Bukan PC All-in-One Biasa, Lenovo Yoga AIO Ubah Meja Kerja Jadi Pusat Produktivitas Berbasis AI
– Saat ini, kecerdasan buatan (AI) bukan lagi sekadar tren teknologi atau istilah pemasaran yang menghiasi brosur perangkat elektronik. AI telah bertransformasi menjadi "rekan kerja" yang membantu pengguna memoles ide, menganalisis data rumit, serta mempercepat proses penyuntingan visual yang sebelumnya memakan waktu berjam-jam.
Di era kerja kreatif berbasis AI, perangkat komputasi tidak lagi hanya dituntut untuk sekadar "bisa dipakai" atau "bisa menyala". Lebih jauh, para profesional dan kreator konten membutuhkan mitra digital yang mampu mengikuti ritme kerja yang semakin cepat, visual, dan menuntut responsivitas tinggi secara instan. Perangkat tersebut harus mampu berpikir secepat penggunanya.
Namun, tantangan muncul saat harus memilih perangkat kerja. Mesin bertenaga besar yang biasanya hadir dengan kabel semrawut atau desain minimalis yang ternyata loyo saat diajak kerja berat?
Bagi profesional dan kreator, kompromi bukanlah pilihan. Mereka butuh perangkat kerja yang simpel untuk menjaga fokus, tetapi tetap didukung tenaga "monster" agar eksekusi ide tidak tersendat.
Menjawab keresahan tersebut, Lenovo Yoga AIO (32”) hadir sebagai pusat kreativitas yang menyatukan estetika desain dengan otak berbasis AI. Berikut ulasan perangkat all-in-one teranyar dari Lenovo ini.
Desain all-in-one premium
Saat pertama kali mengeluarkan Lenovo Yoga AIO (32”) dari kotak kemasannya, satu kata yang langsung terlintas adalah elegan dan kompak. Berbeda dengan PC desktop bisnis pada umumnya yang sering kali tampil kaku dengan dominasi material plastik, Yoga AIO 32ILL10 tampil menonjol dengan bodi aluminium ramping yang solid.
Material aluminium yang dihadirkan bukan hanya soal estetika, melainkan juga aspek penting dalam ketahanan produk. Saat tangan menyentuh permukaan sasisnya, tim Kompas.com merasakan kualitas finishing yang halus dan premium, khas lini Yoga. Konstruksi ini memberikan stabilitas tinggi di atas meja guna memastikan layar besar 32 incinya tidak goyah saat menyesuaikan sudut pandang.
Desain all-in-one itu menjadi solusi cerdas bagi mereka yang membenci kerumitan dalam manajemen kabel. Semua komponen terintegrasi dengan rapi, mulai dari prosesor hingga sistem pendingin. Hasilnya adalah meja kerja yang "bersih". Ini menjadi kondisi ideal yang menurut banyak studi mampu meningkatkan konsentrasi dan aliran inspirasi bagi para pekerja kreatif.
Layar 31,5” 4K UHD
Sebagai perangkat yang menyasar profesional dan kreator, layar adalah jendela utama menuju kualitas karya. Lenovo tidak main-main dengan menyematkan panel raksasa 31,5 inci beresolusi 4K UHD (3840 x 2160).
Resolusi sebesar itu mampu memberikan kerapatan piksel yang luar biasa sehingga teks terlihat tajam dan gambar tampak sangat nyata. Detail-detail kecil pada foto beresolusi tinggi tetap terlihat tajam tanpa distorsi.
Layar tersebut juga mendukung cakupan warna 100 persen sRGB dan mampu menampilkan lebih dari satu miliar warna. Ini memberikan akurasi yang sangat dibutuhkan untuk pekerjaan color grading.
Lenovo Yoga AIO (32?) memiliki layar 4K yang tajam dan detail
Selama masa pengujian, kami mencoba menyaksikan tayangan video beresolusi 4k. Hasilnya? Akurasi warna yang dihasilkan sangat memanjakan mata. Detail terkecil dalam gradasi warna atau bayangan dapat terlihat jelas. Ini merupakan aspek yang sangat krusial bagi desainer grafis atau editor video profesional.
Tingkat kecerahan hingga 495 nits memastikan bahwa layar tetap nyaman dilihat meski ruangan kantor memiliki pencahayaan yang sangat terang atau berada di dekat jendela.
Dukungan teknologi TÜV Low Blue Light Certified juga membantu mengurangi kelelahan mata saat pengguna harus mengerjakan proyek jangka panjang. Rasio layar-ke-bodi yang tipis memberikan efek edge-to-edge, membuat pengalaman menonton konten atau mengedit video terasa jauh lebih imersif.
Selain ketajamannya, ukuran layar yang luas memberikan keleluasaan dalam multitasking. Kami dapat membuka tiga jendela aplikasi sekaligus. Misalnya, membuka aplikasi Office, peramban web untuk mencari referensi, dan aplikasi komunikasi tim tanpa harus merasa sesak.
Ruang vertikal dan horizontal yang lega ini secara signifikan mengurangi aktivitas scrolling atau pindah-pindah tab yang pada akhirnya meningkatkan efisiensi kerja.
Prosesor cerdas untuk komputasi AI
Di balik desain ramping dan layar besar, Lenovo Yoga AIO (32”) menyimpan “otak” komputasi modern. Perangkat ini ditenagai Intel® Core™ Ultra 7 258V yang dirancang untuk era komputasi berbasis AI.
Prosesor ini mengusung arsitektur delapan inti yang terdiri dari empat performance-core dan 4 efficient-core daya rendah dengan total delapan thread. Dengan demikian, prosesor ini mampu menyeimbangkan performa tinggi dan efisiensi daya dalam satu paket.
Dari sisi performa, Intel Core Ultra 7 258V memiliki frekuensi turbo hingga 4,8 GHz, baik pada performance-core maupun melalui teknologi Intel Turbo Boost Max Technology 3.0.
Sementara itu, efficient-core-nya dapat melaju hingga 3,7 GHz. Prosesor ini dibekali Intel Smart Cache sebesar 12 MB yang membantu meningkatkan responsivitas sistem, baik saat menjalankan aplikasi berat maupun multitasking.
Keunggulan utama prosesor itu bukan hanya pada performa CPU dan GPU, tetapi juga pada kehadiran neural processing unit (NPU) terintegrasi. NPU memungkinkan pemrosesan AI dilakukan langsung di perangkat (on-device) tanpa harus selalu bergantung pada cloud.
Pendekatan AI on-device tersebut menawarkan beberapa keuntungan. Selain lebih cepat karena tidak bergantung pada koneksi internet, pemrosesan lokal juga memberikan tingkat privasi yang lebih baik karena data sensitif tidak perlu dikirim ke server eksternal.
Dalam jangka panjang, rancangan arsitektur tersebut membuat Lenovo Yoga AIO (32”) lebih siap menghadapi perkembangan software berbasis AI dalam beberapa tahun ke depan.
Dengan kemampuan hingga 47 trillions of operations per second (TOPS), NPU pada Lenovo Yoga AIO (32”) dirancang untuk menangani berbagai beban kerja AI modern. Mulai dari peningkatan kualitas gambar, pemrosesan audio cerdas, hingga fitur AI berbasis Windows yang berjalan di latar belakang.
Dukungan grafis tangguh
Untuk mendukung visual yang menuntut, Lenovo memberikan fleksibilitas pada sektor kartu grafis. Pengguna dapat mengandalkan Intel® Arc™ Graphics 140V yang sudah terintegrasi untuk kebutuhan kreatif harian.
Fitur tersebut cocok bagi pengguna yang kerap menggunakan komputasi dengan beban berat, seperti rendering 3D, pengeditan video resolusi tinggi, hingga aplikasi kreatif yang memanfaatkan akselerasi GPU secara intensif.
Selain itu, kehadiran GPU diskrit juga membuka peluang pemanfaatan AI yang lebih luas mengingat banyak aplikasi kreatif kekinian mulai mengandalkan kemampuan GPU untuk mempercepat proses komputasi berbasis AI.
Untuk memori, Lenovo Yoga AIO (32”) dibekali hingga 32 GB DDR5 dan dan penyimpanan internal SSD NVMe hingga 1 terabita (TB). Kapasitas memori dan penyimpanan ini terasa lega untuk menyimpan data proyek tanpa khawatir kehabisan ruang.
Lebih dari sekadar angka, perpaduan RAM 32 GB dan SSD 1 TB ini menjadi kunci dari produktivitas tanpa hambatan. Bayangkan Anda sedang melakukan pengeditan video 4K sambil membuka puluhan tab referensi di browser.
Sementara itu, pada saat yang sama, pengguna menjalankan aplikasi berbasis AI untuk melakukan transkripsi atau rendering. Dengan RAM DDR5 yang kencang, perpindahan antar-aplikasi yang berat tetap terasa instan tanpa gejala lag atau sistem yang melambat.
Sementara itu, SSD NVMe yang digunakan dapat memastikan waktu loading aplikasi dan transfer data aset digital berukuran raksasa bisa selesai dalam hitungan detik.
Pusat produktivitas dan kreativitas
Kompas.com menguji langsung ketangguhan Lenovo Yoga AIO (32”) di salah satu software benchmark untuk komputer, PCMark 10.
Software tersebut menguji keandalan perangkat melalui tiga kategori utama, yakni Essentials, Productivity, dan Digital Content Creation. Skor benchmark PCMark 10 memberi gambaran tentang kinerja komputer atau laptop secara keseluruhan.
Kategori Essentials berfokus pada aktivitas komputasi dasar yang paling sering dilakukan pengguna. Pengujian ini mencakup kecepatan membuka aplikasi, browsing web, serta konferensi video.
Selanjutnya, Kategori Productivity mengukur kemampuan perangkat dalam menunjang pekerjaan perkantoran dan tugas produktivitas. Di dalamnya terdapat simulasi pengolahan dokumen, spreadsheet, serta multitasking ringan hingga menengah.
Skor PCMark 10 Lenovo Yoga AIO (32?)
Sementara itu, kategori Digital Content Creation menilai performa perangkat saat menangani pekerjaan kreatif yang lebih berat. Pengujian ini melibatkan aktivitas seperti pengeditan foto dan video, rendering grafis, serta visualisasi 3D.
Berdasarkan tes tersebut, Lenovo Yoga AIO (32”) mampu meraih skor 7.741. Rinciannya, 8.258 untuk Essentials, 15.913 untuk Productivity, serta 9.580 untuk Digital Content Creation.
Tingginya skor untuk Productivity menunjukkan bahwa perangkat tersebut dapat diandalkan untuk aktivitas produktif sekaligus perangkat penunjang untuk pembuatan konten.
Pengalaman komputasi yang intuitif
Sebagai perangkat yang masuk dalam kategori Copilot+ PC, Lenovo Yoga AIO (32”) dirancang untuk memaksimalkan fitur AI bawaan Windows. Pengguna dapat memanfaatkan berbagai fitur cerdas, seperti Smart Login, Live Captions, Windows Studio Effects.
Smart Login merupakan sistem keamanan biometrik Windows Hello yang bekerja sangat cepat. Begitu duduk di depan meja, perangkat langsung mengenali wajah dan membuka kunci sistem tanpa perlu mengetik kata sandi.
Fitur Windows Studio Effects membantu pengguna menampilkan video dengan latar blur. Ini cocok digunakan saat rapat atau panggilan video
Selanjutnya, Live Captions sangat membantu pengguna saat menonton video tutorial atau mengikuti webinar dalam bahasa asing. AI di dalam Yoga AIO mampu menerjemahkan 44 bahasa dan menampilkan teks secara real-time dalam bahasa Inggris di layar. Ini dapat memudahkan pengguna menangkap poin-poin penting tanpa kehilangan fokus pada visualnya.
Sementara itu, Windows Studio Effects memanfaatkan NPU untuk memberikan efek background blur, eye contact correction, dan auto-framing yang sangat halus selama panggilan video.
Hasilnya, presentasi ke klien atau rapat internal terlihat jauh lebih profesional seolah-olah menggunakan kamera studio mahal.
Sebagai Copilot+ PC, Lenovo Yoga AIO (32”) juga sudah dibekali fitur CoCreator. Kehadiran fitur ini menegaskan pemanfaatan pemrosesan AI secara lokal di perangkat.
Fitur CoCreator membuat pengguna bisa gambar dengan prompt sederhana gambar tanpa internet
Fitur tersebut membuat proses pembuatan visual dapat dilakukan lebih cepat, responsif, dan tanpa ketergantungan penuh pada koneksi internet sekaligus menjaga privasi data pengguna.
Selain itu, terdapat juga fitur Recall (segera hadir) memudahkan pencarian kembali file atau aktivitas hanya dengan deskripsi singkat.
Hadirkan konektivitas lengkap
Dalam era kerja hibrida, kualitas komunikasi virtual menjadi semakin penting. Lenovo Yoga AIO (32”) dibekali kamera 5 MP inframerah (IR) yang mendukung login biometrik serta fitur AI untuk konferensi video.
Untuk urusan audio, Lenovo menyematkan speaker Harman Kardon dengan dukungan Dolby Atmos. Kombinasi ini dirancang untuk menghasilkan suara yang jernih dan imersif, baik saat mengikuti rapat daring, mendengarkan musik, maupun menonton konten hiburan.
Dengan konfigurasi kamera dan audio tersebut, Lenovo Yoga AIO (32”) siap mendukung kebutuhan komunikasi profesional tanpa harus menambahkan banyak perangkat eksternal.
Sebagai pusat kerja, konektivitas menjadi aspek krusial. Lenovo Yoga AIO (32”) dilengkapi berbagai porta modern. Sebut saja, Thunderbolt™ 4, dua USB A (10 Gbps), satu USB C (10 Gbps), satu USB C Thunderbolt 4, mikrofon combo jack 3.5 mm, serta HDMI-out 2.1.
Kombinasi ini memungkinkan pengguna menghubungkan berbagai periferal tambahan, mulai dari penyimpanan eksternal, tablet grafis, hingga monitor sekunder.
Dengan demikian, Yoga AIO (32”) dapat dengan mudah beradaptasi dengan berbagai skenario kerja, baik sebagai workstation mandiri maupun bagian dari setup multi-layar.
Jaminan ketenangan dengan Premium Care
Untuk diketahui, Yoga AIO (32”) dibanderol Rp 52.699.000. Setiap pembelian perangkat all-in-one premium ini akan mendapatkan mouse dan keyboard wireless dari Lenovo. Kedua perangkat ini cukup nyaman digunakan untuk menunjang produktivitas sehari-hari dalam waktu lama.
Sebagai perangkat investasi jangka panjang bagi profesional, layanan purnajual menjadi pertimbangan krusial. Lenovo menyertakan paket tiga tahun Premium Care dalam pembelian Yoga AIO (32”).
Layanan tersebut bukan sekadar garansi biasa. Pengguna akan mendapatkan akses 24/7 ke teknisi ahli yang siap membantu mengatasi kendala teknis kapan pun dibutuhkan. Jika terjadi masalah perangkat keras yang tidak bisa diselesaikan secara jarak jauh, layanan on-site service akan datang langsung ke lokasi pengguna.
Berbagai layanan tersebut menjadi nilai tambah besar bagi profesional yang tidak boleh mengalami downtime atau kendala operasional dalam bisnis mereka.
Jika menilik lebih dalam, Lenovo Yoga AIO (32”) bukan sekadar komputer, melainkan investasi strategis jangka panjang.
Dalam satu perangkat, pengguna bisa mendapatkan monitor 4K premium ukuran 31,5 inci, prosesor Intel Core Ultra generasi terbaru, serta sistem audio Harman Kardon. Semua spesifikasi ini diringkas dalam bodi aluminium ramping yang mewah.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai Lenovo Yoga AIO (32”), anda bisa klik tautan ini.
Tag: #bukan #biasa #lenovo #yoga #ubah #meja #kerja #jadi #pusat #produktivitas #berbasis