



Siti Fadia Tahun Depan Punya 2 Partner, Apriyani Rahayu Masih 'Menghilang' dari Turnamen BWF
- Nasib berbeda dialami Apriyani Rahayu dan Siti Fadia Silva Ramadhanti. Setelah berpisah pasca Olimpiade Paris 2024, keduanya kini sudah punya jalannya masing-masing yang cukup bertolak belakang.
Olimpiade Paris 2024 menjadi tanda perpisahan Apriyani/Fadia. Mereka gagal total dengan tak mampu meraih satu pun kemenangan dari fase grup dan menjadi juru kunci.
Setelah kegagalan itu, Apriyani/Fadia menghilang. Mereka melewatkan sejumlah turnamen elite BWF World Tour seperti Japan Open, Korea Open, Taipei Open, Hong Kong Open, China Open, Macau Open, Arctic Open, hingga Denmark Open. Cedera jadi penyebab dan alasan di balik keputusan itu.
Pada Oktober 2024, Siti Fadia kembali. Tapi, dia tak menggandeng Apriyani sebagai partner, melainkan dengan Lanny Tria Mayasari.
Debut mereka diawali dengan Indonesia International Challenge (IC) 2024 di Surabaya. Duet Fadia/Lanny pun terus dipertahankan hingga tampil di China Masters 2024. Bahkan, mereka juga sudah didaftarkan di India Open 2025 pada Januari mendatang.
Selain ganda putri, Fadia juga diumumkan oleh PBSI akan main rangkap. Dia juga bakal berlaga di sektor ganda campuran bersama Dejan Ferdinansyah mulai di Malaysia Open 2025 dan Indonesia Masters 2025.
Nah, di saat Siti Fadia sudah punya dua pasangan dan main rangkap, Apriyani Rahayu masih menghilang. Namanya tak ada dalam entry by name India Open 2025.
Ricky Soebagdja selaku sekretaris jenderal PP PBSI mengatakan, pihaknya akan lebih dulu memantau kondisi Apriyani yang sedang dalam masa pemulihan cedera setelah Olimpiade 2024.
"Belum, ya. Tapi, ke depan juga akan kita pertimbangkan juga. Kan Apriyani masih dalam tahap pemulihan, sekalipun sudah berlatih. Tahap betul-betul, ya kita berharap kondisi baik ya," kata Ricky di Pelatnas PBSI Cipayung, Jumat (6/12).
Apriyani sendiri pada November lalu sudah kembali berlatih di Pelatnas PBSI Cipayung, termasuk pada pagi tadi. Dia juga mengatakan sebelumnya kondisinya sudah baik-baik saja.
Apriyani menghilang selama kurang lebih 2-3 bulan karena fokus pemulihan pasca Olimpiade Paris 2024. Pemulihan yang dimaksud bukan hanya dari kondisi cedera, tapi juga secara mental dan pikiran. Dia bahkan tak memegang raket sama sekali.
"Pasti pemulihan ya, maksudnya dari pikiran ngejalanin supaya bisa damai sama yang sudah (terjadi), maksudnya Olimpiade kemaren," tutur Apriyani.
"Jadi, coba untuk meluangkan waktu sendiri dulu sih, bener-bener keep dari semua sebenarnya, apalagi sudah lama juga gak megang raket," imbuh pemain binaan PB Jaya Raya Jakarta ini.
Apriyani pun mengungkapkan kondisinya sudah lebih baik. Secara perlahan dia bisa menerima dan berdamai dengan semua yang terjadi di Olimpiade Paris 2024.
"Alhamdulillah lebih baik sih ya, setelah yang sudah terjadi misalnya di Olimpiade, apa yang dirasain sama diri sendiri juga tuh Alhamdulillah sekarang udah pelan-pelan udah mulai lebih baik gitu sih," tuturnya.
"Dan, Alhamdulillah motivasinya masih sama, karena kayak ibaratnya disakitin sama bulu tangkis tapi disembuhin lagi sama bulu tangkis lagi. Jadi, ya Alhamdulillah, sudah lebih baik sih," tambah pemain berusia 26 tahun ini.
Peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 itu kemudian mengisyaratkan bakal comeback tahun depan alias 2025. Tapi, tetap menolak waktu pastinya dan hingga kini masih belum ada tanda-tanda akan kembali.
"Kapan comeback, doain aja yang terbaik sekiranya bisa lebih cepat comeback-nya. Ditunggu saja. Maksudnya sekiranya apa yang terbaik saja buat tahun depannya, kayak gitu sih. Doain saja buat saya dan semuanya tim ganda putri," jelas Apriyani.
Tag: #siti #fadia #tahun #depan #punya #partner #apriyani #rahayu #masih #menghilang #dari #turnamen