaluran BBM subsidi dan kompensasi," ucap Wahyudi.
Sementara itu, Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Awan Raharjo menyatakan bahwa penyaluran BBM subsidi telah dilakukan secara transparan, berdasarkan kuota dan sesuai dengan ketentuan regulator. "Seluruh penyaluran juga diupayakan terpantau melalui sistem yang terintegrasi," kata dia.
Senada, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV.
Dumatubun mengatakan, perusahaan terus memperkuat koordinasi dengan BPH Migas, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya untuk menjaga keandalan pasokan BBM subsidi, khususnya di Papua Barat.
Perusahaan juga melakukan pemantauan lapangan, pembinaan kepada lembaga penyalur, serta pendataan berbasis sistem digital guna memastikan distribusi BBM subsidi berjalan sesuai ketentuan.
"Penambahan pasokan serta penguatan pengawasan penyaluran dilakukan sebagai bentuk komitmen kami dalam memastikan BBM subsidi diterima oleh masyarakat yang berhak," kata Roberth.
Tag: #distribusi #subsidi #manokwari #aman #stok #diperkuat #spbu