Anthropic Rilis AI Analisis Keuangan Claude Opus 4.6, Wall Street Geger
Anthropic merilis model AI terbaru bernama Claude Opus 4.5. Model ini diklaim sebagai model AI terbaik di dunia yang mampu menangani berbagai kebutuhan coding, agen, dan penggunaan komputer secara keseluruhan.(Anthropic)
15:06
6 Februari 2026

Anthropic Rilis AI Analisis Keuangan Claude Opus 4.6, Wall Street Geger

- Persaingan kecerdasan buatan (AI) makin memanas di awal tahun 2026.

Startup AI pesaing utama OpenAI, Anthropic, resmi merilis update besar untuk model bahasa besar (Large Language Model) tercanggihnya, yakni Claude Opus 4.6.

Update kali ini tidak main-main. Fokus utamanya adalah kemampuan analisis keuangan (financial research) tingkat lanjut.

Claude Opus 4.6 diklaim jauh lebih mumpuni dan akurat dibanding pendahulunya, bahkan melampaui kemampuan GPT-5 milik OpenAI dalam beberapa hal.

Kemampuan baru Claude Opus 4.6 ini memungkinkan AI untuk melakukan analisis keuangan yang jauh lebih kompleks, detail, dan akurat dibanding sebelumnya.

Bayangkan saja, tugas-tugas analis junior yang biasanya memakan waktu berhari-hari, seperti membedah laporan keuangan 10-K setebal ratusan halaman, melacak tren pasar global, hingga membuat prediksi risiko, kini bisa dilahap Claude dalam hitungan menit.

Dengan kemampuan baru ini, Claude Opus 4.6 disebut bisa melakukan pekerjaan berat yang biasanya memakan waktu berhari-hari bagi analis manusia, hanya dalam hitungan menit.

Baca juga: Anthropic Rilis Claude Opus 4.5, Model AI Khusus Coding dan Tugas Komputer

Bikin investor panik

Peluncuran fitur canggih ini rupanya tak hanya bikin takjub para tech enthusiast, tapi juga memicu kepanikan di lantai bursa Wall Street.

Perilisan AI baru Anthropic ini memicu aksi jual massal (sell-off) pada saham-saham perusahaan software dan layanan data keuangan tradisional.

Nilai saham perusahaan raksasa seperti Thomson Reuters, RELX, hingga Wolters Kluwer dilaporkan anjlok drastis antara 13 hingga 18 persen hanya dalam sehari. 

Investor panik karena AI baru dari Anthropic ini bisa menggerus bisnis langganan software mahal yang selama ini jadi andalan perusahaan-perusahaan tersebut.

Jika Claude bisa melakukan analisis hukum dan keuangan hanya dengan modal prompt dan biaya langganan murah, buat apa perusahaan membayar mahal untuk lisensi software lama

Baca juga: Moltbook, Medsos Tempat AI Saling Ngobrol dan Ngomongin Manusia

Ilustrasi saham. Membangun kekayaan dari pasar saham bukan soal keberuntungan. Investor sukses memiliki tujuh kebiasaan yang mereka lakukan secara konsisten dan terbukti menghasilkan dalam jangka panjang.PIXABAY/SERGEI TOKMAKOV Ilustrasi saham. Membangun kekayaan dari pasar saham bukan soal keberuntungan. Investor sukses memiliki tujuh kebiasaan yang mereka lakukan secara konsisten dan terbukti menghasilkan dalam jangka panjang.

Fitur unggulan Claude Opus 4.6

Selain jago analisis keuangan, Claude Opus 4.6 juga membawa integrasi yang lebih dalam dengan ekosistem aplikasi perkantoran sehari-hari yang banyak digunakan korporasi.

Anthropic memperkenalkan kemampuan baru seperti "Claude in Excel" yang memungkinkan pengguna melakukan pengolahan data spreadsheet dan pemodelan keuangan yang kompleks hanya dengan perintah bahasa sehari-hari.

Tak cuma itu, fitur "Claude in PowerPoint" juga diperkenalkan untuk membantu membuat slide presentasi bisnis secara otomatis, lengkap dengan grafik dan narasi, berdasarkan data riset yang telah diolah sebelumnya.

Model ini juga dibekali jendela konteks super besar hingga 1 juta token.

Jendela konteks merujuk pada seberapa banyak teks/informasi yang bisa “diingat dan diproses sekaligus” oleh sebuah model AI dalam satu percakapan atau satu kali kerja.

Kapasitas 1 juta token memungkinkan Claude Opus 4.6 "membaca" dan mengingat tumpukan dokumen tebal, seperti laporan tahunan beberapa tahun ke belakang sekaligus, tanpa kehilangan detail penting atau "berhalusinasi".

Pembaruan ini hadir hanya beberapa hari setelah Anthropic juga merilis alat serupa yang dikhususkan untuk bidang hukum.

Langkah agresif Anthropic ini dinilai sebagai upaya untuk mendominasi pasar AI korporasi yang sangat menguntungkan.

CEO Anthropic, Dario Amodei, menyebut bahwa Claude Opus 4.6 dirancang untuk menjadi "mitra berpikir" bagi para profesional, bukan sekadar chatbot biasa, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Bloomberg, Jumat (6/2/2026).

Tag:  #anthropic #rilis #analisis #keuangan #claude #opus #wall #street #geger

KOMENTAR