Air Terjun Niagara Membeku, Wisatawan Justru Berdatangan
Air Terjun Niagara yang sebagian membeku di Niagara Falls, Ontario, Kanada, 31 Januari 2026. (Carlos Osorio/REUTERS)
11:14
4 Februari 2026

Air Terjun Niagara Membeku, Wisatawan Justru Berdatangan

Air Terjun Niagara kembali menjadi sorotan dunia setelah fenomena membeku sebagian yang terjadi sejak akhir Januari 2026 viral di media sosial.

Foto dan video yang menampilkan dinding es raksasa, pepohonan berlapis kristal, serta kabut air yang membeku menyebar luas dan memicu rasa penasaran wisatawan dari berbagai negara.

Viral di media sosial, pemandangan bak pahatan es

Melansir Reuters, Fenomena ini dipicu oleh gelombang udara dingin ekstrem yang melanda kawasan perbatasan Kanada dan Amerika Serikat. Suhu yang turun jauh di bawah titik beku membuat percikan air dan kabut dari derasnya aliran Niagara membeku saat menyentuh tebing, bebatuan, dan area di sekitarnya.

Baca juga: Geser Bali, Phu Quoc Vietnam Siap Jadi Tren Wisata Dunia 2026

Meski terlihat seolah berhenti mengalir, aliran utama Air Terjun Niagara tetap berjalan di balik lapisan es. Yang membeku adalah bagian tepi air terjun, kabut air, serta permukaan yang terpapar langsung udara dingin.

Keindahan yang tidak biasa ini dengan cepat menjadi viral. Media sosial dipenuhi unggahan panorama Niagara yang tampak seperti pahatan es raksasa, dengan warna putih dan biru pucat mendominasi lanskap.

Banyak warganet mengira air terjun tersebut membeku total. Padahal, fenomena ini lebih merupakan ilusi visual akibat lapisan es tebal yang menutupi bagian luar aliran air.

Wisatawan tetap datang meski suhu ekstrem

Air Terjun Niagara hampir tidak mungkin membeku sepenuhnya karena volume airnya yang sangat besar dan terus mengalir. Dalam kondisi cuaca ekstrem, yang terjadi biasanya adalah pembekuan sebagian di area tepi dan kabut air.

Baca juga: Pulau Rinca Dibuka Lagi usai Tutup Sebulan karena Cuaca Buruk, Speedboat Diizinkan Berlayar

Dalam catatan sejarah, Niagara pernah hampir membeku total pada abad ke-19 akibat penumpukan es di Sungai Niagara. Namun peristiwa seperti itu sangat jarang terjadi.

Viralnya kondisi ini turut berdampak pada meningkatnya kunjungan wisatawan. Dek observasi di sekitar air terjun tetap ramai, meski suhu berada jauh di bawah titik beku.

Pengunjung datang dengan perlengkapan musim dingin lengkap untuk mengabadikan momen langka tersebut. Otoritas setempat tetap mengimbau wisatawan berhati-hati karena permukaan licin dan cuaca ekstrem dapat membahayakan keselamatan.

Melansir Travel + Leisure Asia, fenomena Air Terjun Niagara yang membeku sebagian kerap menjadi daya tarik tersendiri pada musim dingin ekstrem. Selain keindahannya, kondisi ini menjadi pengingat kuat tentang bagaimana alam dapat mengubah wajah ikon wisata dunia dalam waktu singkat.

Hingga Rabu (4/2/2026), formasi es masih terlihat jelas di berbagai sisi Niagara Falls. Selama suhu dingin bertahan, fenomena ini diperkirakan masih dapat disaksikan sebelum perlahan menghilang seiring naiknya suhu.

Tag:  #terjun #niagara #membeku #wisatawan #justru #berdatangan

KOMENTAR