HP Kena Air Tak Selalu Aman, Ini 5 Anggapan Keliru yang Masih Dipercaya
Ilustrasi HP terkena air(Kompas.com/soffyaranti)
16:36
21 Januari 2026

HP Kena Air Tak Selalu Aman, Ini 5 Anggapan Keliru yang Masih Dipercaya

Ringkasan Berita:

  • HP yang terkena air kerap langsung dianggap rusak atau sebaliknya, dianggap aman jika masih bisa menyala. Padahal, anggapan tersebut tidak selalu benar. Kerusakan akibat cairan bisa terjadi secara perlahan dan tidak langsung terlihat, terutama karena proses korosi pada komponen internal yang muncul setelah beberapa waktu.
  • Sejumlah mitos tentang HP kena air masih banyak dipercaya, mulai dari anggapan bahwa HP berlabel tahan air kebal terhadap semua jenis cairan, IP rating menjamin keamanan di kondisi nyata, hingga kebiasaan memasukkan HP ke dalam beras. Faktanya, perlindungan tahan air memiliki batasan tertentu, diuji dalam kondisi khusus, dan tidak mencakup semua skenario penggunaan sehari-hari.
  • Selain itu, banyak pengguna mengira kerusakan akibat air otomatis ditanggung garansi. Kenyataannya, sebagian besar garansi standar tidak mencakup kerusakan cairan tanpa perlindungan tambahan. Karena itu, memahami risiko, menghindari penanganan keliru, dan tidak mudah percaya mitos menjadi langkah penting untuk mencegah kerusakan HP yang lebih serius.

- Saat HP terkena air, banyak orang langsung mengambil kesimpulan sendiri, mulai dari panik berlebihan hingga merasa aman karena perangkat masih bisa menyala. Padahal, kondisi HP setelah terkena cairan tidak sesederhana itu.

Ada kerusakan yang bekerja perlahan, ada perlindungan yang sering disalahartikan, dan ada pula cara penanganan yang justru keliru. Inilah sebabnya mengapa banyak anggapan soal HP kena air masih dipercaya, meski tidak sepenuhnya benar. Berikut lima anggapan keliru yang perlu diluruskan.

HP menyala lagi setelah kena air, berarti aman

Banyak orang lega saat HP kembali menyala setelah tercebur air. Padahal, kerusakan akibat cairan tidak selalu terjadi seketika. Air dan kelembapan bisa memicu korosi pada komponen logam di dalam perangkat secara perlahan.

Dampaknya baru terasa beberapa hari, minggu, bahkan bulan kemudian, meski awalnya HP terlihat normal. Bahkan uap air dari kamar mandi atau lingkungan lembap bisa meninggalkan efek jangka panjang.

HP “Waterproof” aman dari semua jenis air

Istilah waterproof sering disalahartikan. Faktanya, istilah ini sangat dibatasi penggunaannya dalam iklan karena menyesatkan.

Produsen biasanya merujuk pada standar ketahanan air tertentu, seperti IP rating. Artinya, perlindungan HP hanya berlaku dalam kondisi dan batas tertentu, bukan untuk semua jenis cairan atau situasi ekstrem.

IP rating tinggi berarti aman di kondisi nyata

IP rating umumnya diuji menggunakan air bersih. Dalam kehidupan sehari-hari, HP bisa terkena air sabun, kopi, minuman bersoda, air laut, atau cairan lengket lainnya.

Sayangnya, kondisi ini tidak selalu masuk dalam skenario pengujian pabrikan. Jadi, meski HP punya IP rating tinggi, tidak ada jaminan aman jika terkena cairan selain air tawar.

Masukkan ke beras, masalah selesai

Mitos memasukkan HP ke dalam beras masih sangat populer. Padahal, metode ini tidak efektif dan justru berisiko. Partikel beras bisa masuk ke dalam perangkat dan menimbulkan kerusakan tambahan.

Cara yang lebih aman adalah segera mematikan HP, melepas baterai dan kabel jika memungkinkan, lalu mengeringkannya secara alami dengan sirkulasi udara selama satu hingga dua hari, atau membawanya ke teknisi profesional.

Tenang, masih ada garansi

Banyak pengguna mengira kerusakan akibat air otomatis ditanggung garansi. Kenyataannya, sebagian besar garansi standar tidak mencakup kerusakan cairan.

Perlindungan biasanya hanya berlaku jika pengguna membeli asuransi tambahan seperti accidental damage. Itu pun sering memiliki batas jumlah klaim dalam setahun.

Pada akhirnya, HP yang terkena air tidak selalu langsung rusak, tetapi juga tidak bisa dianggap aman begitu saja. Banyak risiko justru muncul karena kesalahpahaman dan cara penanganan yang keliru.

Memahami batas perlindungan perangkat, tidak terjebak mitos lama, serta bersikap lebih hati-hati adalah langkah paling masuk akal untuk mencegah kerusakan yang lebih serius. Semoga bermanfaat.

Dapatkan update berita teknologi dan gadget pilihan setiap hari. Mari bergabung di Kanal WhatsApp KompasTekno.

Caranya klik link https://whatsapp.com/channel/0029VaCVYKk89ine5YSjZh1a. Anda harus install aplikasi WhatsApp terlebih dulu di ponsel.

Tag:  #kena #selalu #aman #anggapan #keliru #yang #masih #dipercaya

KOMENTAR