Bulog Siapkan Gudang 2 Juta Ton Sambut Panen Raya 2026
Stok beras di Gudang Bulog, Jakarta. Pemerintah menargetkan pembangunan 100 gudang Bulog baru rampung mulai 2026, agar penyerapan gabah dan jagung lebh baik. (ANTARA/HO-Bulog)
20:04
23 Januari 2026

Bulog Siapkan Gudang 2 Juta Ton Sambut Panen Raya 2026

PT Perum Bulog menyiapkan gudang berkapasitas lebih dari 2 juta ton untuk menyerap beras hasil panen raya periode Februari hingga April 2026.

Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menyebut Bulog saat ini memiliki 1.586 gudang di berbagai wilayah. Selain itu, terdapat lebih dari 100 gudang sewaan yang masih tersedia.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman pada awal Januari lalu juga memerintahkan Bulog menambah kapasitas gudang hingga total 2 juta ton.

“Masih ada 100 lebih gudang yang kita sewa itu kapasitas space gudang yang kosong itu masih ada lebih kurang sekitar 900.000 ton,” kata Rizal dalam konferensi pers di kawasan bisnis Bulog d’GAT55, Jakarta Selatan, Jumat (23/1/2026).

Selain gudang yang sudah ada, Rizal menginstruksikan pimpinan Bulog tingkat wilayah dan cabang menyiapkan gudang cadangan. Hasil pendataan menunjukkan kapasitas gudang cadangan mencapai 1,2 juta ton.

“Jadi kalau dihitung dengan space gudang yang kosong 900.000 ton ditambah dengan 1,2 juta ton jadi sudah mencapai 2,1 juta ton,” ujar Rizal.

Kapasitas tersebut dinilai cukup untuk menampung hasil panen raya Februari hingga April. Meski begitu, Rizal tetap meminta jajarannya mencari tambahan gudang.

Tahun 2026, Bulog mendapat mandat menyerap 4 juta ton beras petani sebagai Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Sementara itu, stok CBP yang tersimpan di gudang Bulog saat ini mencapai 3,2 juta ton.

“Oleh karena itu kami masih dorong supaya teman-teman cari 2 juta ton lagi tapi di semester II 2026 demikian,” kata Rizal.

Pemerintah juga berencana membangun 100 gudang baru untuk Bulog. Pembangunan tersebut menunggu terbitnya Instruksi Presiden dari Presiden Prabowo Subianto.

“Untuk groundbreaking kami menunggu Inpresnya dulu turun, baru nanti kami rencanakan groundbreaking-nya,” ujar Rizal.

Rizal mengaku telah memetakan lokasi pembangunan gudang. Prioritas diberikan kepada daerah tertinggal, terdepan, dan terluar, termasuk pulau-pulau terpencil.

Wilayah kepulauan selama ini kerap menghadapi persoalan pasokan pangan akibat distribusi terganggu cuaca.

“Oleh karena itu kami prioritaskan nanti yang pertama adalah di pulau-pulau terdepan, terluar, dan terpencil,” tutur Rizal.

Panen raya periode Februari hingga April diperkirakan meningkat 5 hingga 10 persen. Masa panen juga diprediksi lebih cepat dibanding tahun sebelumnya.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengingatkan Bulog menyiapkan infrastruktur pascapanen sejak dini.

“Februari, Maret, April terus panen raya. Dan diperkirakan produksinya lebih tinggi daripada tahun 2026. Sekitar 5–10 persen lebih tinggi lagi,” kata Zulhas di Kantor Kemenko Bidang Pangan, Jakarta, Senin (12/1/2026).

Tag:  #bulog #siapkan #gudang #juta #sambut #panen #raya #2026

KOMENTAR