Melihat dari Dekat Jejak Transformasi dan Kontribusi UOB di Indonesia
UOB Group selama lebih dari sembilan dekade menapaki perjalanannya di Kawasan Asia dengan menjaga energi kolektif yang konsisten.
Tidak hanya berkembang sebagai penyedia layanan keuangan, UOB Group juga menegaskan perannya dalam kehidupan sosial dan budaya di kawasan.
Perjalanan UOB Group di Indonesia berawal dari akuisisi mayoritas saham Bank Buana, bank nasional yang berdiri sejak 1956. Dua tahun kemudian, nama entitas ini berubah menjadi UOB Buana.
Transformasi itu mencapai tonggak penting pada 2011. Kala itu, bank resmi beroperasi dengan nama PT Bank UOB Indonesia dan sepenuhnya terintegrasi dalam jaringan regional UOB. Dengan nama tersebut, UOB pun tumbuh sebagai entitas lokal yang berakar di tengah masyarakat.
Kuatkan kontribusi ekonomi dan sosial
Kontribusi UOB di sektor ekonomi tecermin melalui pendirian unit Foreign Direct Investment (FDI) Advisory di Jakarta pada 2013. Unit ini berfokus membantu perusahaan global yang ingin memperluas bisnisnya ke kawasan Asia Tenggara.
Didukung oleh jaringan 11 FDI Center di Asia, UOB telah memfasilitasi lebih dari 500 perusahaan untuk berinvestasi di Indonesia.
Sejak 2020, nilai investasi yang diproyeksikan dari inisiatif itu mencapai lebih dari 20 miliar dollar Singapura serta berkontribusi pada penciptaan lebih dari 100.000 lapangan kerja.
UOB melalui unit FDI Advisory terlibat dalam proyek Lotte Chemical Indonesia New Ethylene (LINE) di Banten.
Salah satu contoh peran tersebut terlihat dalam proyek Lotte Chemical Indonesia New Ethylene (LINE) di Banten. Proyek ini menjadi investasi terbesar yang pernah dilakukan grup perusahaan Korea Selatan di Indonesia.
Dalam proyek tersebut, UOB Indonesia tercatat sebagai institusi perbankan pertama yang memberikan dukungan melalui fasilitas perdagangan bilateral guna memperkuat aktivitas perdagangan lintas negara dan memastikan keberlanjutan operasional perusahaan.
Melalui pendekatan tersebut, UOB berupaya menjembatani kepentingan pembuat kebijakan, pelaku industri, dan pemimpin bisnis sembari menghubungkan arus investasi dari ASEAN dan global ke Indonesia dengan solusi keuangan yang terintegrasi dan relevan.
Seni, pendidikan dan anak sebagai pilar sosial
Di luar kontribusi ekonomi, UOB Indonesia juga dikenal lewat inisiatif budaya yang menjadi bagian dari identitasnya, yakni UOB Painting of the Year (UOB POY).
Program tersebut telah menjadi ruang penting bagi seniman lokal untuk memperoleh pengakuan dan kesempatan berkembang sekaligus.
UOB sendiri memandang seni sebagai medium yang mampu menyatukan manusia dan memperkuat nilai-nilai kemanusiaan.
Melalui program UOB My Digital Space in partnership with Ruangguru, UOB menargetkan pemberian akses perangkat dan pembelajaran digital bagi 90.000 pelajar di 500 sekolah yang tersebar di 38 provinsi.
Komitmen sosial UOB turut diwujudkan melalui program UOB Heartbeat yang menjangkau komunitas lebih luas.
Berangkat dari keyakinan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan ASEAN, UOB Heartbeat menjalankan berbagai kegiatan, mulai dari dukungan dana bagi yayasan, program literasi, kegiatan komunitas, hingga aktivitas kerelawanan yang melibatkan karyawan secara langsung.
Sejak 2011, program tersebut telah mendukung lebih dari 30 yayasan amal di Indonesia.
Komitmen tersebut diperluas melalui program UOB My Digital Space yang digarap bersama Ruangguru.
Program berdurasi lima tahun itu menargetkan pemberian akses perangkat dan pembelajaran digital bagi 90.000 pelajar di 500 sekolah yang tersebar di 38 provinsi.
Para siswa juga dibekali pelatihan literasi digital, termasuk coding dan computational thinking, sebagai bekal menghadapi ekonomi masa depan.
Langkah itu sejalan dengan data Institute for Development of Economics & Finance (INDEF) pada awal 2024 yang menunjukkan bahwa tingkat literasi digital Indonesia masih berada di kisaran 62 persen.
Angka tersebut merupakan yang terendah di kawasan ASEAN dan tertinggal dari rata-rata Asia Tenggara yang telah mencapai sekitar 70 persen.
Padahal, penguatan literasi digital merupakan prasyarat penting untuk mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045 yang menitikberatkan pada pembangunan sumber daya manusia unggul dan cakap digital.
Hal inilah yang menjadi alasan UOB meluncurkan program untuk mendukung peningkatan literasi digital di sektor pendidikan.
Tag: #melihat #dari #dekat #jejak #transformasi #kontribusi #indonesia