KFC dan Pizza Hut India Sepakat Merger di Tengah Tekanan Industri
Ilustrasi merger KFC dan Pizza Hut. Jaringan restoran cepat saji KFC dan Pizza Hut di India akan digabungkan melalui merger antara Devyani International dan Sapphire Foods. Nilai transaksi konsolidasi ini mencapai sekitar 934 juta dollar AS.()
12:16
3 Januari 2026

KFC dan Pizza Hut India Sepakat Merger di Tengah Tekanan Industri

– Jaringan restoran cepat saji KFC dan Pizza Hut di India akan digabungkan melalui rencana merger antara dua operator waralaba Yum! Brands, yakni Devyani International Limited dan Sapphire Foods India Limited.

Merger KFC dan Pizza Hut tersebut menandai konsolidasi besar di industri quick service restaurant (QSR) India, di tengah tekanan yang masih membayangi sektor restoran cepat saji.

Dikutip dari The Economic Times, Jumat (2/1/2026), Sapphire Foods akan bergabung ke dalam Devyani International dalam transaksi bernilai sekitar 934 juta dollar AS atau sekitar Rp 15,6 triliun.

Dalam skema transaksi, Devyani akan menerbitkan 177 saham baru untuk setiap 100 saham Sapphire Foods. Secara total, sebanyak 568,85 juta saham baru akan diterbitkan, dengan valuasi transaksi sekitar 83,9 miliar rupee berdasarkan harga penutupan saham Devyani.

Selain pertukaran saham, perusahaan afiliasi Devyani, Arctic International, akan mengakuisisi sekitar 18,5 persen saham disetor Sapphire Foods dari para pemegang saham pengendali.

Arctic juga memiliki opsi untuk mengalihkan kepemilikan saham tersebut kepada investor keuangan yang disepakati bersama.

Dalam pernyataan resmi pada Kamis (1/1/2026), perusahaan menyatakan bahwa keputusan merger diambil di tengah perlambatan penjualan di gerai sejenis (same-store sales) serta menyempitnya margin keuntungan, seiring konsumen menahan pengeluaran akibat tingginya biaya hidup.

“Penggabungan ini akan memungkinkan kami mewujudkan skala ekonomi yang signifikan, memanfaatkan platform teknologi terpadu, serta memperkuat kemampuan rantai pasok,” ujar Ketua Non-Eksekutif Devyani International, Ravi Jaipuria.

Merger ini masih menunggu persetujuan dari sejumlah otoritas, termasuk bursa efek, Competition Commission of India (CCI), dan National Company Law Tribunal (NCLT), serta persetujuan pemegang saham dan kreditur.

Proses perizinan diperkirakan memakan waktu sekitar 12 hingga 15 bulan.

Saat ini, Devyani International dan Sapphire Foods mengoperasikan lebih dari 3.000 gerai KFC dan Pizza Hut di India maupun luar negeri.

Setelah merger rampung, Devyani akan mengelola jaringan tersebut di India serta sejumlah pasar internasional, termasuk Thailand, Nigeria, Nepal, dan Sri Lanka.

Selain merger, Devyani juga akan membayar 900 juta rupee kepada Yum! India untuk mengakuisisi 19 gerai KFC di Hyderabad. Perusahaan juga akan membayar biaya lisensi sebesar 3,2 miliar rupee terkait persetujuan merger dan perluasan wilayah operasional.

Pasar merespons positif rencana konsolidasi tersebut. Berdasarkan laporan Reuters, saham Devyani International sempat melonjak hingga 8,3 persen setelah pengumuman merger, sebelum ditutup menguat 2,8 persen.

Sementara itu, saham Sapphire Foods tercatat melemah sekitar 3 persen.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Merger Rp 15,6 Triliun KFC dan Pizza Hut di India, Saham Pengendali Langsung Melonjak

Tag:  #pizza #india #sepakat #merger #tengah #tekanan #industri

KOMENTAR