Harga Pangan Nasional 22 Januari 2026 Turun Kompak, Beras Khusus dan Daging Kerbau Lokal Justru Naik
Ilustrasi pedagang daging kerbau. [Suara.com/Angga Budhiyanto]
12:22
22 Januari 2026

Harga Pangan Nasional 22 Januari 2026 Turun Kompak, Beras Khusus dan Daging Kerbau Lokal Justru Naik

Baca 10 detik
  • Mayoritas harga pangan nasional rata-rata turun pada Rabu (21/1/2026), namun beras khusus lokal dan daging kerbau segar lokal naik.
  • Data Bapanas menunjukkan komoditas seperti cabai, bawang, minyak goreng, gula, tepung, garam, ikan, ayam, dan telur mengalami penurunan harga.
  • Kenaikan harga terjadi pada daging sapi murni dan daging kerbau segar lokal, sementara harga beras medium terpantau menurun.

Mayoritas harga pangan rata-rata nasional terpantau turun pada Rabu (21/1/2026), namun beras khusus lokal dan daging kerbau segar lokal justru mengalami kenaikan, berdasarkan data milik Badan Pangan Nasional (Bapanas) pada Kamis (22/1/2026).

Bapanas merilis data rata-rata harga pangan nasional yang ditampilkan sebagai rata-rata dari zona pasar di Indonesia. Pergerakan harga tersebut dibandingkan dengan harga pada hari sebelumnya.

Untuk komoditas cabai, harga cabai merah keriting tercatat berada di angka Rp34.569 per kilogram. Komoditas ini mengalami penurunan Rp2.404 atau turun 6,50 persen. Cabai merah besar juga mengalami tren serupa. Harganya berada di Rp34.648 per kilogram atau turun Rp2.340 dengan persentase penurunan 6,33 persen.

Sementara itu, cabai rawit merah berada di level Rp48.238 per kilogram. Harga cabai rawit merah turun Rp2.359 atau turun 4,66 persen.

Untuk komoditas bawang, bawang merah tercatat berada di angka Rp40.184 per kilogram. Harganya turun Rp1.462 atau turun 3,51 persen. Adapun bawang putih bonggol berada di level Rp38.238 per kilogram. Komoditas tersebut turun Rp395 atau turun 1,02 persen dibandingkan hari sebelumnya.

Dari kelompok minyak goreng, Minyakita tercatat berada di angka Rp17.438 per liter. Harga Minyakita turun Rp242 atau turun 1,37 persen. Minyak goreng curah juga terpantau turun dengan harga Rp17.415 per liter. Penurunannya sebesar Rp251 atau turun 1,42 persen. 

Selain itu, minyak goreng kemasan tercatat berada di angka Rp20.870 per liter. Harga minyak goreng kemasan turun Rp82 atau turun 0,39 persen.

Komoditas gula konsumsi juga mengalami penurunan. Gula konsumsi berada di harga Rp18.060 per kilogram atau turun Rp 50 dengan penurunan 0,28 persen.

Sementara itu, tepung terigu kemasan tercatat berada di angka Rp12.643 per kilogram. Harganya turun Rp236 atau turun 1,83 persen. Sedangkan tepung terigu curah berada di angka Rp9.556 per kilogram. Komoditas ini turun Rp93 atau turun 0,96 persen.

Untuk komoditas garam konsumsi, harganya tercatat berada di angka Rp11.366 per kilogram. Garam konsumsi turun Rp87 atau turun 0,76 persen.

Dari sektor perikanan, ikan bandeng tercatat berada di angka Rp35.482 per kilogram. Harga ikan bandeng turun Rp849 atau turun 2,34 persen.

Ikan kembung juga terpantau turun dengan harga Rp43.335 per kilogram. Penurunannya mencapai Rp851 atau turun 1,93 persen. Sedangkan ikan tongkol berada di level Rp36.250 per kilogram. Harga ikan tongkol turun Rp273 atau turun 0,75 persen.

Untuk komoditas protein hewani, daging ayam ras tercatat berada di angka Rp38.788 per kilogram. Harganya turun Rp360 atau turun 0,92 persen.

Telur ayam ras juga mengalami penurunan dengan harga Rp30.572 per kilogram. Telur ayam ras turun Rp235 atau turun 0,76 persen.

Namun, tidak semua komoditas bergerak turun. Daging sapi murni justru tercatat mengalami kenaikan menjadi Rp136.278 per kilogram atau naik Rp165 dengan kenaikan 0,12 persen.

Selain itu, daging kerbau segar lokal juga terpantau naik. Komoditas tersebut berada di angka Rp143.000 per kilogram atau naik Rp2.528 dengan kenaikan 1,80 persen. Di sisi lain, daging kerbau beku impor tercatat turun menjadi Rp106.906 per kilogram. Harga daging kerbau beku impor turun Rp3.848 atau turun 3,47 persen.

ilustrasi beras. (Nathan Cima/unplash) Perbesarilustrasi beras. (Nathan Cima/unplash)

Sementara untuk komoditas beras, Bapanas mencatat harga beras medium berada di angka Rp13.312 per kilogram. Harga beras medium turun Rp138 atau turun 1,03 persen.

Beras SPHP juga terpantau turun dengan harga Rp12.422 per kilogram. Komoditas ini turun Rp35 atau turun 0,28 persen. Kemudian, beras medium non SPHP berada di level Rp13.772 per kilogram. Harga beras medium non SPHP turun Rp113 atau turun 0,81 persen.

Namun, beras khusus lokal justru mengalami kenaikan. Harga beras khusus lokal tercatat berada di angka Rp15.878 per kilogram atau naik Rp190 dengan kenaikan 1,21 persen.

Selain beras, komoditas jagung untuk pakan ternak juga mengalami penurunan. Jagung Tk peternak tercatat berada di angka Rp6.751 per kilogram atau turun Rp192 dengan penurunan 2,77 persen.

Adapun kedelai biji kering impor berada di level Rp10.820 per kilogram. Harga kedelai biji kering impor turun Rp73 atau turun 0,67 persen.

Editor: Dythia Novianty

Tag:  #harga #pangan #nasional #januari #2026 #turun #kompak #beras #khusus #daging #kerbau #lokal #justru #naik

KOMENTAR