Bank Woori Saudara Dorong Penetrasi Nasabah Ritel lewat Layanan Transfer Online
Bank Woori Saudara menghadirkan promo biaya transfer online Rp 2.900 untuk mendorong transaksi digital nasabah ritel. Program ini berlaku hingga 31 Januari 2026 melalui internet banking, mobile banking, dan ATM.(Freepik/Lifestylememory)
20:08
12 Januari 2026

Bank Woori Saudara Dorong Penetrasi Nasabah Ritel lewat Layanan Transfer Online

– PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk (BWS) memperkuat penetrasi ke segmen nasabah ritel melalui penguatan layanan perbankan digital.

Hal itu dilakukan perusahaan dengan meluncurkan program promosi biaya transfer online yang lebih terjangkau untuk mendorong aktivitas finansial harian masyarakat.

Program bertajuk "Siap Liburan! Transfer Online Lebih Ringan" tersebut memberikan kemudahan biaya transaksi mulai akhir Desember 2025 hingga Sabtu (31/1/2026). Inisiatif ini hadir sebagai jawaban atas meningkatnya kebutuhan layanan perbankan digital yang praktis bagi masyarakat Indonesia.

Dalam program tersebut, BWS menetapkan tarif spesial transfer online sebesar Rp 2.900 per transaksi melalui layanan internet banking, mobile banking, dan ATM Bank Woori Saudara. Skema tarif berlaku bagi seluruh nasabah ataupun karyawan BWS untuk meningkatkan penggunaan kanal digital di tengah masyarakat.

Manajemen BWS memandang bahwa program "Siap Liburan! Transfer Online Lebih Ringan" merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk menghadirkan pengalaman perbankan digital yang relevan dan hemat biaya.

Apalagi, masyarakat saat ini semakin mengandalkan transaksi digital untuk berbagai kebutuhan mulai dari pembayaran hingga pengelolaan dana.

Perusahaan melihat adanya peluang strategis dalam memperluas basis nasabah ritel dengan menghadirkan solusi transaksi yang selaras dengan gaya hidup digital saat ini. Dengan biaya yang kompetitif, bank berharap frekuensi transaksi dan loyalitas nasabah dapat terus meningkat.

Analis Kiwoom Sekuritas Abdul Azis menilai, strategi promosi berbasis biaya masih efektif di tengah persaingan perbankan digital yang semakin ketat. Insentif seperti ini dapat menarik nasabah untuk mencoba layanan digital sekaligus meningkatkan frekuensi transaksi, terutama ketika layanan antarbank kini relatif seragam.

"Segmen yang paling diuntungkan adalah generasi muda, pelaku UMKM, serta nasabah yang mulai beralih ke layanan digital. Kelompok ini memiliki intensitas transaksi tinggi dan cenderung sensitif terhadap efisiensi biaya dalam aktivitas keuangan sehari-hari," ujar Abdul kepada Kompas.com, Jumat (12/1/2026).

Meski begitu, Abdul menegaskan ada tantangan yang perlu diperhatikan perbankan dalam mendorong adopsi digital.

Ia menyebut tantangan tersebut di antaranya rendahnya literasi digital, kekhawatiran soal keamanan, dan kebiasaan masyarakat yang masih cenderung konvensional. Hal ini dinilai penting untuk diatasi melalui edukasi, penyederhanaan antarmuka layanan, serta penguatan sistem keamanan yang stabil.

Merespon hal itu, BWS mengandalkan aplikasi BWS Mobile sebagai kanal utama layanan perbankan digital bagi nasabah individu. Aplikasi ini memungkinkan nasabah melakukan pengecekan saldo, mutasi rekening, hingga pembayaran berbagai tagihan hanya melalui perangkat seluler.

Keberadaan BWS Mobile dipandang memperluas akses layanan perbankan bagi nasabah ritel karena menawarkan fleksibilitas transaksi yang cepat. Penggunaan aplikasi ini juga sejalan dengan tren industri perbankan yang semakin mengedepankan digitalisasi layanan untuk meningkatkan kenyamanan dan efisiensi bagi nasabah.

Program ini sekaligus menjadi momentum bagi BWS untuk memperkuat hubungan dengan nasabah di segmen ritel di tengah persaingan pasar yang ketat.

Bank berkomitmen untuk terus menghadirkan platform digital yang andal guna memenuhi dinamika kebutuhan finansial masyarakat secara berkelanjutan.

Tag:  #bank #woori #saudara #dorong #penetrasi #nasabah #ritel #lewat #layanan #transfer #online

KOMENTAR