Huawei Bikin Fitur Deteksi Risiko Diabetes Tanpa Tusuk Jari di Smartwatch
Huawei Watch GT 6 diperkirakan akan hadir dengan dua varian(GSMArena)
13:24
17 Februari 2026

Huawei Bikin Fitur Deteksi Risiko Diabetes Tanpa Tusuk Jari di Smartwatch

- Perusahaan teknologi asal China, Huawei mengumumkan fitur kesehatan baru yang dirancang untuk mendeteksi risiko penyakit diabetes melalui perangkat smartwatch.

Lewat fitur ini, pengguna dapat mengetahui indikasi risiko gula darah tanpa perlu melakukan pemeriksaan darah melalui tusukan jari seperti yang dilakukan pada metode konvensional.

Fitur pendeteksi risiko diabetes di smartwatch Huawei sendiri pertama kali diperkenalkan oleh perusahaan dalam ajang World Health Expo 2026 yang digelar di Dubai.

Meski diklaim mampu memberikan gambaran risiko, Huawei menegaskan bahwa fitur ini bukan alat pengukur gula darah. Sistem yang ada hanya berfungsi sebagai alat screening awal. 

Baca juga: Spesifikasi dan Harga Huawei Nova 14 Pro di Indonesia, mulai Rp 8 Jutaan

Jadi, pengguna tidak akan melihat angka glukosa dalam satuan medis seperti mmol/L atau mg/dL di layar smartwatch. Sebagai gantinya, sistem ini menganalisis sejumlah penanda fisiologis pengguna. 

Penanda tersebut dikumpulkan dalam periode waktu tiga hingga 14 hari dengan memanfaatkan teknologi photoplethysmography (PPG), serta sensor kesehatan lain yang tertanam di smartwatch. 

Nah dari data tersebut, sistem kemudian akan melakukan pemodelan risiko untuk memberikan informasi apakah pengguna berpotensi memiliki risiko diabetes. 

Saat ini, fitur pendeteksi risiko diabates tersebut sudah mulai tersedia untuk perangkat Huawei Watch GT 6 Pro melalui pembaruan perangkat lunak over-the-air (OTA). 

Ke depannya, Huawei berencana untuk menghadirkan fitur yang sama ke model smartwatch lain, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Android Authority.

HP Huawei Nova 14 Pro Resmi Rilis di Indonesia, Harga Rp 8 Jutaan

Bukan pengganti alat medis

Huawei Watch GT 6 Pro.KOMPAS.com/Caroline Saskia Huawei Watch GT 6 Pro.

Sebelumnya, Huawei telah menghadirkan berbagai fitur pemantauan kesehatan di lini smartwatch-nya, termasuk pemantauan tekanan darah di seri Watch D serta pelacakan metabolik di beberapa model lainnya. 

Namun, seperti disinggung di atas, Huawei tetap menekankan bahwa fitur-fitur tersebut bukan ditujukan sebagai pengganti alat medis yang bisa mendiagnosis layaknya tenaga medis profesional.

Fitur seperti pendeteksi risiko diabetes ini hanya dirancang sebagai alat pemantauan preventif yang memungkinkan pengguna mengenali adanya potensi risiko sejak dini. 

Jika menggunakan smartwatch yang kompatibel, seperti Huawei Watch GT 6 Pro misalnya, pengguna dapat menjalankan penilaian risiko diabetes melalui aplikasi Diabetes Risk.

Baca juga: Huawei FreeClip 2 Resmi di Indonesia, TWS Clip-on dengan AI Harga Rp 2 Jutaan

Dari penilailan tersebut, sistem akan mengevaluasi tren data kesehatan dan memberikan indikasi risiko.

Harapannya, pengguna bisa melakukan penyesuaian gaya hidup atau berkonsultasi dengan tenaga medis apabila diperlukan.

Selain fitur pendeteksi risiko diabetes, Huawei Watch GT 6 Pro juga dibekali berbagai fitur kesehatan unggulan, termasuk fitur pemantau kesehatan pada elektrokardiogram (ECG), deteksi detak jantung, kadar oksigen darah (SpO2), dan lain sebagainya. 

Tag:  #huawei #bikin #fitur #deteksi #risiko #diabetes #tanpa #tusuk #jari #smartwatch

KOMENTAR