QRIS Jadi Metode Pembayaran Favorit, Pertumbuhan Jumlah Penggunanya Alami Peningkatan, Termasuk di Jatim
Pengguna QRIS meningkat di Provinsi Jawa Timur. (Xendit)
18:27
6 Februari 2024

QRIS Jadi Metode Pembayaran Favorit, Pertumbuhan Jumlah Penggunanya Alami Peningkatan, Termasuk di Jatim

Pembayaran menggunakan QRIS (Quick Response Indonesia Standard) saat ini kian diminati oleh masyarakat Indonesia, terutama di kota-kota besar. Layanan QRIS memang sangat memudahkan transaksi digital contactless atau non-tunai.

Di Jawa Timur misalnya masyarakat yang menggunakan layanan ini mengalami peningkatan dan terus bertambah, menurut Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jawa Timur Doddy Zulverdi.

Tercatat hingga Desember 2023 pengguna QRIS di provinsi ini telah mencapai 6,29 juta pengguna. Jumlah tersebut mengalami peningkatan 54,59 persen dibanding pada tahun 2022 lalu.

Sedangkan untuk nominal transaksi, BI Jatim mengungkap bahwa hingga Desember 2023 transaksi itu telah menembus angka Rp 2,36 triliun.

Secara volume, transaksi QRIS di provinsi Jatim pada Desember 2023 sebanyak 19,56 juta transaksi. Angka tersebut meningkat 91,59 persen dari tahun 2022.

“Peningkatan transaksi secara tahunan menggambarkan peningkatan akseptansi QRIS di masyarakat,” ungkap Doddy, Senin (5/2).

Ia menyebut jika sepanjang tahun 2023 tercatat ada 2,22 juta pengguna baru. Hal itu berarti bahwa penggunaan layanan QRIS di Jawa Timur telah mencapai target yakni 2,1 juta pengguna atau mencapai 105,3 persen.

Adapun jumlah pedagang yang menggunakan QRIS di Jawa Timur pada tahun 2023 telah mencapai 3,45 juta atau meningkat sebesar 31,37 persen dibandingkan tahun 2022.

“Menurut data, pada tahun 2022, pedagang yang menggunakan QRIS di Jawa Timur masih 2,37 juta pengguna. Sehingga ada peningkatan yakni 1,08 juta pengguna,” katanya, seperti yang dilansir dari Jawa Pos Group Radar Surabaya.

Sementara itu, jumlah merchant QRIS di Jatim pada periode Desember 2023 telah mencatat sekitar 3,45 juta atau meningkat 31,37 persen dibanding Desember tahun 2022.

Menurut laporan, merchant QRIS tersebut didominasi oleh merchant Usaha Mikro dengan proporsi 64,39 persen dari total merchant.

Menanggapi hal tersebut, BI Jatim terus berupaya aktif  melalui berbagai program inovatif dan secara konsisten untuk terus mengakselerasi, ekstensifikasi, dan implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).

Doddy mengungkap bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam mewujudkan ekosistem Ekonomi dan Keuangan Digital yang inklusif dan efisien yang berkontribusi pada kebangkitan ekonomi nasional Indonesia.

Tak lupa, Ia mengingatkan jika seluruh aplikasi pembayaran dari penyelenggara manapun, baik bank atau non-bank, dapat digunakan di seluruh pedagang berlogo QRIS.

Selain itu, transaksi QRIS juga bisa menggunakan sumber dana berupa simpanan atau instrumen pembayaran berupa kartu debet, kartu kredit dan uang elektronik.

Editor: Nicolaus Ade

Tag:  #qris #jadi #metode #pembayaran #favorit #pertumbuhan #jumlah #penggunanya #alami #peningkatan #termasuk #jatim

KOMENTAR