Wall Street Ditutup Melemah Jelang Pergantian Tahun
Ilustrasi Wall Street.()
07:52
31 Desember 2025

Wall Street Ditutup Melemah Jelang Pergantian Tahun

- Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Selasa (30/12/2025) waktu setempat.

Mengutip Reuters, Rabu (31/12/2025), S&P 500 turun 9,50 poin atau 0,14 persen ke level 6.896,24.

Nasdaq Composite melemah 55,27 poin atau 0,23 persen menjadi 23.419,08.

Adapun Dow Jones Industrial Average turun 94,87 poin atau 0,20 persen ke posisi 48.367,06.

Indeks S&P 500 dan Nasdaq Composite bergerak di zona merah di tengah perdagangan yang berfluktuasi.

Penguatan saham sektor jasa komunikasi tertahan oleh tekanan dari sektor teknologi dan keuangan.

Pelemahan saham keuangan juga turut menekan pergerakan Dow Jones.

Meski terkoreksi secara harian, S&P 500 dan Dow Jones masih berada di jalur kenaikan untuk delapan bulan berturut-turut, yang merupakan rentang terpanjang sejak 2017.

Sebagian investor juga mencermati peluang Santa Claus rally, yakni kecenderungan penguatan pasar pada lima hari perdagangan terakhir tahun berjalan dan dua hari pertama Januari.

Saham sektor jasa komunikasi menjadi salah satu penopang utama S&P 500, dipimpin penguatan Meta Platforms sebesar 1,1 persen.

Kenaikan ini terjadi setelah Meta mengumumkan rencana mengakuisisi startup kecerdasan buatan (AI) Manus yang didirikan di China, sebagai bagian dari upaya mempercepat integrasi AI di berbagai platformnya, termasuk Facebook dan Instagram.

Di sisi lain, saham sektor teknologi justru berakhir melemah. Apple turun 0,3 persen dan Nvidia melemah 0,4 persen. Sementara itu, Microsoft naik tipis.

Penyesuaian portofolio

Sehari sebelumnya, saham-saham berkapitalisasi besar ini menghentikan reli enam sesi berturut-turut, yang terpanjang sejak September, setelah pekan lalu mendorong S&P 500 mencetak rekor tertinggi sepanjang masa.

Kepala Strategi Pasar Nationwide, Mark Hackett, menilai pergerakan tersebut mencerminkan proses penyesuaian portofolio investor.

“Laju pertumbuhan sektor teknologi dan sektor lainnya akan semakin mendekat tahun depan, sementara kesenjangan valuasinya masih lebar. Karena itu, reposisi menjadi hal yang wajar,” ujarnya.

Ia menegaskan, kondisi ini lebih merupakan penyeimbangan alokasi yang sehat ketimbang aksi jual emosional.

Perdagangan juga berlangsung relatif sepi karena berada dalam pekan yang dipersingkat libur akhir tahun.

Menurut analis, volume yang tipis berpotensi meningkatkan volatilitas pasar.

Dari sektor keuangan, penurunan saham Goldman Sachs dan American Express turut membebani Dow Jones.

Saham Citigroup melemah 0,8 persen sehari setelah perusahaan mengumumkan persetujuan dewan direksi atas penjualan unit bisnisnya di Rusia, AO Citibank, kepada Renaissance Capital.

Transaksi tersebut diperkirakan menimbulkan kerugian sebelum pajak sekitar 1,2 miliar dollar AS, terutama akibat selisih kurs.

“Kami percaya investor akan melihat ini sebagai item non-inti dan lebih fokus pada semakin dekatnya penyelesaian isu-isu lama, yang menjadi sentimen positif bagi transformasi Citi,” tulis analis Piper Sandler, R. Scott Siefers.

Dari sisi kebijakan moneter, Federal Reserve (The Fed) pada pertemuan Desember sepakat memangkas suku bunga setelah perdebatan mendalam mengenai risiko ekonomi AS.

Bank sentral dijadwalkan kembali menggelar rapat pada 27-28 Januari, dengan ekspektasi pasar suku bunga acuan akan dipertahankan.

Sepanjang tahun ini, S&P 500 telah menguat sekitar 17 persen, ditopang euforia pemanfaatan kecerdasan buatan (AI). Kinerja tersebut membuat indeks acuan AS unggul tipis dibandingkan pasar saham Eropa, meski sempat tertekan aksi jual pada April lalu.

Dari sisi geopolitik, Rusia menyatakan akan memperkeras posisi negosiasinya setelah menuduh Kyiv menyerang kediaman presiden Rusia.

Meredupnya harapan kesepakatan damai menopang harga minyak dan mendorong sektor energi S&P 500 naik 0,8 persen, menjadi salah satu sektor dengan kinerja terbaik pada hari itu.

Di New York Stock Exchange, jumlah saham yang melemah sedikit lebih banyak dibandingkan yang menguat.

Volume perdagangan di bursa AS tercatat 12,63 miliar saham, lebih rendah dibandingkan rata-rata 16,03 miliar saham dalam 20 hari perdagangan terakhir.

Tag:  #wall #street #ditutup #melemah #jelang #pergantian #tahun

KOMENTAR