Obligasi Tahap II UOB Indonesia Tawarkan Bunga 6,50 Persen
PT Bank UOB Indonesia berencana menerbitkan obligasi berkelanjutan tahap II senilai Rp 500 miliar.
Penerbitan tersebut menjadi bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi IV Bank UOB Indonesia. Target penghimpunan dana program tersebut mencapai Rp 2 triliun.
Prospektus singkat mencatat masa penawaran umum berlangsung pada 6 Januari 2026. Jadwal penjatahan ditetapkan pada 7 Januari 2026.
Obligasi subordinasi tersebut menawarkan tingkat bunga 6,50 persen per tahun. Pembayaran bunga dilakukan setiap tiga bulan.
Perhitungan bunga dimulai sejak tanggal emisi sesuai jadwal pembayaran obligasi subordinasi.
Seluruh dana hasil penawaran umum obligasi subordinasi akan digunakan untuk kebutuhan internal perseroan.
Penggunaan dana difokuskan pada peningkatan penyaluran kredit dan penguatan ketahanan permodalan.
Langkah tersebut ditujukan untuk memenuhi ketentuan POJK Nomor 5 Tahun 2024. Dana yang digunakan merupakan hasil bersih setelah dikurangi biaya emisi.
UOB Indonesia menunjuk BRI Danareksa Sekuritas, Indopremier Sekuritas, dan Kay Hian Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi. Bank Mandiri ditetapkan sebagai wali amanat penerbitan obligasi.
Laporan keuangan per 30 Juni 2025 menunjukkan total liabilitas UOB Indonesia mencapai Rp 147,23 triliun. Nilai efek utang yang telah diterbitkan tercatat sebesar Rp 1,04 triliun.
Artikel ini sudah tayang di Kontan dengan judul UOB Indonesia Bakal Terbitkan Obligasi Senilai Rp 500 Miliar