Oli Motor Tiba-tiba Bocor? Ini 5 Dampak dan Penyebab yang Sering Diremehkan
Ilustrasi: Mengganti oli motor sendiri di rumah. (Full Throttle Houston)
09:40
8 Februari 2026

Oli Motor Tiba-tiba Bocor? Ini 5 Dampak dan Penyebab yang Sering Diremehkan

 

- Kebocoran oli motor sering dianggap sepele karena dianggap cuma soal oli berkurang. Padahal, masalah ini bisa jadi awal dari penurunan performa mesin secara perlahan tanpa kamu sadari. Mesin yang kekurangan pelumasan akan bekerja lebih panas, gesekan meningkat, dan komponen internal lebih cepat aus.

Jika dibiarkan terlalu lama, kebocoran oli bukan cuma bikin motor kurang nyaman dipakai, tapi juga berpotensi memicu kerusakan berat yang menguras biaya perbaikan. Supaya tidak terlambat, penting buat kamu memahami apa saja penyebab kebocoran oli motor sejak dini.

Berikut 5 penyebab oli tiba-tiba bocor seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia!

1. Seal dan Gasket Sudah Getas Dimakan Usia

Seal dan gasket berfungsi menjaga oli tetap berada di jalur sirkulasinya. Namun, seiring waktu, material karet atau silikon pada komponen ini bisa mengeras dan kehilangan daya lenturnya.

Saat elastisitas menurun, celah kecil mulai terbentuk dan menjadi jalan bagi oli untuk merembes keluar. Kondisi ini umum terjadi pada motor yang usianya sudah cukup lama atau jarang mendapat servis rutin. Panas mesin yang terus-menerus juga mempercepat kerusakan seal dan gasket.

2. Baut Mesin Kendur Karena Getaran

Selama motor digunakan, getaran mesin terjadi secara alami dan bisa membuat baut pengikat komponen mesin mengendur sedikit demi sedikit. Masalahnya, hal ini sering luput dari perhatian.

Ketika baut tidak lagi menekan gasket secara optimal, oli motor bisa keluar lewat celah yang terbentuk. Area bak mesin dan penutup filter oli termasuk titik yang paling sering mengalami kondisi ini. Makanya, pengecekan dan pengencangan baut sesuai torsi sangat penting dilakukan secara berkala.

3. Tekanan Oli dalam Mesin Terlalu Tinggi

Tekanan berlebih dalam sistem pelumasan juga bisa memicu kebocoran oli motor. Biasanya, kondisi ini terjadi karena saluran ventilasi mesin tersumbat dan tidak berfungsi dengan baik.

Akibatnya, tekanan di dalam mesin meningkat dan oli mencari jalan keluar melalui titik terlemah, seperti seal atau sambungan mesin. Membersihkan sistem ventilasi dan memastikan sirkulasi udara berjalan lancar bisa membantu mencegah masalah ini sejak awal.

4. Salah Pilih Oli atau Keliru saat Ganti Oli

Menggunakan oli motor yang tidak sesuai spesifikasi mesin bisa berdampak lebih besar dari yang kamu kira. Oli dengan viskositas terlalu encer, misalnya, lebih mudah merembes melalui celah-celah kecil pada mesin.

Selain itu, kesalahan saat penggantian oli, seperti baut pembuangan yang tidak terpasang sempurna atau ring baut yang sudah aus tapi tidak diganti, juga sering menjadi biang kebocoran. Mengikuti rekomendasi pabrikan dan prosedur ganti oli yang benar adalah langkah sederhana tapi krusial.

5. Komponen Mesin Aus Akibat Pemakaian Lama

Dalam beberapa kasus, kebocoran oli motor berasal dari kerusakan struktur mesin itu sendiri. Retakan halus pada blok mesin atau rumah kopling bisa muncul akibat pemakaian jangka panjang.

Masalah ini biasanya sulit dideteksi karena tidak selalu meninggalkan bekas tetesan oli yang jelas. Tanda yang paling sering muncul adalah volume oli yang terus berkurang meski tidak terlihat bocor. Untuk kondisi seperti ini, pemeriksaan menyeluruh di bengkel resmi menjadi solusi terbaik agar kerusakan tidak semakin parah.

Editor: Estu Suryowati

Tag:  #motor #tiba #tiba #bocor #dampak #penyebab #yang #sering #diremehkan

KOMENTAR