Pandji Pragiwaksono: Ketika Saya Bikin Karya, Tentu Ada Banyak Penafsiran
Komika Pandji Pragiwaksono datang ke Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk bersilaturahmi dan bertabayyun dengan Ketua MUI Bidang Fatwa Asrorun Niam Sholeh, di Jakarta Pusat, Selasa (3/2/2026).(KOMPAS.com/FIRDA JANATI)
18:42
3 Februari 2026

Pandji Pragiwaksono: Ketika Saya Bikin Karya, Tentu Ada Banyak Penafsiran

- Komika Pandji Pragiwaksono mengakui bahwa materi stand-up comedy pasti akan menghasilkan banyak penafsiran ketika karya tersebut dipertunjukkan ke publik.

Hal ini disampaikan Pandji usai bersilaturahmi dan bertabayyun dengan Ketua MUI Bidang Fatwa Asrorun Niam Sholeh selama kurang lebih dua jam dari pukul 16.13 WIB hingga 17.35 WIB.

"Ketika saya bikin karya, tentu ada banyak penafsiran," kata Pandji kepada awak media, di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI), Jakarta Pusat, Selasa (3/2/2026).

Akan tetapi, kata Pandji, seorang seniman juga perlu memberikan penjelasan terkait karyanya.

Baca juga: Dua Jam Bertemu Asrorun Niam di MUI, Pandji: Saya Niat Bertabayyun

"Tapi senimannya sendiri kan juga bisa ditanya untuk kejelasan maksud dari sebuah karya," kata dia.

Karena itu, Pandji didampingi kuasa hukumnya Haris Azhar, mendatangi kantor MUI dan bertemu dengan Asrorun Niam.

"Alhamdulillah dialognya terjadi tadi, pembicaraannya berjalan dengan sangat menyenangkan, penuh dengan tawa juga," tutur Pandji.

Pandji mengaku senang bisa mempunyai kesempatan untuk bertemu dengan MUI.

"Saya senang bisa punya kesempatan untuk bertemu dan menjelaskan, karena itu buat saya yang paling krusial sebagai seniman," tuturnya.

Baca juga: Bicara Singkat, Pandji Pragiwaksono Bersilaturahmi ke Kantor MUI

Selama ini, lanjut Pandji, ia selalu bersedia untuk berdialog dengan siapapun. Terlebih ketika sedang bingung dalam mengambil keputusan.

"Jadi saya tentu akan sangat senang kalau misalnya ketika ada kebingungan, ketidakjelasan atas produk pertunjukan saya, maka langkah pertama yang diambil adalah berdialog," ucap dia.

Sebagai informasi, nama Pandji mulai diperbincangkan setelah rilisnya Mens Rea, pertunjukan stand up comedy Pandji yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, pada 30 Agustus 2025.

Acara tersebut kemudian ditayangkan di Netflix pada 27 Desember 2025.

Usai penayangannya, sejumlah laporan terhadap Pandji masuk ke Polda Metro Jaya.

Salah satunya terkait dugaan penghasutan dan penistaan agama yang dilayangkan pihak yang mengaku dari Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU) dan Aliansi Muda Muhammadiyah pada Rabu (7/1/2026).

Baca juga: Pandji Pragiwaksono Tiba di Kantor MUI Didampingi Haris Azhar

Saat itu, Presidium Angkatan Muda NU Rizki Abdul Rahman Wahid menilai materi komedi Pandji mengandung unsur merendahkan dan memfitnah, sehingga berpotensi menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.

Menurutnya, konten dalam Mens Rea juga menimbulkan keresahan, khususnya di kalangan Angkatan Muda NU dan Aliansi Muda Muhammadiyah.

Tag:  #pandji #pragiwaksono #ketika #saya #bikin #karya #tentu #banyak #penafsiran

KOMENTAR