10 HP Android Legendaris yang Ikonik dan Jadi Tonggak Sejarah
Daftar 10 HP Android paling bersejarah yang pernah dirilis.(Pocket-Lint)
19:09
13 Februari 2026

10 HP Android Legendaris yang Ikonik dan Jadi Tonggak Sejarah

- Smartphone Android sekarang terasa “lengkap banget”. Kamera makin canggih, layar makin tajam, performa ngebut, dan fitur AI di mana-mana. Kita bahkan sering menganggap semua itu sudah sewajarnya. 

Padahal, semua kecanggihan itu adalah hasil evolusi panjang selama lebih dari satu dekade.

Setiap fitur yang kini terasa biasa, pernah menjadi terobosan besar di masanya. Ada momen pertama, ada perangkat pemicu, ada ponsel yang berani beda saat yang lain masih bermain aman.

Berikut KompasTekno rangkum 10 HP Android paling bersejarah yang pernah dirilis. Ada yang kalian ingat, atau bahkan pernah miliki?

Baca juga: 28 Tahun Lalu, AI Berhasil Mengalahkan Grandmaster Catur Legendaris

1. HTC Dream / T-Mobile G1 (2008)

HTC Dream atau T-Mobile G1 (2008).GSMArena HTC Dream atau T-Mobile G1 (2008).

Saat ini pilihan smartphone praktis hanya dua, Android atau iPhone. Namun, awalnya tidak demikian. 

Ketika iPhone pertama dan iPod Touch mendominasi pasar, peluncuran HTC Dream menjadi titik balik penting. Dikenal juga sebagai T-Mobile G1, perangkat ini adalah smartphone pertama yang menjalankan sistem operasi Android.

HTC Dream hadir hadir sebagai penantang dengan identitas berbeda. Ia punya keyboard fisik geser QWERTY, layar sentuh, dan integrasi layanan Google yang saat itu masih sederhana.

Desainnya mungkin terlihat kuno sekarang, tapi G1 adalah fondasi. Tanpa ponsel ini, Android mungkin tidak akan pernah menjadi sistem operasi terbesar di dunia.

2. HTC Nexus One (2010)

HTC Nexus One (2010).GSMArena HTC Nexus One (2010).

HTC Nexus One adalah langkah pertama Google masuk ke dunia hardware secara serius.

Dikembangkan bersama HTC, ponsel ini dirancang untuk menggabungkan hardware canggih dengan sistem operasi yang bersih dan sederhana, jauh dari antarmuka rumit yang banyak digunakan produsen lain saat itu.

Nexus One dibekali layar AMOLED 3,7 inci, prosesor Snapdragon 1 GHz, dan RAM 512 MB, spesifikasi yang termasuk terdepan pada masanya.

Baca juga: Masih Ingat Nada Dering Nokia yang Legendaris? Ini Asal Muasalnya 

Ponsel ini juga memperkenalkan fitur seperti voice-to-text dan navigasi Google Maps. Selain meningkatkan kemudahan penggunaan, fitur tersebut menetapkan standar baru bagi pengalaman pengguna.

Nexus One bukan sekadar smartphone awal. Ia juga menjadi langkah pertama Google di dunia hardware dan membuka jalan bagi perangkat seperti Chromecast, Google Home, dan lini Pixel.

3. Samsung Galaxy S (2010)

Samsung Galaxy S (2010).GSMArena Samsung Galaxy S (2010).

HP Android "legend" lainnya adalah Samsung Galaxy S generasi pertama. HP ini jadi penanda awal dominasi Samsung di Android. 

Dengan layar Super AMOLED dan branding premium, Galaxy S membuktikan Android bisa bersaing langsung dengan iPhone. Kesuksesan awal ini membuka jalan bagi berbagai inovasi, mulai dari layar melengkung pada S6 Edge, tahan air di S7, hingga sensor sidik jari pada S5.

Tanpa Galaxy S generasi pertama, pasar smartphone mungkin akan terlihat sangat berbeda saat ini.

4. Samsung Galaxy S3 (2012)

Samsung Galaxy S3 (2012).GSMArena Samsung Galaxy S3 (2012).

Ada sejumlah faktor yang membuat Galaxy S3 begitu berhasil sekaligus memberi pengaruh besar terhadap arah industri smartphone. 

Generasi ketiga dari lini Galaxy S ini menjadi titik pematangan, karena Samsung menyempurnakan berbagai kekurangan dari dua pendahulunya.

Galaxy S generasi pertama sebenarnya sudah menjanjikan, tapi desainnya cenderung kaku dan masih menyisakan banyak ruang untuk perbaikan. Sementara Galaxy S2 (2011) memang tampil lebih matang dari sisi performa, tetapi tidak semua orang menyukai bahasa desain dan dimensinya.

Samsung pun merilis Galaxy S3 dengan pendekatan yang lebih seimbang. Desainnya diperhalus, tampil lebih ergonomis, sekaligus membawa layar yang pada masanya tergolong paling besar dan paling terang di kelasnya. Kombinasi ini membuatnya terasa berbeda dibanding banyak pesaing saat itu.

Baca juga: Kelebihan Mode Ricoh GR di Realme GT 8 Pro, Foto Ala Kamera Legendaris lewat Smartphone

Persaingan dengan iPhone juga tak bisa dilepaskan dari kisah suksesnya. Saat Galaxy S3 meluncur, ia berhadapan dengan iPhone 4 di tengah dominasi Apple yang kian menguat dan pilihan alternatif yang masih terbatas.

Di tengah situasi tersebut, Samsung S3 mampu berdiri sebagai penantang yang kuat dan menawarkan pengalaman berbeda bagi konsumen maupun operator.

Ditambah dukungan subsidi besar dari operator seluler, ponsel ini menjadi alternatif menarik bagi pengguna yang ingin mencoba selain iPhone atau mencari perangkat dengan harga lebih terjangkau.

5. Samsung Galaxy Note (2011)

Samsung Galaxy Note (2011).GSMArena Samsung Galaxy Note (2011).

Galaxy Note menjadi perangkat pertama yang benar-benar menjembatani smartphone dan tablet, melahirkan kategori baru yang kemudian dikenal sebagai phablet.

Saat banyak produsen masih bermain aman dengan ukuran layar standar, Note justru tampil berani lewat layar sentuh ekstra luas (5,3 inci).

Layar gede ini tidak berlebihan seperti menggunakan tablet untuk memotret di stadion, tetapi juga tidak sekecil ponsel kebanyakan saat itu.

Ia menawarkan keseimbangan yang belum pernah ada sebelumnya. Masih cukup ringkas untuk dibawa ke mana-mana dan disimpan di saku, meski pada praktiknya tidak selalu ramah untuk semua jenis pakaian.

Baca juga: Selamat Tinggal Nova Launcher, Aplikasi Oprek Android Legendaris

Namun layar gede ini memberikan pengalaman visual yang lebih lega dibanding generasi sebelumnya. Tren ini pun berlanjut hingga kini, hampir setiap model baru hadir dengan ukuran sedikit lebih besar (rata-rata HP sudah pakai layar 6 inci bahkan lebih).

Galaxy Note juga jadi perangkat pertama yang dibekali stylus S Pen untuk navigasi dan menulis di layar.

6. Samsung Galaxy Note Edge (2014)

Samsung Galaxy Note Edge (2014).GSMArena Samsung Galaxy Note Edge (2014).

HP Android ikonik lain yang pernah dirilis adalah Samsung Galaxy Note Edge pada 2014.

Perangkat ini mencuri perhatian lewat elemen desain yang berbeda dari kebanyakan ponsel saat itu, yakni layar melengkung di salah satu sisi bodinya.

Lengkungan tersebut bukan sekadar pemanis. Bagian tepi itu berfungsi sebagai layar sentuh tambahan yang memanjang di sisi perangkat.

Area ini bekerja layaknya bilah pintasan, mirip menu start di PC, sehingga pengguna bisa mengakses aplikasi favorit langsung dari sisi layar. Panel tersebut juga bisa dikustomisasi untuk menampilkan informasi seperti cuaca, pergerakan saham, hingga notifikasi, tanpa perlu keluar dari aplikasi yang sedang dibuka.

Jadi, layar melengkung Galaxy Note Edge (2014) ini menghadirkan pengalaman berbeda dibanding ponsel dengan layar flat konvensional.

Baca juga: 20 HP Android Paling Kencang Versi Antutu Edisi Januari 2026

7. OnePlus One (2014)

OnePlus One (2014).GSMArena OnePlus One (2014).

Pada 2014, persaingan industri smartphone sedang panas. Para produsen berlomba menghadirkan layar yang lebih mencolok, prosesor lebih kencang, dan fitur yang semakin canggih.

Setiap tahun, model baru hadir dengan peningkatan spesifikasi sekaligus banderol harga yang makin tinggi. Di tengah tren tersebut, lahirlah OnePlus One.

Perangkat ini mendapat julukan "flagship killer" karena dirancang untuk menantang ponsel kelas atas dari merek besar seperti Samsung dan HTC. Senjata utamanya bukan sekadar spesifikasi, melainkan harga.

Dengan performa yang disebut setara pesaing di kelasnya, OnePlus One mampu bersaing dengan Galaxy S5 saat sama-sama dirilis pada 2014. Namun harganya hanya sekitar 250 hingga 300 dollar AS, jauh di bawah Galaxy S5 yang dibanderol 600 hingga 700 dollar AS.

Selain menawarkan performa tinggi dengan harga lebih terjangkau, OnePlus One juga menjadi salah satu pelopor penggunaan port USB Type C dan hadir tanpa aplikasi bawaan berlebihan yang sering memenuhi memori.

8. LG V20 (2016)

LG V20 (2016).GSMArena LG V20 (2016).

LG V20 masih terus dikenang karena dikenal sebagai smartphone pertama yang langsung menjalankan Android Nougat versi 7.0 sejak pertama kali keluar dari kotak penjualan.

Status tersebut penting karena Android Nougat membawa peningkatan enkripsi file serta sistem keamanan yang lebih kuat, dua aspek yang terus menjadi fokus utama para produsen ponsel.

Sejak saat itu, isu perlindungan data semakin krusial, dan LG V20 termasuk yang lebih dulu memanfaatkan fitur enkripsi terbaru tersebut.

Baca juga: Tablet Android Buatan India Ini Punya Kapasitas Baterai yang Tak Kira-kira

9. Samsung Galaxy Fold (2019)

Samsung Galaxy Fold (2019).GSMArena Samsung Galaxy Fold (2019).

HP Android legendaris selanjutnya adalah HP lipat Samsung Galaxy Fold.

Ketika smartphone layar sentuh mendominasi, desain ponsel perlahan menjadi seragam, rata dan berbentuk persegi panjang.

Situasi itu berubah ketika Samsung menghadirkan Galaxy Fold, HP lipat (foldable) komersial pertama yang benar-benar bisa dibeli konsumen umum.

Dalam posisi tertutup, tampilannya menyerupai smartphone biasa meski sedikit lebih tebal. Namun ketika dibuka, ia berubah menjadi perangkat dengan layar lebar ganda yang memberikan pengalaman berbeda.

Meski begitu, generasi pertamanya tidak lepas dari kendala. Lipatan di bagian tengah layar terlihat jelas dan menjadi titik lemah yang cukup mengganggu, apalagi mengingat harganya yang tinggi.

Pada pengembangan berikutnya, Samsung memperbaiki desain engsel dan lipatan agar lebih tahan lama. Kini Samsung konsisten merilis HP lipat Galaxy Z Flip dan Z Fold, bahkan yang terbaru merilis HP lipat tiga Galaxy Z TriFold.

10. Google Pixel (2016)

Google Pixel (2016).GSMArena Google Pixel (2016).

Google Pixel menandai keseriusan Google masuk ke segmen smartphone premium. Kehadiran Pixel seolah menjadi pernyataan terbuka bahwa Google siap bersaing langsung dengan Samsung dan Apple.

Strategi pemasarannya pun cukup berani. Dalam salah satu iklannya, Google menyindir keputusan Apple menghapus jack audio 3,5 mm, sedangkan Pixel masih mempertahankannya dengan kalimat promosi yang menekankan bahwa fitur tersebut tetap relevan.

Pixel membawa pendekatan yang bersih dan sederhana, dengan fokus mengoptimalkan Android agar berjalan mulus, mendapatkan pembaruan lebih cepat, serta menghadirkan fitur eksklusif.

Baca juga: Ini 7 Fitur Baru di Infinix XOS 16, UI Berbasis Android 16

Sektor kamera juga menjadi salah satu nilai jual utamanya, berkat dukungan pemrosesan gambar berbasis perangkat lunak yang canggih.

Dari sisi penjualan, angka lebih dari 40 juta unit (2016-2023) mungkin belum sebanding dengan iPhone atau lini Galaxy yang mencapai ratusan juta unit.

Namun sebagai pendatang baru di pasar smartphone premium, capaian tersebut menunjukkan perkembangan yang signifikan dan penerimaan pasar yang terus tumbuh.

Jika suatu saat Google mampu menyalip para pesaingnya, Pixel generasi pertama akan dikenang sebagai titik awal perjalanan tersebut, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari SlashGear.

Tag:  #android #legendaris #yang #ikonik #jadi #tonggak #sejarah

KOMENTAR