Pemerintah Suntik Bulog Rp 39,1 T untuk Serap 4 Juta Ton Beras dan 1 Ton Jagung
- Pemerintah disebut sepakat menyuntik PT Perum Bulog dengan dana pinjaman lunak senilai Rp 39,1 triliun.
Direktur Utama PT Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, suntikan dana tersebut disepakati dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) di Kementerian Koordinator Bidang Pangan.
Uang itu dikucurkan pemerintah sebagai tambahan dana bagi Bulog untuk menyerap 4 juta ton beras yang akan menjadi Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dan 1 juta ton jagung.
“Kesepakatan dari Hasil Rakotas adalah dukungan Rp 39 triliun untuk tambahan dana Bulog untuk pengadaan beras 4 juta ton, dan 1 juta ton jagung itu mendapat dukungan Rp 39,1 triliun,” ujar Rizal saat ditemui di Graha Mandiri, Jakarta, Senin (12/1/2026).
Purnawirawan Jenderal TNI Angkatan Darat (AD) itu mengatakan, suntikan dana Rp 39,1 triliun dikucurkan dengan skema pinjaman Operator Investasi Pemerintah (OIP) dengan bunga rendah.
Rizal menyampaikan terimakasih kepada presiden dan para menteri karena suntikan dana tersebut tidak begitu membebani operasional Bulog.
Adapun bunga OIP hanya sebesar 2 persen. “Kalau menggunakan biaya bunga komersial yang di atas 7 persen, ini agak berat untuk Bulog menghandling tersebut,” tutur Rizal.
Selain suntikan pinjaman, kata Rizal, pemerintah juga berencana menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) atau Peraturan Presiden (Perpres) terkait 100 infrastruktur pasca panen.
Meski demikian, Rizal belum mengetahui nantinya produk hukum itu akan berbentuk Inpres atau Perpres. “Namun nanti sudah disetujui secara legal oleh kementerian dan lembaga sebelumnya untuk pembangunan 100 infrastruktur pasca panen di tahun 2026 ini,” kata Rizal.
Diketahui, pemerintah menargetkan Bulog menyerap 4 juta ton beras sebagai CBP pada 2026.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, menyebut luas lahan tanam pertanian 2026 diperkirakan lebih 500.000 hektar lebih banyak dibanding tahun lalu.
Berangkat dari luasan lahan tanam itu pihaknya memprediksi produksi beras juga akan naik. “Artinya insyaallah produksi tahun ini mudah-mudahan tidak ada bencana, tidak ada halangan lebih besar daripada tahun lalu,” ujar Amran di kantornya, Senin.
Tag: #pemerintah #suntik #bulog #untuk #serap #juta #beras #jagung