Bulog Pastikan Stok dan Harga Pangan Terkendali Jelang Libur Nataru
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani. KOMPAS.com- Suparjo Ramalan (KOMPAS.com/Suparjo Ramalan )
00:16
25 Desember 2025

Bulog Pastikan Stok dan Harga Pangan Terkendali Jelang Libur Nataru

- Perum Bulog memastikan stok dan harga pangan pokok dalam kondisi terkendali menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Hal ini dipastikan setelah Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani, Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) I Gusti Ketut Astawa, Deputi Bidang Koordinasi Tataniaga dan Distribusi Pangan Kemenko Pangan Tatang Yuliono, serta tim Satgas Pangan mengunjungi Pasar Rawamangun, Pasar Induk Beras Cipinang, dan ritel modern di kawasan Cempaka Putih pada Rabu (24/12/2025).

Dalam kegiatan tersebut, rombongan memantau harga sejumlah komoditas pangan pokok seperti beras, minyak goreng, hingga telur ayam ras.

Selain itu, dialog juga dilakukan dengan para pedagang untuk mengetahui kondisi pasokan dan kendala distribusi menjelang libur Nataru.

Ahmad Rizal mengatakan, hasil pemantauan menunjukkan harga komoditas pangan relatif stabil dan berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET), terutama untuk komoditas beras.

HET beras medium ditetapkan sebesar Rp 13.500 per kilogram dan beras premium Rp 14.900 per kg. Namun di lapangan, harga rata-rata beras medium dijual di bawah Rp 13.000 per kg dan beras premium dijual di bawah Rp 14.000 per kg.

Selain itu, beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang disalurkan Bulog juga telah dijual sesuai ketentuan Bapanas sebesar Rp 12.500 per kg.

"Monitoring ini kami lakukan untuk memastikan masyarakat mendapatkan pangan dengan harga yang wajar dan sesuai ketentuan pemerintah, terutama menjelang momentum besar seperti Natal," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu.

Kendati demikian, kata Ahmad, masih ditemukan beberapa komoditas oangan yang dijual sedikit di atas HET, di antaranya minyak goreng rakyat Minyakita dan telur ayam ras. Temuan tersebut akan ditindaklanjuti oleh Satgas Pangan sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, I Gusti Ketut Astawa mengatakan, secara umum pasokan cabai dalam kondisi melimpah. Namun, faktor cuaca hujan memengaruhi proses panen dan distribusi ke pasar.

"Produksi cabai sangat banyak, tetapi kondisi hujan memang mengganggu. Kemarin Pak Mentan sudah mendorong hampir 40 ton cabai dari Bener Meriah, Aceh, ke Jakarta. Dampaknya sudah terlihat, harga cabai mulai turun," kata Ketut.

Melalui pemantauan langsung ini, Bulog bersama kementerian dan lembaga terkait menegaskan komitmen untuk menjaga stabilitas stok dan harga pangan agar masyarakat dapat menyambut Nataru dengan aman dan tenang.

Tag:  #bulog #pastikan #stok #harga #pangan #terkendali #jelang #libur #nataru

KOMENTAR