POV Menjelajahi Kota Tua Jakarta, Lokasi Syuting Lisa BLACKPINK
Potret Museum Fatahillah.(Dok. Shutterstock/Cynthia Djuardi)
15:07
29 Januari 2026

POV Menjelajahi Kota Tua Jakarta, Lokasi Syuting Lisa BLACKPINK

- Kawasan Kota Tua Jakarta kembali menjadi perhatian publik. Selain dikenal sebagai destinasi wisata sejarah, area ini juga menjadi lokasi syuting film internasional yang dibintangi Lisa BLACKPINK.

Kehadiran produksi film berskala global tersebut menghadirkan suasana berbeda di kawasan bersejarah yang kerap menjadi tujuan wisata akhir pekan.

Meski sejumlah ruas jalan mengalami pengaturan lalu lintas, aktivitas wisata di Kota Tua tetap berjalan dan dapat dinikmati pengunjung.

Baca juga: Kota Tua Jakarta Jadi Lokasi Syuting Film Lisa Blackpink, Ditutup Hari Ini

Menyusuri Bangunan Bersejarah Kota Tua

Berjalan kaki menyusuri kawasan Kota Tua menjadi aktivitas utama yang banyak dipilih wisatawan. Deretan bangunan peninggalan era Batavia menghadirkan suasana khas Jakarta lama, dengan detail arsitektur kolonial yang masih terjaga.

Ruang terbuka di sekitar Taman Fatahillah juga kerap dimanfaatkan pengunjung untuk bersantai sambil menikmati dinamika kawasan yang terus bergerak.

Bersepeda Ontel Bernuansa Tempo Dulu

Pengunjung yang berkeliling dengan sepeda ontel di depan bangunan Museum Fatahillah, Jakarta, Selasa (25/4/2023). Ratusan sepeda ontel yang sudah dimodifikasi dengan cat warna-warni itu disewa banyak disewa oleh para pengunjung.KOMPAS.com/JOY ANDRE T. Pengunjung yang berkeliling dengan sepeda ontel di depan bangunan Museum Fatahillah, Jakarta, Selasa (25/4/2023). Ratusan sepeda ontel yang sudah dimodifikasi dengan cat warna-warni itu disewa banyak disewa oleh para pengunjung.

Bersepeda ontel menjadi aktivitas ikonik Kota Tua. Sepeda klasik yang disewakan di sekitar alun-alun memungkinkan wisatawan berkeliling kawasan sambil merasakan atmosfer tempo dulu.

Aktivitas ini juga populer sebagai latar foto, terutama dengan latar bangunan tua dan kostum khas yang tersedia di sekitar lokasi.

Baca juga: Itinerary Seharian di Kota Tua untuk Hunting Foto Estetik

Menikmati Pertunjukan Seni Jalanan

Kota Tua dikenal sebagai ruang publik yang hidup. Pengunjung dapat menjumpai musisi jalanan, seniman lukis, hingga komunitas seni yang memanfaatkan ruang terbuka sebagai tempat berekspresi.

Kehadiran seni jalanan ini menambah pengalaman wisata yang lebih interaktif, terutama bagi pengunjung yang datang bersama keluarga.

Berburu Foto 

Stasiun Jakarta Kota, stasiun terdekat dari Museum FatahillahDOK. KOMPAS.COM/ SUCI WULANDARI PUTRI CHANIAGO Stasiun Jakarta Kota, stasiun terdekat dari Museum FatahillahBagi pencinta fotografi dan konten kreatif, Kota Tua menawarkan banyak sudut menarik. Bangunan bersejarah, aktivitas wisatawan, hingga suasana syuting film internasional menjadi latar visual yang unik.

Pengunjung tetap diimbau mengikuti pembatasan area selama proses syuting berlangsung agar aktivitas wisata tetap tertib.

Baca juga: 5 Museum di Kota Tua Jakarta, Catat Jam Buka dan Harga Tiketnya

Mengunjungi Museum-Museum Ikonik

Ruang khusus kasir untuk nasabah Tionghoa pada era kolonial Belanda di Museum Bank Mandiri, Jakarta, Rabu (27/8/2025). Kompas.com/ Suci Wulandari Putri Ruang khusus kasir untuk nasabah Tionghoa pada era kolonial Belanda di Museum Bank Mandiri, Jakarta, Rabu (27/8/2025).

Museum tetap menjadi magnet utama Kota Tua.

Museum Fatahillah, Museum Wayang, Museum Bank Indonesia, dan Museum Bank Mandiri menawarkan pengalaman edukatif yang memperkaya pemahaman sejarah Jakarta.

Kunjungan museum sering dikombinasikan dengan aktivitas luar ruang, menjadikan wisata Kota Tua terasa lebih lengkap.

Menjelajahi Kuliner Khas Betawi dan Legendaris
Wisata ke Kota Tua belum lengkap tanpa mencicipi kulinernya.

Selain kerak telor yang mudah ditemui di sekitar Taman Fatahillah, kawasan ini juga dikelilingi restoran legendaris yang telah lama menjadi rujukan wisata kuliner.

Baca juga: 12 Tempat Wisata di Kota Tua Jakarta yang Wajib Dikunjungi, Rasakan Nostalgia Sejarah

Beberapa di antaranya adalah Café Batavia, yang dikenal dengan suasana kolonial dan menu klasik; Soto Betawi H. Ma’ruf di kawasan Taman Sari yang kerap diburu pencinta kuliner Betawi. 

Untuk camilan dan minuman tradisional, pengunjung juga dapat menemukan es podeng, es selendang mayang, hingga jajanan pasar yang dijajakan di sekitar kawasan wisata.

Kota Tua sebagai Ruang Sejarah yang Aktif

Halaman belakang kawasan Museum Fatahillah.DOK. KOMPAS.COM/ SUCI WULANDARI PUTRI CHANIAGO Halaman belakang kawasan Museum Fatahillah.Kehadiran syuting film internasional yang dibintangi Lisa BLACKPINK menunjukkan bahwa Kota Tua Jakarta tidak hanya menjadi simbol masa lalu, tetapi juga ruang sejarah yang tetap relevan dan aktif.

Perpaduan wisata sejarah, aktivitas publik, seni, kuliner, dan momentum budaya pop global menjadikan Kota Tua sebagai kawasan yang terus hidup di tengah perubahan zaman.

Tag:  #menjelajahi #kota #jakarta #lokasi #syuting #lisa #blackpink

KOMENTAR