Dorong Ekspor Petrokimia, KB Bank Biayai Pengembangan Kapasitas Petro Oxo Nusantara
Perwakilan KB Bank dan PT Petro Oxo Nusantara berfoto bersama dalam rangka partisipasi kredit sindikasi senilai 95,92 juta dollar AS untuk pengembangan kapasitas produksi, penguatan pembiayaan, dan kebutuhan modal kerja.(Dok. KB Bank)
18:56
15 Januari 2026

Dorong Ekspor Petrokimia, KB Bank Biayai Pengembangan Kapasitas Petro Oxo Nusantara

— PT Bank KB Indonesia Tbk (KB Bank) kembali menegaskan perannya dalam mendukung pertumbuhan sektor industri bernilai tambah.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui partisipasi KB Bank dalam kredit sindikasi PT Petro Oxo Nusantara (PON), perusahaan petrokimia nasional berorientasi ekspor yang memiliki pangsa pasar kuat di kawasan Asia dan Timur Tengah.

Melalui partisipasi itu, KB Bank berkontribusi dalam fasilitas kredit sindikasi dengan total pembiayaan sebesar 95,92 juta dollar Amerika Serikat (AS).

Fasilitas tersebut ditujukan untuk mendukung pengembangan kapasitas produksi, penguatan struktur pembiayaan, serta kebutuhan modal kerja PT Petro Oxo Nusantara.

Dalam skema sindikasi tersebut, KB Bank juga menjalankan peran sebagai joint original mandated lead arranger, underwriter, and bookrunner (JOMLAUB) serta escrow agent yang mencerminkan kepercayaan terhadap kapabilitas dan tata kelola bank.

Sebagai informasi, PT Petro Oxo Nusantara dikenal sebagai produsen pionir dan terbesar untuk produk 2-Ethyl Hexanol (2-EH), Normal-Butyl Alcohol (NBA), Iso-Butyl Alcohol (IBA), serta CO? Liquid (LCO?) di Indonesia dan Asia Tenggara.

Produk-produk tersebut menjadi bahan baku utama bagi berbagai sektor industri, seperti plastik, cat, dan perekat, dengan mayoritas penjualan ditujukan ke pasar ekspor, termasuk China, Singapura, Malaysia, Uni Emirat Arab, Australia, serta India.

PT Petro Oxo Nusantara juga merupakan entitas dalam Pertamina Group melalui PT Tuban Petrochemical Industries yang berperan strategis dalam mendukung pengembangan industri petrokimia di Indonesia.

Direktur Utama KB Bank Kunardy Darma Lie mengatakan, partisipasi dalam sindikasi sejalan dengan strategi perusahaan untuk memperkuat portofolio pembiayaan pada sektor-sektor produktif, berorientasi ekspor, dan memiliki daya saing global.

Kemudian, pembiayaan sindikasi kepada PT Petro Oxo Nusantara merupakan bagian dari komitmen KB Bank dalam mendukung pengembangan industri petrokimia nasional yang berkontribusi besar terhadap rantai pasok industri dan kinerja ekspor.

“Kami optimistis kolaborasi ini akan mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, baik bagi perseroan maupun bagi perekonomian nasional,” ujar Kunardy dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (15/1/2026).

Selain pembiayaan, partisipasi KB Bank dalam sindikasi tersebut juga membuka peluang sinergi dan pengembangan layanan perbankan lainnya, termasuk pengelolaan escrow, trade finance, serta layanan treasury dan valuta asing.

Sementara itu, Presiden Direktur PT Petro Oxo Nusantara Jaya Martapa menjelaskan bahwa pihaknya mengapresiasi dan berterima kasih atas kepercayaan para kreditur yang telah bekerja sama sehingga kredit sindikasi dapat terlaksana.

“Kami percaya, kemitraan strategis ini dapat menciptakan iklim usaha industri sektor petrokimia yang positif serta memberikan manfaat lebih bagi devisa negara serta pembangunan nasional,” Jelas Jaya.

Ke depan, KB Bank akan terus memperluas peran dalam pembiayaan sindikasi dan proyek-proyek strategis di berbagai sektor sebagai bagian dari upaya mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Tag:  #dorong #ekspor #petrokimia #bank #biayai #pengembangan #kapasitas #petro #nusantara

KOMENTAR