Jeff Bezos Wanti-wanti Gen Z, Jangan Buru-buru Bikin Startup, Mending Kerja Dulu
- Kisah sukses pendiri perusahaan teknologi yang drop out kuliah, seperti Mark Zuckerberg atau Bill Gates sering kali menjadi kiblat bagi Generasi Z.
Banyak anak muda tergiur untuk segera mendirikan perusahaan sendiri begitu lulus, atau bahkan nekat berhenti kuliah demi mengejar mimpi menjadi CEO muda.
Namun, orang terkaya kedua di dunia sekaligus pendiri Amazon, Jeff Bezos, justru memberikan saran yang bertolak belakang.
Bezos memperingatkan anak muda untuk tidak terburu-buru terjun menjadi pendiri startup. Sebaliknya, ia menyarankan agar Gen Z fokus menyelesaikan kuliah dan mencari pengalaman kerja di perusahaan orang lain terlebih dahulu.
Menurut Bezos, bekerja di perusahaan yang sudah mapan memberikan keuntungan yang tak ternilai. Ini adalah fase di mana seseorang bisa belajar "cara bekerja" yang sesungguhnya.
"Saya selalu menyarankan anak muda, bekerja di perusahaan merupakan praktik terbaik, kamu bisa belajar banyak hal-hal fundamental," ujar Bezos, seperti dikutip KompasTekno dari Fortune.
Ia menjelaskan bahwa di lingkungan kerja profesional, seorang pemula bisa menyerap ilmu-ilmu dasar yang krusial tapi sering diremehkan, seperti cara merekrut karyawan yang tepat, teknik wawancara, hingga manajemen tim yang efektif.
Keterampilan-keterampilan ini, menurut Bezos, sulit didapatkan jika seseorang langsung memimpin perusahaan tanpa mentor atau struktur yang jelas.
"Masih banyak waktu untuk mendirikan perusahaan setelah Anda menyerap ilmu-ilmu tersebut. Hal itu justru akan meningkatkan peluang keberhasilan Anda," tambahnya.
Amazon dibangun saat Bezos usia 30
Saran Bezos ini bukan sekadar teori, melainkan refleksi dari perjalanan kariernya sendiri. Bezos tidak mendirikan Amazon di usia 20-an atau dari kamar asrama kampus.
Ia menghabiskan masa mudanya dengan menimba ilmu di bangku kuliah hingga lulus, lalu bekerja di berbagai perusahaan di Wall Street, termasuk Fitel dan Bankers Trust, untuk mematangkan kemampuan manajerialnya.
Baru pada 1994, saat usianya menginjak 30 tahun, Bezos merasa cukup bekal dan mendirikan Amazon dari garasi rumahnya.
"Saya mendirikan Amazon ketika saya berusia 30 tahun, bukan 20 tahun. Dan saya pikir pengalaman kerja tambahan selama 10 tahun itu benar-benar meningkatkan peluang Amazon untuk sukses," ungkap Bezos.
Zuckerberg adalah pengecualian
Bezos tidak menampik bahwa ada sosok-sosok fenomenal, seperti pendiri Facebook (Meta), Mark Zuckerberg, yang sukses besar meski drop out kuliah dan mendirikan bisnis di usia sangat muda.
Namun, Bezos menegaskan bahwa mereka adalah pengecualian (outliers), bukan aturan umum. Bagi kebanyakan orang, jalur "cepat" tersebut memiliki risiko kegagalan yang jauh lebih tinggi.
"Kita punya contoh terkenal yang berhasil, seperti Bill Gates, Mark Zuckerberg, dan lain-lain. Tapi orang-orang ini adalah pengecualian," tegasnya.
Tag: #jeff #bezos #wanti #wanti #jangan #buru #buru #bikin #startup #mending #kerja #dulu