Investasi Obligasi Trump Terungkap, Netflix dan Warner Bros Ikut Masuk Portofolio
Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat rapat bersama para bos perusahaan minyak di East Room, Gedung Putih, Washington DC, 9 Januari 2026. Trump mengajak para raja minyak AS untuk berinvestasi Rp 1.680 triliun di Venezuela.(AFP/SAUL LOEB)
10:44
17 Januari 2026

Investasi Obligasi Trump Terungkap, Netflix dan Warner Bros Ikut Masuk Portofolio

Presiden Amerika Serikat Donald Trump tercatat membeli obligasi pemerintah daerah dan obligasi korporasi senilai sekitar 100 juta dollar AS atau setara Rp 1,69 triliun.

Pembelian berlangsung pada pertengahan November hingga akhir Desember 2025. Informasi tersebut muncul dalam laporan keuangan terbaru yang dirilis pekan ini.

Dokumen pengungkapan keuangan memperlihatkan Trump juga membeli obligasi hingga 2 juta dollar AS atau sekitar Rp 33,8 miliar.

Obligasi tersebut diterbitkan Netflix dan Warner Bros Discovery. Transaksi terjadi beberapa pekan setelah dua perusahaan hiburan itu mengumumkan rencana penggabungan.

Laporan yang dipublikasikan Kamis (15/1/2026) dan Jumat (16/1/2026) menunjukkan porsi terbesar investasi Trump ditempatkan pada obligasi pemerintah daerah.

Penerbitnya beragam. Daftarnya mencakup pemerintah kota, distrik sekolah, perusahaan utilitas, hingga rumah sakit.

Portofolio tersebut juga mencantumkan obligasi korporasi. Sejumlah perusahaan besar tercatat sebagai penerbit. Nama yang muncul antara lain Boeing, Occidental Petroleum, dan General Motors.

Investasi ini menambah daftar kepemilikan keuangan Trump selama masa jabatannya.

Portofolio tersebut mencakup berbagai sektor yang berpotensi diuntungkan oleh kebijakan pemerintahannya. Situasi ini memicu sorotan terkait potensi konflik kepentingan.

Perhatian publik menguat setelah Trump menyatakan akan ikut menentukan kelanjutan rencana akuisisi Netflix atas Warner Bros Discovery. Pernyataan itu disampaikan Desember lalu.

Nilai kesepakatan yang diusulkan mencapai 83 miliar dollar AS atau sekitar Rp 1.403 triliun. Rencana tersebut juga menghadapi tawaran pesaing dari Paramount Skydance. Proses akuisisi berskala besar membutuhkan persetujuan regulator.

Seorang pejabat Gedung Putih berbicara dengan syarat anonim. Pejabat itu menyebut portofolio saham dan obligasi Trump dikelola secara independen oleh lembaga keuangan pihak ketiga. Kendali atas arah dan penempatan investasi disebut tidak berada di tangan Trump maupun anggota keluarganya.

Trump dikenal rutin membeli obligasi sebagai bagian dari strategi investasi. Praktik ini lazim dilakukan individu dengan kekayaan besar. Laporan sebelumnya mencatat pembelian obligasi senilai sedikitnya 82 juta dollar AS dalam periode akhir Agustus hingga awal Oktober.

Tag:  #investasi #obligasi #trump #terungkap #netflix #warner #bros #ikut #masuk #portofolio

KOMENTAR