Kontribusi Pasar Saham ke PDB 72 Persen, Bos OJK: Masih di Bawah India, Thailand, Malaysia
Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar saat membuka perdagangan BEI 2026 di Main Hall BEI, Jakarta, Jumat (2/1/2026).(KOMPAS.com/ISNA RIFKA SRI RAHAYU)
13:04
2 Januari 2026

Kontribusi Pasar Saham ke PDB 72 Persen, Bos OJK: Masih di Bawah India, Thailand, Malaysia

- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan kontribusi pasar saham ke produk domestik bruto (PDB) naik signifikan pada 2025, namun masih lebih rendah dibandingkan negara Asia lainnya.

Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar mengatakan, pasar saham berkontribusi sekitar 72 persen ke PDB Indonesia pada 2025.

Angka pertumbuhan ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang tumbuh 56 persen.

Namun, kontribusi pasar saham tersebut masih kalah jika dibandingkan negara-negara Asia lainnya, seperti India kontribusinya mencapai 140 persen terhadap PDB negaranya, Thailand sebesar 101 persen dari PDB, dan Malaysia sebesar 97 persen dari PDB.

"Kontribusi pasar saham terhadap PDB yang memang naik sangat signifikan. Sekalipun demikian, angka itu masih berada di bawah negara-negara di kawasan kita," ujarnya saat membuka perdagangan BEI 2026 di Main Hall BEI, Jakarta, Jumat (2/1/2026).

Mahendra menambahkan, dengan kontribusi yang masih rendah maka peluang untuk meningkatkan kinerja pasar saham Indonesia masih terbuka luas.

Salah satunya dengan memperkuat perlindungan investor saham, terutama investor ritel dari praktik transaksi tidak wajar, praktik 'goreng-menggoreng' saham, maupun praktik manipulasi saham lainnya.

Hal ini untuk meningkatkan kepercayaan investor.

Penguatan literasi dan edukasi bagi investor juga diperlukan agar investor bertransaksi di pasar saham hanya mengejar keuntungan harian tetapi untuk sumber investasi jangka menengah dan panjang.

Mengingat sekitar 70 persen investor ritel di pasar saham Indonesia masih berusia muda.

"Hal-hal itu menunjukkan bahwa untuk merealisasikan ruang dan potensi pertumbuhan pasar modal yang masih sangat besar dan terus memerlukan perbaikan ekosistem termasuk aspek integritas pasar yang menjadi landasan utama terciptanya a well-functioning and efficient capital market," tuturnya.

Tag:  #kontribusi #pasar #saham #persen #masih #bawah #india #thailand #malaysia

KOMENTAR