AI dan Tokenisasi Ubah Peta Persaingan Manajer Aset
Ilustrasi kecerdasan buatan (AI).(SHUTTERSTOCK)
15:04
6 Januari 2026

AI dan Tokenisasi Ubah Peta Persaingan Manajer Aset

– Kecerdasan buatan (AI) dan tokenisasi diproyeksikan menjadi pendorong utama transformasi industri manajemen aset global dalam menghadapi tekanan biaya dan persaingan menuju 2030.

PwC mencatat, setengah dari manajer aset menargetkan konvergensi dengan wealth manager dan perusahaan FinTech sebagai strategi utama untuk mendorong pertumbuhan pendapatan.

Lonjakan Dana Bertokenisasi

Aset kelolaan dana bertokenisasi diproyeksikan melonjak dari 90 miliar dollar AS (Rp 1.485 triliun) pada 2024 menjadi 715 miliar dollar AS (Rp 11.797,5 triliun) pada 2030, dengan tingkat pertumbuhan tahunan majemuk mencapai 41 persen.

Selain itu, AUM pasif juga diproyeksikan tumbuh dengan tingkat pertumbuhan 10 persen per tahun hingga mencapai 70 triliun dollar AS (Rp 1.155 kuadriliun) pada 2030.

Siapa yang Akan Menang?

John Dovaston, PwC Indonesia Advisor, mengatakan pasar privat dan tokenisasi menjadi kekuatan transformatif industri, meski adopsinya masih berada pada tahap awal.

“Perusahaan yang mulai membangun infrastruktur digital dan strategi terintegrasi sejak dini akan menjadi pihak yang mampu menangkap gelombang pertumbuhan berikutnya,” ujarnya, melalui keterangan pers, Selasa (6/1/2026).

Albertha Charles, PwC UK Global Asset & Wealth Management Leader, menambahkan bahwa pemenang di era ini bukanlah perusahaan yang mengumpulkan aset terbanyak.

“Pemenang adalah mereka yang mampu bertransformasi paling cepat dan menerjemahkan inovasi teknologi menjadi nilai bagi investor,” kata Albertha.

Tag:  #tokenisasi #ubah #peta #persaingan #manajer #aset

KOMENTAR