Transaksi Event Belanja Nasional Tembus Rp 122,28 Triliun, Daya Beli Dinilai Tetap Kuat
Pemerintah mencatatkan transaksi event belanja nasional tembus Rp 122,28 triliun sepanjang akhir 2025 hingga awal 2026.
Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto mengatakan hal ini berasal dari rangkaian program Hari Belanja Online Nasional (HARBOLNAS), Belanja di Indonesia Aja (BINA), dan EPIC Sale yang digelar memanfaatkan momentum libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.
“Kesuksesan HARBOLNAS, BINA, dan EPIC Sale di penghujung tahun 2025 bukan sekadar angka transaksi, melainkan bukti nyata resiliensi konsumsi rumah tangga kita. Capaian yang melampaui target menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat serta peran penting produk lokal dalam rantai pasok nasional,” ujar Haryo di Jakarta, Selasa (13/1/2026).
Hingga 5 Januari 2026, realisasi transaksi dari ketiga program tersebut melampaui target awal Rp 110 triliun. Pemerintah menilai keberhasilan ini menjadi salah satu penopang penting pertumbuhan ekonomi nasional, terutama dari sisi konsumsi rumah tangga.
Secara rinci, program HARBOLNAS yang digelar pada 10-16 Desember 2025 mencatatkan realisasi transaksi sebesar Rp 36,4 triliun, melampaui target Rp 34 triliun.
Dari total tersebut, Rp 16,6 triliun berasal dari penjualan produk lokal. Program ini diselenggarakan melalui kolaborasi dengan Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) dan melibatkan pelaku UMKM serta berbagai platform digital nasional.
Sementara itu, Program BINA yang berkolaborasi dengan Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) serta Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) mencatatkan total transaksi sebesar Rp 119,3 triliun sepanjang 2025.
Khusus untuk BINA Indonesia Great Sale (IGS) Nataru yang berlangsung pada 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, nilai transaksi mencapai Rp 31 triliun, melampaui target Rp 30 triliun.
Di sisi lain, Program Ritel Nasional melalui kemitraan dengan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO) membukukan total transaksi sebesar Rp 240,12 triliun sepanjang 2025.
Capaian tersebut didukung oleh berbagai agenda belanja seperti Friday Mubarak, Holiday Sale, Merdeka Madness, hingga EPIC Sale. Khusus EPIC Sale Nataru 2025 yang digelar sepanjang Desember, kontribusi transaksi mencapai Rp 54,88 triliun, mendekati target Rp 56 triliun.
Haryo menegaskan, pemerintah akan terus memperkuat sinergi dengan dunia usaha dan asosiasi agar event belanja nasional tidak hanya berdampak jangka pendek, tetapi juga memperkuat struktur ekonomi nasional secara berkelanjutan.
Melalui rangkaian event belanja nasional tersebut, pemerintah optimistis konsumsi rumah tangga dapat terus terjaga, sekaligus memperluas akses pasar bagi produk dalam negeri, khususnya UMKM, serta memperkuat ekosistem perdagangan ritel dan digital nasional.
Tag: #transaksi #event #belanja #nasional #tembus #12228 #triliun #daya #beli #dinilai #tetap #kuat