Satwa Unik Afrika Ini Sambut Pengunjung di Ragunan pada Tahun Baru 2026
Memberi makan watusi, sapi Afrika yang mempunyai tanduk panjang di Royal Safari Garden (RSG) Resort & Convention, Cisarua, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (15/3/2014).(KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA)
16:35
1 Januari 2026

Satwa Unik Afrika Ini Sambut Pengunjung di Ragunan pada Tahun Baru 2026

Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, menghadirkan kejutan spesial untuk libur Tahun Baru 2026.

Pengelola menghadirkan sepasang watusi, satwa ikonis asal Afrika yang dikenal dengan tanduk raksasa dan bentuk tubuhnya yang khas.

Kehadiran satwa baru ini diharapkan menjadi “kado Tahun Baru” bagi para pengunjung yang ingin menikmati wisata edukatif sekaligus rekreatif.

Humas Taman Margasatwa Ragunan, Wahyu Bambang, mengatakan bahwa penambahan koleksi satwa ini menjadi bagian dari komitmen Ragunan untuk terus memperkaya pengetahuan pengunjung.

“Taman Margasatwa Ragunan menyambut libur Tahun Baru 2026 dengan menghadirkan koleksi satwa baru berupa sepasang watusi,” ujarnya dilansir dari Antara (29/12/2025).

Satwa ikonis Afrika dengan tanduk besar

Watusi adalah sapi Afrika yang dikenal dengan tanduk besar dan panjang, yang bukan hanya berfungsi sebagai ciri khas, tetapi juga membantu mereka dalam mengatur suhu tubuh di habitat aslinya, terutama di kawasan Afrika Timur.

Sepasang watusi yang kini menghuni Ragunan merupakan hasil kerja sama tukar-menukar satwa dengan Taman Safari Batang (Batang Dolphin Center).

Dalam kerja sama tersebut, Ragunan menukarkan lima ekor kapibara jantan dan memperoleh sepasang watusi.

Adapun identitas dua watusi tersebut adalah:

  • Jihan — watusi betina berusia 5 tahun
  • Yogi — watusi jantan berusia 6 tahun

Keduanya tiba di Ragunan pada 26 Desember 2025.

Tantangan adaptasi cuaca

Wahyu menjelaskan bahwa salah satu tantangan dalam perawatan watusi adalah faktor cuaca. Ragunan berada di kawasan yang cenderung lebih dingin dibandingkan Batang, tempat asal kedua watusi tersebut.

Meski begitu, pengelola terus menyesuaikan kebutuhan satwa agar adaptasi berlangsung baik. upaya peningkatan kesejahteraan satwa menjadi prioritas agar koleksi baru ini dapat berkembang optimal dan menjadi sarana edukasi bagi masyarakat.

Hadirnya watusi menjadi daya tarik baru bagi masyarakat, terutama jelang libur dan perayaan Tahun Baru 2026. Pengelola memprediksi jumlah pengunjung pada momen ini bisa mencapai 80.000 orang.

Penambahan koleksi satwa juga menjadi bagian dari transformasi Ragunan menuju kebun binatang modern, tanpa meninggalkan fungsi konservasi dan edukasinya.

Taman Margasatwa Ragunan saat ini memiliki:

  • Luas area: 147 hektar
  • Jumlah satwa: lebih dari 2.009 ekor
  • Jumlah pohon: lebih dari 20.000

Kawasan masih terus dikembangkan untuk meningkatkan fasilitas dan pengalaman berwisata.

Dengan hadirnya watusi, Ragunan berharap dapat memberikan pengalaman berwisata yang bukan hanya menyenangkan tetapi juga menambah wawasan tentang keragaman hayati dunia.

Tag:  #satwa #unik #afrika #sambut #pengunjung #ragunan #pada #tahun #baru #2026

KOMENTAR