Menkeu Purbaya Optimistis IHSG Tembus 10.000 Tahun Ini
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa ditemui usai acara Pembukaan Perdagangan BEI 2026, Jakarta, Kamis (2/1/2026). (KOMPAS.com/YOHANA ARTHA ULY)
14:08
2 Januari 2026

Menkeu Purbaya Optimistis IHSG Tembus 10.000 Tahun Ini

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengaku optimistis pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bisa menembus level 10.000 pada tahun ini.

Ia bahkan meminta para pelaku pasar bersiap menghadapi prospek ekonomi Indonesia yang dinilai akan jauh lebih baik di 2026.

"Jadi pelaku pasar siap-siap aja. Tahun ini Rp10.000 itu bukan angka yang mustahil dicapai. Dari pertumbuhan ekonomi yang baik, lebih baik daripada tahun lalu," ujarnya ditemui usai acara pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) 2026, Jumat (2/1/2026).

Purbaya menilai kondisi tersebut didukung oleh kendalinya dalam mengambil kebijakan ekonomi, yang kini telah berjalan penuh selama satu tahun bersama Gubernur Bank Indonesia dan pemangku kepentingan lainnya.

"Kan sekarang satu tahun penuh ini saya udah pegang ekonominya lah sama Gubernur BI dan lain-lain. Kalau kemarin kan kita masih separuh-separuh, cuma seperempat malah. Harusnya dengan kebijakan yang lebih sinkron kita dengan Bank Sentral, dengan yang lain-lain, ekonomi kita bisa tumbuh lebih cepat," paparnya.

Menurut mantan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) ini, pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat akan berdampak langsung pada peningkatan kinerja dan keuntungan perusahaan, khususnya emiten yang tercatat di pasar modal Indonesia.

Oleh karena itu, dia mengimbau para investor untuk lebih jeli dalam menangkap peluang investasi sepanjang tahun ini.

"Itu akan melandasi pertumbuhan keuntungan perusahaan juga. Jadi kalau investor-investor yang jeli, jangan sampai ketinggalan," kata dia.

Optimisme serupa juga disampaikan Direktur Utama BEI, Iman Rachman. Ia manargetkan ada 555 pencatatan efek sepanjang 2026, termasuk di dalamnya 50 saham baru yang diharapkan dapat memperdalam pasar dan meningkatkan likuiditas.

Seiring dengan itu, BEI juga menargetkan penambahan sebanyak 2 juta investor baru di sepanjang 2026.

"BEI mengasumsikan nilai rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) pada 2026 sebesar Rp 15 triliun," ujar Iman saat pembukaan perdagangan bursa tahun 2026, Jumat (2/1/2025).

Menurutnya, BEI telah menyiapkan peta jalan pengembangan bursa melalui Master Plan BEI 2026-2030, yang dirancang untuk menjaga momentum pertumbuhan sekaligus mendorong daya saing pasar modal Indonesia di tingkat global.

Melalui strategi tersebut, dia berharap Indonesia mampu masuk ke jajaran top 10 bursa dunia, yang memberikan manfaat optimal bagi investor, emiten, dan perekonomian nasional.

"Harapannya Indonesia dapat masuk ke jajaran top 10 bursa dunia berdasarkan kapitalisasi pasar atau nilai transaksi, sekaligus memberikan manfaat optimal bagi investor, emiten, dan perekonomian nasional," ucap dia.

Tag:  #menkeu #purbaya #optimistis #ihsg #tembus #10000 #tahun

KOMENTAR