Jaga Intensitas, Persib Bandung Pilih Latihan Malam Selama Ramadan
Pelatih Persib, Bojan Hodak [Suara.com/Rahman]
09:12
23 Februari 2026

Jaga Intensitas, Persib Bandung Pilih Latihan Malam Selama Ramadan

Baca 10 detik
  • Persib Bandung mengubah jadwal latihan menjadi malam hari selama Ramadan agar pemain bisa berpuasa dan tetap berlatih dengan intensitas tinggi.
  • Bojan Hodak menilai latihan siang hari tidak efektif bagi performa tim, sehingga penyesuaian waktu diperlukan agar pemain bisa berbuka puasa terlebih dahulu.
  • Metode ini terbukti sukses setelah Persib berhasil mengalahkan Persita Tangerang 1-0 lewat gol Andrew Jung dalam laga perdana bulan Ramadan.

Persib Bandung menerapkan strategi khusus dalam menjaga kebugaran fisik dan performa tim selama mengarungi kompetisi di bulan suci Ramadan tahun ini.

Pelatih Bojan Hodak memutuskan untuk mengubah jadwal latihan rutin skuad Maung Bandung menjadi malam hari demi menjaga intensitas persiapan di BRI Super League.

Langkah ini diambil agar para pemain tetap bisa menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk tanpa harus mengorbankan kualitas teknis permainan di lapangan.

Sesi latihan perdana dengan jadwal baru tersebut telah digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, sejak Kamis (19/2/2026) lalu.

Bojan Hodak menilai pergeseran waktu ini sebagai hal yang lumrah dan hanya menuntut sedikit penyesuaian gaya hidup dari para atlet profesionalnya.

"Ini normal, kami hanya perlu sedikit mengubah gaya hidup," kata Bojan Hodak menjelaskan keputusan taktisnya tersebut.

Dengan jadwal ini, para pemain memiliki kesempatan beristirahat lebih panjang di pagi hari dan bisa beribadah secara normal sebelum memeras keringat di malam hari.

Pelatih berkebangsaan Kroasia itu menekankan bahwa memaksakan latihan berat pada siang hari saat pemain berpuasa justru akan menurunkan kualitas tim.

"Karena jika kami berlatih pada siang hari, intensitasnya tidak bisa penuh dan tentu saja di pertandingan itu tidak akan bagus," ujarnya.

Meskipun waktu pelaksanaannya bergeser, Hodak memastikan tidak ada pengurangan porsi maupun intensitas dalam menu latihan yang diberikan kepada anak asuhnya.

Metode ini bukan hal baru bagi Hodak karena ia sudah menerapkannya selama melatih klub-klub di kawasan Asia Tenggara dalam beberapa tahun terakhir.

"Tidak, semuanya sama, intensitasnya sama dan ini sudah kami lakukan dalam dua tahun terakhir," ungkapnya.

Keuntungan utama latihan malam adalah pemain sudah dalam kondisi bugar karena telah mendapatkan asupan energi saat berbuka puasa.

"Kami hanya memulai latihan pada malam hari, jadi pemain bisa makan (buka puasa) dulu dan berlatih dengan normal," tegasnya.

Efektivitas perubahan metode latihan ini langsung terbukti positif saat Persib melakoni laga perdana bulan Ramadan di kompetisi domestik.

Skuad Pangeran Biru sukses mengamankan kemenangan krusial saat menjamu Persita Tangerang di Stadion GBLA pada Minggu (22/2/2026).

Gol tunggal yang dicetak oleh Andrew Jung pada menit ke-50 memastikan Persib meraih tiga poin penuh di hadapan pendukungnya sendiri.

Kemenangan tipis 1-0 atas Persita Tangerang menjadi bukti bahwa stamina dan fokus pemain tetap terjaga berkat penyesuaian jadwal latihan yang tepat.

Kontributor : Rahman

Editor: Arief Apriadi

Tag:  #jaga #intensitas #persib #bandung #pilih #latihan #malam #selama #ramadan

KOMENTAR