Epson Ungkap Strategi di Indonesia Tahun Ini, Tak Cuma Kejar Penjualan
– Produsen printer dan proyektor Epson akan menyiapkan sejumlah strategi bisnis untuk pasar Indonesia di 2026.
Salah satunya adalah menghadirkan produk dengan teknologi terbaru yang relevan dengan pasar.
Hal ini disampaikan Regional Managing Director Epson Singapore (South East Asia/SEA Headquarters), Siew Jin Kiat.
Menurut Jin Kiat, arah strategi perusahaan kini tidak lagi semata mengejar pertumbuhan penjualan, tetapi juga memastikan produk yang dirilis relevan dengan kebutuhan efisiensi dan produktivitas pengguna.
Baca juga: Tren Paperless Meningkat, Epson Optimistis Pasar Printer Tetap Tumbuh
“Kami melihat kebutuhan pasar kini semakin mengarah pada solusi yang hemat energi, produktif, dan memiliki nilai penggunaan jangka panjang," ujar Jin Kiat dalam sesi Media Gathering di Bangkok, Thailand.
"Jadi di tahun ini, bukan hanya soal perangkat yang akan kami tunjukkan, tetapi bagaimana teknologi itu bisa membantu operasional pelanggan menjadi lebih efisien,” imbuh Jin Kiat.
Managing Director Epson Singapore (South East Asia/SEA Headquarters), Siew Jin Kiat dalam sesi Media Gathering di Bangkok, Thailand, Kamis (12/2/2026).
Dalam kesempatan yang sama, Managing Director Epson Indonesia, Ng Ngee Khiang mengatakan bahwa strategi ini akan diterapkan di Indonesia ke berbagai lini produk, mulai dari printer bisnis, hingga perangkat visual seperti proyektor.
Ia tak mengumbar secara spesifik fokus segmen apa yang akan disasar Epson di 2026 ini.
Namun, Ngee Khiang mengeklaim ada beberapa segmen yang memang masih menjadi pasar penting bagi Epson.
Beberapa di antaranya seperti segmen bisnis atau korporasi, edukasi, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
"Di segmen-segmen ini, karakter pengguna di Indonesia terlihat masih membutuhkan perangkat yang bisa mencetak dengan volume tinggi, namun tetap memiliki biaya dengan operasional rendah," klaim Ngee Khiang.
Baca juga: Epson Klaim Masih Kuasai Pasar Printer dan Proyektor di Indonesia
Roadmap Epson 2026
Managing Director Epson Indonesia, Ng Ngee Khiang di sela acara Media Gathering yang digelar Epson di The Berkeley Hotel, Pratunam, Bangkok, Thailand pada Kamis (12/2/2026).
Strategi Epson di Indonesia untuk 2026 di atas sejalan dengan peta jalan bisnis (roadmap) Epson global di tahun ini.
Untuk 2026, Epson akan menaruh perhatian pada pengembangan teknologi yang mendukung efisiensi energi dan pengurangan jejak karbon, serta kebutuhan perusahaan untuk menekan total biaya kepemilikan perangkat.
Selain inovasi teknologi, Epson juga menyoroti pentingnya penguatan layanan purna jual, distribusi, serta kecepatan respons terhadap kebutuhan pelanggan.
Langkah tersebut dinilai menjadi bagian dari strategi jangka panjang agar produk tidak hanya kompetitif saat peluncuran, tetapi juga berkelanjutan dalam penggunaan.
Managing Director Epson Singapore (South East Asia/SEA Headquarters), Siew Jin Kiat (kedua dari kiri) dalam sesi Media Gathering di Bangkok, Thailand, Kamis (12/2/2026).
Lalu pada aspek merek (brand), Epson turut akan meningkatkan brand awareness terhadap produk-produk mereka yang akan dirilis di pasar.
Baca juga: Epson Umumkan Pergantian Presiden Baru
Ini termasuk perangkat yang sudah mematuhi regulasi dan sudah memiliki aspek kandungan lokal (Tingkat Komponen Dalam Negeri/TKDN).
“Kami akan terus menghadirkan teknologi dan produk baru yang relevan dengan kebutuhan pengguna di Indonesia, dan produk-produk yang sudah memenuhi TKDN," jelas Ngee Khiang.
"Namun fokus kami tetap pada efisiensi, daya tahan, dan bagaimana produk tersebut bisa memberikan nilai jangka panjang,” pungkas Ngee Khiang.
Tag: #epson #ungkap #strategi #indonesia #tahun #cuma #kejar #penjualan