Harga Bawang Merah dan Cabai Rawit Naik hingga 75 Persen di Pasar Legi Blitar
Sutinah, pedagang sayuran dan bumbu dapur, sedang melayani pembeli di lapak Pasar Legi, Kota Blitar, Jumat (13/2/2026) siang(KOMPAS.COM/ASIP HASANI)
20:12
13 Februari 2026

Harga Bawang Merah dan Cabai Rawit Naik hingga 75 Persen di Pasar Legi Blitar

Hampir seluruh komoditas sayuran dan bumbu dapur di wilayah Blitar, Jawa Timur mengalami kenaikan menjelang bulan Ramadhan. Harga bawang merah dan cabe rawit melonjak antara 40 persen hingga 75 persen.

Harga beras premium dan minyak goreng stabil namun pasokan menurun drastis hingga sekitar 50 persen ketika permintaan meningkat.

Sedangkan harga telur dan daging ayam naik di antara 11 persen hingga 13,5 persen.

Baca juga: Amran Ancam RPH yang Naikkan Harga Daging Sapi: Izin Langsung Dicabut

Harga cabai melonjak

Pedagang cabai di Pasar Legi Ponorogo. Jelang Ramadhan harga cabai rawit meroket dari harga sebelumnya Rp 50.000 menjadi Rp 100.000. Siasati kebutuhan cabai, warga Ponorogo terpaksa mengoplos dengan cabai rawitKOMPAS.COM/SUKOCO Pedagang cabai di Pasar Legi Ponorogo. Jelang Ramadhan harga cabai rawit meroket dari harga sebelumnya Rp 50.000 menjadi Rp 100.000. Siasati kebutuhan cabai, warga Ponorogo terpaksa mengoplos dengan cabai rawit

“Yang naiknya paling tinggi cabai rawit. Pekan lalu masih di kisaran Rp 50.000 per kilogram, hari ini sudah Rp 80.000 per kilogram,” ujar Sujiati, pedagang sayuran dan bumbu dapur di Pasar Legi Kota Blitar, Jumat (13/2/2026). Dua hari sebelumnya, kata Sujiati, harga cabe rawit bahkan tembus Rp 85.000 per kilogram.

Harga cabai merah besar naik sekitar Rp 10.000 dari sebelumnya Rp 20.000 per kilogram menjadi Rp 30.000 per kilogram.

Begitu juga harga cabai keriting naik dari Rp 25.000 per kilogram menjadi Rp 40.000 per kilogram.

Bumbu dapur lainnya yang mengalami kenaikan cukup tajam adalah bawang merah.

Baca juga: Pastikan Stok Daging Ayam Aman, Kementan: Harga di Bawah Harga Acuan Pembelian

Kata Sujiati, saat ini satu kilogram bawang merah dia jual Rp 40.000 per kilogram atau naik dari harga sebelumnya di angka sekitar Rp 25.000.

Pedagang sayuran lainnya di Pasar Legi, Sutinah, mengungkapkan hal serupa.

Kata Sutinah, hampir seluruh bumbu dapur dan sayuran naik menjelang Lebaran.

Kenaikan itu sudah terjadi sejak sekitar dua pekan lalu dan mulai melonjak sejak satu pekan lalu.

Ilustrasi daging ayam pada bagian dada. Ilustrasi daging ayam pada bagian dada.

Baca juga: Prabowo Telepon Amran Tiga Kali Sehari, Tanya Harga Daging

Selain cabai dan bawang merah, kata Sutinah, kenaikan bumbu dapur dan sayuran hanya di kisaran Rp 2.000 hingga Rp 5.000 per kilogram.

“Tomat dari Rp 5.000 sampai 6.000 per kilogram menjadi Rp 7.000 hari ini. Daun bawang dari Rp 12.000 menjadi Rp 16.000 per kilogram,” ungkapnya.

Kenaikan harga daging ayam dan telur

Masih di Pasar Legi, pedagang daging ayam, Rina, mengatakan saat ini harga daging ayam tembus Rp 42.000 per kilogram atau naik sekitar 13,5 persen dari sebelumnya Rp 37.000 per kilogram.

Kata Rina, kenaikan dipicu oleh turunnya jumlah pasokan daging ayam dari wilayah Blitar ketika permintaan sedang naik menjelang bulan puasa Ramadhan.

Baca juga: Harga Cabai Rawit Meroket, Amran Mau Bikin Aturan Lindungi Petani

“Informasinya banyak peternak ayam pedaging yang sedang kosong kandangnya atau belum waktunya panen,” ujarnya.

Sedangkan harga telur mengalami kenaikan sekitar 11 persen sejak satu pekan lalu meskipun stok telur disebut masih berlimpah.

“Sekarang Rp 30.000 per kilogram. Mulai naik satu pekan lalu dari harga Rp 27.000 per kilogram,” ujar Sendita, pedagang telur di Pasar Pon, Kota Blitar.

Pasokan beras dan minyak goreng turun

Harga-harga bahan pangan pokok terutama beras dan minyak goreng terpantau stabil di sejumlah pasar yang ada di Kota dan Kabupaten Blitar.

Baca juga: Amran Minta Kapolri Lanjutkan Satgas Pengendali Harga Pangan

Namun, pedagang mengeluhkan turunnya jumlah pasokan. “Harga beras tetap tapi barangnya langka. Minyak goreng juga harga tetap tapi jumlahnya sedikit terutama Minyakita,” ujar salah satu pedagang di Pasar Legi, Malika.

Beras premium stabil di kisaran harga antara Rp 75.000 hingga Rp 80.000 per satu karung kecil kemasan berisi 5 kilogram beras.

“Tapi sekarang susah nyari barangnya. Kalau pun ada ketersediaannya di distributor terbatas. Terutama merek Bintang dan merek Ikan Koi,” tuturnya.

Selain beras, kata dia, harga minyak goreng juga stabil terutama Minyakita.

Baca juga: Jelang Ramadhan, Harga Cabai Rawit di Madiun Melonjak hingga Rp 80.000 Per Kilogram

Malika mengaku menjual Minyakita Rp 17.500 per liter atau Rp 210.000 per kotak karton.

Masalahnya, pasokan dari distributor turun drastis hingga 50 persen bahkan lebih sejak sekitar dua pekan lalu.

“Padahal permintaan terus naik kalau mau bulan puasa begini,” keluhnya.

Tag:  #harga #bawang #merah #cabai #rawit #naik #hingga #persen #pasar #legi #blitar

KOMENTAR