Investasi Kendal Tembus Rp 15,86 Triliun, KEK Kendal Jadi Kontributor Utama di Jateng
Sepanjang 2025, realisasi investasi yang berasal dari KEK Kendal tercatat mencapai Rp 15,69 triliun. Selain itu, kawasan ini juga mencatatkan penyerapan tenaga kerja sebanyak 19.935 orang. (Dok. Istimewa)
20:04
24 Januari 2026

Investasi Kendal Tembus Rp 15,86 Triliun, KEK Kendal Jadi Kontributor Utama di Jateng

– Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal berperan penting dalam penguatan investasi di Kabupaten Kendal dan Provinsi Jawa Tengah (Jateng) sepanjang 2025.

Peran tersebut tecermin dari tingginya realisasi investasi yang menjadikan Kendal sebagai kabupaten dengan capaian tertinggi di Jateng.

Berdasarkan data realisasi investasi, Provinsi Jateng mencatat total investasi sebesar Rp 88,50 triliun sepanjang Januari hingga Desember 2025. Dari angka tersebut, Kabupaten Kendal menjadi penyumbang terbesar dengan realisasi investasi mencapai Rp 15,86 triliun.

Capaian serupa juga terlihat pada triwulan IV 2025. Pada periode Oktober–Desember 2025, realisasi investasi Jawa Tengah tercatat sebesar Rp 22,37 triliun.

Dalam periode ini, Kabupaten Kendal kembali mencatatkan kinerja tertinggi dengan nilai investasi mencapai Rp 6,40 triliun.

Tingginya realisasi investasi tersebut mencerminkan kuatnya aktivitas industri dan manufaktur di Kabupaten Kendal. Salah satu faktor utama yang mendorong capaian ini adalah kontribusi KEK Kendal sebagai pusat pertumbuhan investasi baru di wilayah tersebut.

Executive Director KEK Kendal, Juliani Kusumaningrum, mengatakan bahwa capaian investasi tersebut merupakan hasil sinergi kebijakan serta kepercayaan investor terhadap iklim investasi di Kendal dan Jawa Tengah.

“Pencapaian ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, baik pemangku kebijakan, pemerintah daerah, maupun pemerintah pusat. KEK Kendal sebagai pengelola kawasan terus berkomitmen menjaga keberlanjutan investasi ke depannya,” ujar Juliani dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Sabtu (24/1/2026).

Menurut Juliani, KEK Kendal secara konsisten mendorong peningkatan kualitas layanan investasi, pengembangan infrastruktur kawasan, serta kolaborasi dengan pemerintah pusat dan daerah.

“(Upaya tersebut dilakukan) agar kontribusi kawasan terhadap perekonomian Kabupaten Kendal dan Jateng dapat semakin optimal,” kata Juliani.

Kontribusi terhadap investasi dan tenaga kerja

Sepanjang 2025, realisasi investasi yang berasal dari KEK Kendal tercatat mencapai Rp 15,69 triliun. Selain itu, kawasan ini juga mencatatkan penyerapan tenaga kerja sebanyak 19.935 orang.

Kontribusi tersebut memperkuat posisi Kabupaten Kendal sebagai salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi di Jateng.

Hingga akhir 2025, KEK Kendal mencatat sebanyak 136 perusahaan telah berinvestasi di kawasan tersebut, dengan investor yang berasal dari berbagai negara.

Adapun sektor industri yang berkembang di KEK Kendal cukup beragam, meliputi industri fesyen, otomotif dan energi terbarukan, elektronik, furnitur, industri makanan dan minuman, hingga industri alat kesehatan.

Dari total investasi yang telah masuk, proyeksi tenaga kerja yang akan terserap diperkirakan mencapai 76.559 orang.

Jumlah tersebut diperkirakan akan terus meningkat seiring pertumbuhan investasi dan aktivitas industri di kawasan.

Sejalan dengan tujuan pendirian Kawasan Industri Kendal (KIK), keberadaan KEK Kendal diharapkan mampu memberikan efek berganda (multiplier effect) bagi daerah.

Dampak tersebut antara lain berupa peningkatan pertumbuhan ekonomi, perluasan lapangan kerja, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kendal dan Jawa Tengah secara keseluruhan.

Tag:  #investasi #kendal #tembus #1586 #triliun #kendal #jadi #kontributor #utama #jateng

KOMENTAR