Pelindo Evakuasi Tongkang Usai Insiden Berulang di Jembatan Mahakam Ulu
Tampak Jembatan Mahulu di sungai Mahakam, Samarinda, Kalimantan Timur. (ANTARA/HO-Pelindo Jasa Maritim. )
15:32
4 Januari 2026

Pelindo Evakuasi Tongkang Usai Insiden Berulang di Jembatan Mahakam Ulu

PT Pelabuhan Indonesia Persero Regional 4 Samarinda mengevakuasi tongkang bermuatan batu bara yang menabrak pilar Jembatan Mahakam Ulu, Kalimantan Timur.

Insiden terjadi pada Minggu (4/1/2026) sekitar pukul 01.17 WITA. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan alur pelayaran Sungai Mahakam.

Pelindo Regional 4 Samarinda melalui Subholding Pelindo Jasa Maritim segera menurunkan dukungan operasional setelah menerima laporan kejadian.

“Sejak menerima informasi kejadian, kami langsung berkoordinasi dan menurunkan dukungan operasional yang dibutuhkan demi keselamatan jembatan serta pengguna alur pelayaran,” kata Sekretaris Perusahaan Subholding Pelindo Jasa Maritim Tubagus Patrick di Samarinda, Minggu.

Patrick menegaskan pengerahan armada kapal tunda merupakan prosedur kesiapsiagaan perusahaan saat menghadapi kondisi darurat di perairan. Proses evakuasi tongkang rampung pada pukul 03.50 WITA.

Langkah cepat tersebut diambil menyusul insiden berulang. Dua unit tongkang kembali dilaporkan menyenggol kaki jembatan pada Minggu dini hari. Peristiwa itu juga berdampak langsung pada permukiman warga di sekitar bantaran sungai.

General Manager Pelindo Regional 4 Samarinda Captain Suparman menyampaikan komunikasi intensif langsung dijalin dengan berbagai instansi dan pemangku kepentingan setempat. Koordinasi dilakukan untuk memastikan penanganan berjalan aman dan terkontrol.

Suparman menjelaskan fokus utama penanganan diarahkan pada stabilitas struktur jembatan, pengamanan jalur transportasi Sungai Mahakam, serta pencegahan risiko lanjutan akibat posisi kapal ponton yang tidak terkendali.

Sebagai bagian dari respons darurat atas rangkaian insiden dalam sebulan terakhir, Subholding Pelindo Jasa Maritim menyiagakan kapal tunda. Armada tersebut dioptimalkan untuk menarik dan mengendalikan tongkang bermasalah menuju lokasi labuh yang lebih aman.

Kebutuhan evakuasi dinilai mendesak karena insiden kali ini tidak hanya mengenai jembatan. Tongkang juga menghantam rumah warga di Jalan Cipto Mangunkusumo.

Benturan tersebut menyebabkan dapur rumah milik Ribut Waluyo ambruk dan hanyut terbawa arus sungai bersama seluruh perabotan.

Pamapta I Polresta Samarinda Ipda Rifqhi Sactio membenarkan adanya laporan masyarakat terkait dua tongkang yang menyenggol jembatan. Aparat kepolisian langsung melakukan pengamanan di lokasi kejadian.

Koordinasi antara Pelindo, kepolisian, dan instansi terkait membantu menekan risiko kerugian lebih luas bagi warga Samarinda.

Tag:  #pelindo #evakuasi #tongkang #usai #insiden #berulang #jembatan #mahakam

KOMENTAR