Crisis Center Dibuka di Bandara Sultan Hasanuddin Usai Pesawat ATR Hilang Kontak
Pesawat ATR milik Indonesia Air(DOK INDONESIA AIR)
16:52
17 Januari 2026

Crisis Center Dibuka di Bandara Sultan Hasanuddin Usai Pesawat ATR Hilang Kontak

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara membuka Crisis Center di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar menyusul hilangnya kontak pesawat ATR 42-500 PK-THT, Sabtu (17/1/2026).

Pesawat itu hilang kontak saat terbang dari Yogyakarta menuju Makassar.

Kepala Bagian Humas dan Umum Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Endah Purnama Sari mengatakan Crisis Center disiapkan sebagai pusat koordinasi informasi selama proses penanganan berlangsung.

“Bandar Udara Sultan Hasanuddin Makassar telah melakukan persiapan pembukaan Crisis Center di Terminal Keberangkatan sebagai pusat koordinasi informasi,” ujar Endah dalam pernyataan tertulisnya.

Crisis Center tersebut disiapkan seiring dengan deklarasi fase darurat DETRESFA oleh Air Traffic Control Makassar Area Terminal Service Center setelah komunikasi dengan pesawat terputus.

Endah menjelaskan, pembukaan Crisis Center menjadi bagian dari langkah koordinasi lintas instansi yang dilakukan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara bersama AirNav Indonesia, Basarnas, operator penerbangan, TNI Angkatan Udara, serta instansi terkait lainnya.

Koordinasi tersebut dilakukan untuk memantau perkembangan situasi dan memastikan penanganan berjalan sesuai prosedur yang berlaku.

Selain penyiapan Crisis Center, upaya pencarian juga diarahkan ke wilayah pegunungan kapur Bantimurung, Desa Leang-leang, Kabupaten Maros, dengan posko Basarnas ditempatkan di dekat lokasi.

“Pencarian lanjutan direncanakan dilakukan melalui penerbangan helikopter TNI Angkatan Udara bersama Basarnas,” kata Endah.

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menyatakan pembaruan informasi akan disampaikan secara berkala sesuai perkembangan resmi di lapangan.

Tag:  #crisis #center #dibuka #bandara #sultan #hasanuddin #usai #pesawat #hilang #kontak

KOMENTAR