Pesawat Medan–Penang Ramai Awal Tahun? Ini 9 Waktu Penerbangan yang Relatif Sepi
- Penerbangan internasional dari Medan ke Penang, Malaysia, hampir selalu jadi primadona bagi warga Sumatra Utara, Aceh, hingga Riau. Jarak yang dekat, waktu terbang singkat, serta harga tiket yang relatif murah membuat rute ini ramai peminat, terutama di awal tahun.
Namun, ramainya penerbangan Medan–Penang bukan berarti tidak ada celah untuk bepergian dengan lebih tenang. Bagi calon penumpang yang ingin menghindari antrean panjang di bandara, kabin penuh, atau harga tiket melonjak, memilih waktu terbang yang tepat menjadi kunci utama.
Kabar baiknya, meski termasuk rute sibuk, Medan–Penang tetap memiliki sejumlah waktu 'low season' yang relatif lebih sepi. Berikut panduan 9 waktu paling lengang untuk terbang dari Medan ke Penang, cocok bagi kamu yang mengutamakan kenyamanan dan efisiensi perjalanan.
Awal Tahun Memang Ramai, tapi Tidak Merata
Periode Januari hingga Februari kerap dianggap sebagai waktu sibuk perjalanan internasional. Banyak orang memanfaatkan sisa libur awal tahun, liburan keluarga, hingga agenda berobat ke luar negeri.
Penang menjadi salah satu tujuan favorit karena durasi terbang dari Bandara Kualanamu hanya sekitar 50 menit. Namun, kepadatan penumpang tidak terjadi setiap hari dan setiap jam. Dalam satu bulan yang sama, bisa terdapat perbedaan signifikan antara penerbangan yang penuh sesak dan penerbangan yang relatif lengang.
1. Pertengahan Januari setelah Libur Tahun Baru
Puncak keramaian biasanya terjadi di minggu pertama Januari. Setelah itu, mulai tanggal 8 hingga 15 Januari, jumlah penumpang cenderung menurun.
Pada periode ini, aktivitas kerja sudah kembali normal, sekolah sudah masuk, dan minat liburan menurun drastis.
Banyak penerbangan Medan–Penang di rentang ini terisi tidak penuh, sehingga suasana di bandara dan di kabin pesawat terasa lebih nyaman.
2. Hari Selasa dan Rabu Paling Minim Penumpang
Dalam seminggu, hari keberangkatan sangat memengaruhi tingkat kepadatan. Untuk rute Medan–Penang, Selasa dan Rabu dikenal sebagai hari paling sepi.
Mayoritas traveler memilih Jumat hingga Minggu, baik untuk liburan singkat maupun urusan keluarga. Sementara itu, penerbangan di pertengahan pekan sering diisi oleh penumpang dengan kebutuhan khusus seperti bisnis atau medis.
3. Penerbangan Siang Hari Lebih Lengang
Jika ingin menghindari kabin penuh, penerbangan siang hari bisa menjadi pilihan. Dibandingkan jadwal sore dan malam, jam terbang sekitar pukul 13.00 - 14.00 WIB cenderung lebih sepi.
Banyak penumpang lebih menyukai jadwal sore karena dianggap lebih fleksibel. Akibatnya, penerbangan siang sering kali tidak terisi maksimal, memberi ruang lebih lega bagi penumpang.
4. Awal Februari di Luar Akhir Pekan Panjang
Awal Februari, khususnya di luar periode libur panjang atau perayaan tertentu, termasuk waktu yang relatif tenang untuk bepergian ke Penang.
Cuaca yang masih stabil dan tidak adanya agenda libur nasional besar membuat minat perjalanan menurun. Ini menjadi momen ideal bagi traveler yang ingin perjalanan lebih santai.
5. Setelah Musim Berobat Puncak
Awal tahun sering dimanfaatkan warga Sumatra untuk berobat atau medical check-up di Penang. Namun, lonjakan ini biasanya hanya berlangsung singkat.
Memasuki minggu ketiga Januari hingga awal Februari, jumlah pasien dari Indonesia mulai berkurang. Pada fase ini, penerbangan Medan–Penang kembali terasa lebih longgar.
6. Di Luar Musim Libur Sekolah Malaysia
Libur sekolah di Malaysia juga berdampak pada kepadatan penerbangan. Saat kalender akademik Malaysia memasuki masa aktif, arus wisatawan domestik menurun. Terbang pada periode sekolah aktif di Malaysia membuat bandara Penang lebih lengang, baik saat kedatangan maupun keberangkatan.
7. Penerbangan dengan Jam Tiba Malam
Penerbangan yang tiba di Penang pada malam hari cenderung kurang diminati, terutama oleh wisatawan keluarga. Meski demikian, bagi traveler berpengalaman, jam tiba malam justru menguntungkan. Proses imigrasi lebih cepat, bagasi lebih lancar, dan jalanan menuju pusat kota relatif lengang.
8. Minggu Ketiga Bulan Berjalan
Dalam satu bulan, minggu ketiga sering disebut sebagai 'zona tenang' perjalanan. Gaji bulanan biasanya sudah mulai menipis, sementara belum ada agenda liburan besar. Kondisi ini berlaku juga untuk rute Medan–Penang.
Penumpang lebih sedikit, suasana bandara lebih santai, dan pengalaman terbang terasa lebih nyaman.
9. Setelah Promo Besar Maskapai Berakhir
Saat maskapai membuka promo besar, lonjakan penumpang biasanya terjadi dalam beberapa hari pertama. Setelah periode promo berlalu, antusiasme mulai menurun.
Terbang beberapa hari setelah promo berakhir sering kali menjadi waktu ideal: harga masih kompetitif, tetapi jumlah penumpang sudah jauh berkurang.
Keuntungan Terbang di Waktu Sepi
Memilih waktu terbang yang tepat bukan hanya soal kenyamanan. Ada banyak keuntungan lain yang bisa dirasakan, antara lain, proses check-in dan imigrasi lebih cepat, kabin pesawat terasa lebih lega, peluang mendapat kursi kosong di sebelah lebih besar dan pengalaman perjalanan lebih tenang dan efisien.
Bagi traveler yang tidak terikat jadwal libur, strategi ini bisa membuat perjalanan ke Penang terasa jauh lebih menyenangkan.
Penang Tetap Favorit, Tinggal Pintar Pilih Waktu
Meski awal tahun identik dengan lonjakan perjalanan, rute Medan–Penang tetap menyimpan banyak celah waktu sepi yang bisa dimanfaatkan. Dengan sedikit fleksibilitas jadwal, penumpang bisa menikmati perjalanan internasional tanpa hiruk-pikuk.
Jika tujuan kamu adalah kenyamanan, efisiensi waktu, dan suasana perjalanan yang lebih santai, sembilan waktu di atas layak dipertimbangkan sebelum memesan tiket pesawat Medan–Penang.
Tag: #pesawat #medanpenang #ramai #awal #tahun #waktu #penerbangan #yang #relatif #sepi