Samsung Pamer Robot AI OLED Bot, Mirip Karakter di Film ''Wall-E''
Samsung Display memamerkan konsep robot futuristik bernama AI OLED Bot. Robot ini sekilas mengingatkan pada karakter Wall-E dari film dengan judul yang sama keluaran tahun 2008. Bedanya, AI OLED Bot hadir dengan desain yang minimalis dengan wajah OLED.(Samsung Display Newsroom)
19:06
5 Januari 2026

Samsung Pamer Robot AI OLED Bot, Mirip Karakter di Film ''Wall-E''

Ringkasan berita:

  • Samsung Display memamerkan robot konsep AI OLED Bot di CES 2026, robot futuristik berwajah layar OLED 13,4 inci untuk interaksi visual berbasis AI.
  • AI OLED Bot digambarkan sebagai asisten kampus, menampilkan info kelas, dosen, dan pengumuman lewat layar, tanpa mengandalkan perintah suara.
  • Sekaligus menonjolkan fleksibilitas OLED, Samsung juga memamerkan konsep lain seperti AI OLED Cassette dan AI OLED Turntable, semuanya masih tahap konsep.

- Samsung Display, divisi khusus di bawah Samsung yang fokus pada pengembangan dan produksi panel layar, memamerkan konsep robot futuristik bernama AI OLED Bot.

Robot ini sekilas mengingatkan pada karakter Wall-E dari film dengan judul yang sama keluaran tahun 2008. Bedanya, AI OLED Bot hadir dengan desain yang minimalis dengan wajah "OLED".

Robot Samsung AI OLED Bot ini diperkenalkan dalam pameran teknologi CES 2026, sebagai bagian dari visi Samsung soal gaya hidup masa depan yang menggabungkan kecerdasan buatan (AI) dan teknologi layar OLED.

Secara desain, Samsung AI OLED Bot mengusung desain futuristis dan bersih dengan kombinasi warna hitam dan putih.

AI OLED Bot punya bodi silinder, lengan minimalis, dan basis roda yang tersembunyi. Proporsi tubuhnya ringkas dan membulat, tidak tinggi atau menjulang.

Sesuai namanya, OLED menjadi sumber fokus di robot konsep ini. Samsung menggunakan panel OLED cukup besar, ukurannya 13,4 inci, sebagai wajah digital dari AI OLED Bot.

Layar tersebut menjadi medium utama interaksi antara manusia dan AI. Dalam foto ilustrasi, layar OLED itu menampilkan antarmuka seperti percakapan dengan chatbot. Di sana, pengguna bisa melihat pemberitahuan, seperti jadwal harian.

Samsung Display mengilustrasikan robot ini sebagai asisten pengajar di lingkungan kampus.

Dalam skenario yang ditampilkan di CES 2026, robot tersebut berperan sebagai teaching assistant yang membantu mahasiswa, mulai dari menunjukkan lokasi ruang kelas, menampilkan profil dosen, hingga menyampaikan informasi akademik seperti tugas kuliah atau pembatalan kelas.

Melalui tampilan visual, mahasiswa bisa membaca informasi penting tanpa harus mengandalkan perintah suara. Penggunaan visual ini dinilai berguna di lingkungan ramai seperti lorong kampus atau ruang kelas.

Lewat AI OLED Bot, Samsung Display menekankan keunggulan OLED dibanding LCD. Panel OLED bisa dibentuk melengkung, bulat, bahkan menyerupai bola, sehingga memberi kebebasan desain lebih luas untuk robot dan perangkat berbasis AI.

Robot Samsung BallieSamsung Robot Samsung Ballie

Ini bukan robot konsep pertama Samsung. Sebelumnya, Samsung sudah beberapa kali memamerkan Ballie, robot asisten rumah yang berbetuk bola.

Ballie pertama kali diperkenalkan dalam ajang CES 2020. Empat tahun kemudian, di CES 2024, Samsung menghadirkan Ballie baru dengan peningkatan berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

Ballie akan datang ketika dipanggil oleh pengguna lewat isyarat. Robot ini juga bisa memproyeksikan gambar dan video ke dinding atau membantu memeriksa hewan peliharaan dengan mengirimkan foto hewan terkait ke pengguna.

Namun, baik Ballie atau pun AI OLED Bot hingga kini masih berupa produk konsep alias belum akan dirilis ke konsumen luas.

Layar OLED dalam bentuk lain

Penampakan AI OLED Cassette, perangkat konsep yang terinspirasi dari pemutar kaset klasik. Meski bentuknya menyerupai kaset tape, perangkat ini dibekali dua layar OLED bulat berukuran 1,5 inci.Samsung Display Newsroom Penampakan AI OLED Cassette, perangkat konsep yang terinspirasi dari pemutar kaset klasik. Meski bentuknya menyerupai kaset tape, perangkat ini dibekali dua layar OLED bulat berukuran 1,5 inci.

AI OLED Bot diperkenalkan Samsung di area pameran bertajuk "AI Edge Vision Station" di CES 2026 di Las Vegas.

Di sana, Samsung menghadirkan sejumlah perangkat eksperimental yang menggabungkan OLED dengan kecerdasan buatan dalam bentuk lain selain gadget mainstream (laptop, tablet, HP).

Salah satunya adalah AI OLED Cassette, perangkat konsep yang terinspirasi dari pemutar kaset klasik. Meski bentuknya menyerupai kaset tape, perangkat ini dibekali dua layar OLED bulat berukuran 1,5 inci.

Samsung menyebut konsep ini sebagai eksplorasi bagaimana desain retro bisa “dihidupkan kembali” dengan teknologi layar modern.

Selain itu, ada pula AI OLED Turntable, konsep pemutar piringan hitam yang sepenuhnya menggantikan vinyl record dengan layar OLED bulat berukuran 13,4 inci.

Dalam desain ini, seluruh komponen mekanis khas turntable, seperti tonearm, anti-skate, dan counterweight, dihilangkan. Yang tersisa hanyalah siluet turntable klasik, dipadukan dengan layar OLED sebagai medium visual utama, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Samsung Display Newsroom.

Tag:  #samsung #pamer #robot #oled #mirip #karakter #film #wall

KOMENTAR