Harga SSD Bersiap Naik, Ini Biang Keroknya
Ilustrasi drive eksternal digunakan sebagai bootable drive(ubackup.com)
06:18
28 Januari 2026

Harga SSD Bersiap Naik, Ini Biang Keroknya

– Kabar kurang menyenangkan bagi Anda yang berencana merakit PC baru atau menambah kapasitas penyimpanan laptop dalam waktu dekat. Periode harga SSD (Solid State Drive) yang terjangkau tampaknya mulai memasuki akhir.

Sinyal peringatan ini disampaikan langsung oleh jajaran pimpinan Kioxia, perusahaan yang dikenal sebagai salah satu produsen memori flash terbesar di dunia.

Mereka menyebut secara terbuka bahwa masa SSD murah, terutama untuk kapasitas 1 TB yang sempat menjadi pilihan utama konsumen, kini sudah lewat.

Pemicu utama

Pemicu utamanya bukan lagi persoalan gangguan distribusi seperti pada masa pandemi, melainkan lonjakan kebutuhan dari industri kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang terus meningkat.

Baca juga: Chip Memori Langka, Xiaomi Ungkap Imbasnya ke Harga Ponsel di Indonesia

Situasi pasokan chip memori saat ini bahkan disebut berada dalam kondisi sangat genting. Kioxia mengungkap bahwa seluruh stok chip NAND flash mereka untuk tahun berjalan telah habis terjual.

Tak hanya terbatas pada tahun ini, kondisi keterbatasan pasokan tersebut diperkirakan masih akan berlanjut cukup lama. Informasi ini dikutip KompasTekno dari laporan Tom’s Hardware.

Pihak Kioxia memprediksi bahwa kapasitas produksi mereka kemungkinan besar sudah dipesan penuh hingga sekitar tahun 2027.

Konsekuensinya, para produsen perangkat elektronik, mulai dari ponsel pintar, laptop, sampai konsol game, harus saling berebut alokasi produksi yang jumlahnya kian terbatas.

Imbasnya, harga komponen memori ikut terkerek naik karena produsen harus mengeluarkan biaya lebih besar, yang kemudian dibebankan kepada konsumen akhir.

Disedot Server AI

Akar persoalan dari kelangkaan ini terletak pada kebutuhan masif sektor AI. Pusat data yang menjadi tulang punggung berbagai layanan kecerdasan buatan memerlukan kapasitas penyimpanan superbesar dengan kecepatan tinggi.

Baca juga: Ilmuwan China Bikin Storage Digital Pakai DNA, Bisa Simpan Data hingga 362.000 TB

Perusahaan teknologi raksasa pun menyerap chip memori dalam jumlah sangat besar, sehingga porsi yang tersisa untuk pasar konsumen umum menjadi semakin sedikit.

Dalam kondisi seperti ini, hukum ekonomi bekerja dengan sendirinya. Ketika permintaan melonjak tajam sementara pasokan terkunci, harga akan terdorong naik.

Kioxia pun mengingatkan bahwa pengguna perlu bersiap menghadapi era baru, di mana harga SSD tidak lagi semurah sebelumnya.

SSD berkapasitas 1 TB yang sempat turun ke titik harga terendah dan menjadi favorit perakit PC kini diperkirakan akan mengalami kenaikan dan sulit kembali murah dalam waktu dekat.

Bagi konsumen, pesan yang ingin disampaikan cukup jelas. Jika saat ini masih menemukan SSD dengan banderol yang masuk akal, bisa jadi itu adalah kesempatan terakhir sebelum harga benar-benar melambung.

Tag:  #harga #bersiap #naik #biang #keroknya

KOMENTAR