Krisis Matcha di Jepang, Kelas Upacara Minum Teh Terancam Kekurangan Bahan
Ilustrasi matcha, teh hijau Jepang.(PIXABAY/DUNGTHUYVUNGUYEN)
17:35
12 Januari 2026

Krisis Matcha di Jepang, Kelas Upacara Minum Teh Terancam Kekurangan Bahan

 Kelas upacara minum teh di Jepang mulai merasakan dampak serius dari krisis matcha, setelah lonjakan konsumsi teh hijau global membuat pasokan bubuk teh tradisional itu semakin sulit diperoleh.

Menurut Ohayo Jepang, seorang pengajar upacara minum teh di kawasan Tokyo dan Prefektur Saitama mengaku semakin sulit mendapatkan matcha dari toko langganannya sejak musim panas 2025.

Kondisi tersebut memaksanya berpindah-pindah toko demi menjaga kelangsungan kelas, di tengah naiknya harga matcha dan perlengkapan upacara minum teh.

Sejumlah kelas kemudian terpaksa menaikkan biaya belajar, situasi yang dikhawatirkan semakin menjauhkan masyarakat dari tradisi minum teh.

Pemerintah Jepang melalui Kementerian Pertanian kini mendorong peningkatan produksi tencha, yaitu daun teh yang digiling menjadi matcha, sebagai respons atas lonjakan permintaan global.

Upaya tersebut tidak berjalan mudah karena sektor teh Jepang menghadapi persoalan penuaan petani serta semakin minimnya generasi penerus.

Di Kyoto, lonjakan wisatawan mancanegara yang berburu produk berbahan matcha turut mendorong kenaikan harga bahan baku secara signifikan.

Produsen teh di wilayah Uji bahkan mulai membatasi pembelian setelah menemukan produk mereka dijual kembali di luar negeri tanpa izin.

Di sisi lain, daerah penghasil teh seperti Iruma di Prefektur Saitama mulai menguji produksi tencha, meski sebagian petani masih ragu beralih karena ketidakpastian tren permintaan.

Krisis matcha ini memperlihatkan bagaimana popularitas budaya Jepang di tingkat global juga membawa tantangan baru bagi pelestarian tradisi lokal.

Baca berita selengkapnya di Matcha Langka di Jepang, Kelas Upacara Minum Teh Sulit Dapat Pasokan

Tag:  #krisis #matcha #jepang #kelas #upacara #minum #terancam #kekurangan #bahan

KOMENTAR