Purbaya Akui Suntikan Dana SAL Rp 276 Triliun ke Bank Belum Optimal ke Ekonomi
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat konferensi pers di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Rabu (31/12/2025). [Suara.com/Dicky Prastya]
12:58
1 Januari 2026

Purbaya Akui Suntikan Dana SAL Rp 276 Triliun ke Bank Belum Optimal ke Ekonomi

Baca 10 detik
  • Menteri Keuangan Purbaya menyatakan penempatan dana SAL Rp 276 triliun di perbankan belum optimal dorong pertumbuhan ekonomi.
  • Ketidakoptimalan terjadi karena kebijakan Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia (BI) masih belum sinkron secara efektif.
  • Purbaya optimistis ekonomi akan tumbuh lebih cepat ke depan melalui penyelarasan kebijakan antara kedua lembaga tersebut.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan kalau kebijakan penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) Rp 276 triliun ke perbankan belum optimal menggenjot pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Dampak kebijakan injeksi uang yang kita taruh di sistem perbankan, itu enggak seoptimal yang saya duga," kata Purbaya saat konferensi pers di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Rabu (31/12/2025).

Ia beralasan kalau penempatan dana SAL Rp 200 triliun dan Rp 76 triliun itu belum efektif lantaran kebijakan Kemenkeu dengan Bank Indonesia (BI) masih belum sinkron.

Namun dia optimistis kalau pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun depan bisa melaju lebih cepat dengan menyelaraskan kebijakan dua lembaga tersebut.

"Jadi satu bulan terakhir sudah amat baik. Yang penting adalah ke depan dengan kebijakan yang semakin sinkron antara kami dengan Bank Sentral, ekonomi kita akan tumbuh lebih baik dari sekarang," imbuhnya.

Lebih lanjut Purbaya mengakui kalau pertumbuhan ekonomi Indonesia selama sembilan bulan pertama melambat dengan signifikan. Namun ia mengklaim hal itu perlahan mulai diperbaiki dan terbukti di kuartal empat (Q4) 2025.

"2025 ekonomi di awal tahun sampai mungkin bulan sembilan melambat dengan amat signifikan. Tapi dengan perubahan kebijakan dari kami yang kemudian dibantu oleh Bank Sentral hari ini, ekonomi kita berhasil recover dengan cukup baik, terutama yang triwulan keempat," pungkasnya.

Diketahui Menkeu Purbaya menempatkan dana SAL Rp 200 triliun ke Himpunan Bank Negara (Himbara) meliputi BRI, BNI, Bank Mandiri, BTN, dan BSI. Ia lalu menambahkan Rp 76 triliun lagi ke Bank Mandiri, BRI, BNI, dan Bank Jakarta.

Editor: Dicky Prastya

Tag:  #purbaya #akui #suntikan #dana #triliun #bank #belum #optimal #ekonomi

KOMENTAR