Inggris Siapkan Rp80 Triliun untuk Perkuat Armada Kapal Indonesia
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. [Dok. Kemenko Perekonomian]
18:55
3 Februari 2026

Inggris Siapkan Rp80 Triliun untuk Perkuat Armada Kapal Indonesia

Baca 10 detik
  • Inggris kucurkan dana jumbo untuk dukung industri perkapalan Indonesia.
  • Target 1.582 kapal nelayan baru dengan desain canggih dari Babcock.
  • Fokus awal pada sektor maritim, energi terbarukan, dan digitalisasi.

Pemerintah Indonesia resmi mempererat sinergi ekonomi dengan Inggris melalui skema Economic Growth Partnership. Salah satu poin krusial dalam kesepakatan ini adalah dukungan pendanaan fantastis sebesar 4 miliar poundsterling (sekitar Rp80 triliun) yang dialokasikan khusus untuk memperkuat industri perkapalan nasional dan memodernisasi armada nelayan domestik.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk mentransformasi sektor maritim Indonesia. "Dengan UK (Inggris) kemarin sudah ditandatangani Economic Growth Partnership," ujar Airlangga di Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Dukungan pendanaan ini tidak hanya sekadar suntikan modal, melainkan diarahkan pada peningkatan kapasitas produksi dan kapabilitas desain kapal di dalam negeri. Inggris, melalui perusahaan pertahanan dan teknologi maritim ternama, Babcock, akan terlibat langsung dalam pengembangan ini.

Babcock dilaporkan telah melakukan pertemuan intensif dengan Presiden RI Prabowo Subianto untuk membahas teknis kerja sama. Perusahaan tersebut akan membantu Indonesia dalam merancang kapal-kapal modern yang sesuai dengan karakteristik perairan Nusantara.

"Mereka memberikan 4 billion poundsterling untuk men-support perkapalan Indonesia. Perusahaan Babcock sudah bertemu Bapak Presiden dan mereka akan membantu mendesain kapal," tambah Airlangga.

Salah satu urgensi dari kemitraan ini adalah pemenuhan kebutuhan armada perikanan. Berdasarkan data pemerintah, Indonesia saat ini membutuhkan sedikitnya 1.582 unit kapal nelayan untuk mengoptimalkan potensi sumber daya laut dan meningkatkan kesejahteraan nelayan lokal.

Kemitraan ini diharapkan dapat menjadi solusi atas keterbatasan teknologi dan pendanaan yang selama ini menghambat modernisasi armada nelayan. Dengan desain kapal yang lebih efisien dan tangguh, kapasitas tangkap nasional diharapkan meningkat signifikan.

Selain sektor perkapalan, Economic Growth Partnership juga mencakup sektor strategis lainnya seperti energi terbarukan, digitalisasi ekonomi dan pendidikan

Airlangga menekankan bahwa kesepakatan yang ada saat ini merupakan fondasi awal. Ke depan, pemerintah berencana untuk meningkatkan status kerja sama ini menjadi perjanjian yang lebih komprehensif (separate agreement). Namun, untuk saat ini, fokus utama adalah memastikan implementasi pendanaan £4 miliar tersebut berjalan tepat sasaran.

"Ini bentuk awal dulu diimplementasikan. Tahap berikutnya nanti kita akan upgrade," pungkasnya. Langkah ini menandai babak baru diplomasi ekonomi Indonesia yang semakin agresif dalam menggandeng mitra global demi memperkuat visi sebagai poros maritim dunia.

Editor: Mohammad Fadil Djailani

Tag:  #inggris #siapkan #rp80 #triliun #untuk #perkuat #armada #kapal #indonesia

KOMENTAR